Mengenal Sejarah Terbentuknya Timor Leste, Diduduki Portugal Hingga Pisah Dari Indonesia
Ryan Nong July 05, 2026 11:41 PM

POS-KUPANG.COM- Timor-Leste dengan nama resmi Republik Demokratik Timor-Leste yang sebelum merdeka bernama Timor Timur, adalah sebuah negara pulau di Asia Tenggara dan Oseania. Negara ini berada di sebelah utara Australia dan bagian timur pulau Timor.

Selain itu wilayah negara ini juga meliputi pulau Kambing atau Atauro, Jaco, dan eksklave Oe-Cusse Ambeno di Timor Barat. Negara ini memiliki luas sekitar 15.007 kilometer persegi dengan Dili, kota di pesisir utara Pulau Timor, menjadi ibu kota dan kota terbesarnya.

Pulau Timor sendiri pertama kali ditinggali oleh Orang Papua dan Orang Austronesia. Hal ini menciptakan campuran budaya dan bahasa yang dipengaruhi oleh kebudayaan lain di Asia Tenggara dan Melanesia.

Baca juga: Timor Leste dan Vietnam Akan Berkolaborasi di Bidang Hukum dan Keadilan

Timor Timur kemudian berada di bawah pengaruh Portugal sejak abad ke-16, dan wilayah yang diduduki dikenal sebagai Timor Portugis sampai tahun 1975, ketika Front Revolusi Kemerdekaan Timor-Leste (FRETILIN) mengumumkan kemerdekaan wilayah tersebut. 

Konflik internal setelah deklarasi tersebut berujung pada invasi Indonesia dan aneksasi atas Timor Timur. Timor Timur dinyatakan sebagai provinsi ke-27 oleh Indonesia pada tahun berikutnya. Pendudukan Indonesia di Timor Timur ditandai oleh konflik yang sangat keras selama beberapa dasawarsa antara kelompok separatis (khususnya FRETILIN) dan militer Indonesia.

Pada tanggal 30 Agustus 1999, dalam sebuah referendum yang disponsori Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), rakyat Timor Timur menentukan nasibnya sendiri untuk lepas dan merdeka dari Indonesia. Pada tanggal 20 Mei 2002, Timor Timur merdeka sebagai Timor Leste, menjadikan negara ini sebagai negara merdeka berdaulat pertama di abad ke-21. Pada tahun yang sama, hubungannya dengan Indonesia kembali pulih, dan Indonesia menjadi negara yang mendukung aksesi Timor Leste ke ASEAN.

Bentuk pemerintahan Timor Leste berupa sistem semi-presidensial, di mana presiden yang dipilih secara demokratis berbagi kekuasaan dengan perdana menteri yang ditunjuk oleh Parlemen Nasional. Kekuasaan terpusat di bawah pemerintahan nasional, meski pemimpin daerah juga memiliki pengaruh secara tidak langsung dalam pemerintahan.

Negara ini merupakan anggota dari Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis, pengamat di Forum Kepulauan Pasifik, dan menjadi anggota ASEAN pada bulan Oktober 2025. Perekonomian negara ini relatif lemah, umumnya mengandalkan sumber daya alam (termasuk minyak) dan bantuan internasional.

Populasi Timor Leste sekitar 1,34 juta penduduk menurut sensus tahun 2022, dan lebih didominasi oleh kaum muda akibat meningkatnya angka kelahiran di negara tersebut.

Pendidikan telah meningkatkan angka melek huruf di Timor Leste, terutama dalam bahasa resmi negara, bahasa Portugis dan bahasa Tetun. Selain kedua bahasa tersebut, Timor Leste juga memiliki 30 bahasa lokal yang aktif digunakan di negara tersebut. Timor-Leste merupakah salah satu dari hanya dua negara di Asia yang mayoritas agama penduduknya adalah Kristen, negara lainnya adalah Filipina.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.