TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Inilah enam pejabat baru Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Kampus UMI di Jl. Urip Sumoharjo, No. 225, KM. 5, Makassar.
FSIKP menaungi enam program studi yaitu Sastra Inggris, Pendidikan Bahasa Inggris, Ilmu Komunikasi, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Sastra Indonesia, dan Sastra Arab.
Enam pejabat baru FSIKP ialah Nurtaqwa Amin (Kaprodi Sastra Arab), Kasma F. Amin (Kaprodi Sastra Indonesia), Zelfia (Kaprodi Ilmu Komunikasi), Prof. Muh. Yunus (kepala lembaga Bahasa dan BIPA FSIKP).
Dr. Siti Rahmawati (ketua Divisi BIPA dan Microteaching Pada lembaga Bahasa dan BIPA FSIKP), dan Burhanuddin, M. Pd (ketua Divisi Lab Bahasa dan Penerjemah pad aLembaga Bahasa dan BIPA FSIKP).
Surat Keputusan (SK) keenam pejabat baru diserahkan Dekan FSIKP UMI, Dr Hj Nurjannah Abna.
Baca juga: Penelitian Dosen UMI Tawarkan Pendekatan Baru untuk Membantu Menjaga Kesehatan Pernapasan
Penyerahan di Dekanat FSIKP UMI, Kampus II UMI Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, (3/7/2026).
Hadir Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Kepala Tata Usaha (KTU), Kepala Subbagian (Kasubag), serta pejabat struktural lainnya di lingkungan FSIKP UMI.
Penyerahan SK menjadi bagian dari proses penguatan tata kelola kelembagaan sekaligus penegasan komitmen dalam mewujudkan tata kelola fakultas yang profesional, akuntabel, kolaboratif.
Juga berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pelayanan akademik.
Nurjannah Abna menyampaikan, bahwa amanah jabatan bukan sekadar penugasan administratif.
Tetapi merupakan bentuk kepercayaan institusi yang harus dijalankan dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan dedikasi.
"Amanah yang diberikan oleh pimpinan universitas hendaknya dimaknai sebagai tanggung jawab moral dan profesional untuk menghadirkan kinerja terbaik bagi kemajuan fakultas," ujarnya dalam rilis yang diterima.
"Jabatan bukanlah sebuah kehormatan semata, melainkan sarana untuk memberikan pelayanan yang berkualitas kepada sivitas akademika dan masyarakat," lanjutnya.
Dekan FSIKP ini menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi, inovasi dan komunikasi yang efektif.
Tujuannya, agar semangat saling menguatkan dalam mewujudkan visi FSIKP UMI sebagai fakultas yang unggul, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman tetap terjaga.
Tantangan pendidikan tinggi saat ini menuntut setiap unit kerja untuk bergerak secara adaptif dan responsif terhadap berbagai perubahan.
Baik dalam bidang akademik, tata kelola, maupun transformasi digital.
"Kita tidak dapat bekerja sendiri. Keberhasilan fakultas hanya dapat dicapai melalui sinergi seluruh unsur pimpinan, program studi, tenaga kependidikan, dosen, dan mahasiswa," ujar mantan Humas UMI ini.
Ia berharap seluruh pejabat yang menerima amanah mampu membangun koordinasi yang solid, memperkuat budaya kerja yang produktif, serta menghadirkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi fakultas.
Ia berharap para pejabat dapat menjadi teladan dalam disiplin, kepemimpinan, dan pengambilan keputusan yang objektif, serta mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, inklusif, dan berorientasi pada mutu.
"Semoga amanah ini menjadi ladang pengabdian dan ibadah. Mari kita bekerja dengan hati, memperkuat kolaborasi, menjaga kepercayaan yang telah diberikan," ujarnya.