TRIBUNNEWS.COM - Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, jutaan peserta didik di seluruh Indonesia akan memulai perjalanan belajar di sekolah baru.
Bagi murid yang baru diterima di jenjang SD, SMP, SMA, SMK, maupun SLB, hari-hari pertama sekolah akan diawali dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026.
Program ini menjadi tahap awal yang penting untuk membantu murid beradaptasi dengan lingkungan belajar, mengenal budaya sekolah, serta membangun rasa percaya diri sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran secara penuh.
Berbeda dengan konsep orientasi sekolah pada masa lalu, MPLS Ramah 2026 dirancang sebagai kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai keamanan, kenyamanan, penghormatan terhadap hak anak, dan pembentukan karakter positif.
Kegiatan ini ditujukan khusus bagi peserta didik baru agar mereka dapat mengenal lingkungan sekolah secara menyenangkan tanpa adanya perpeloncoan, intimidasi, maupun bentuk kekerasan dalam bentuk apa pun.
Selain memperkenalkan sekolah, MPLS Ramah juga bertujuan menumbuhkan semangat belajar, mempererat hubungan antara murid dengan guru dan teman sebaya, serta membiasakan perilaku yang mencerminkan karakter Pelajar Pancasila.
Pelaksanaan MPLS Ramah 2026 dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, mengikuti kalender pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing.
Namun, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya bergantung pada sekolah.
Orang tua atau wali murid juga memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak selama masa transisi menuju lingkungan belajar yang baru.
Karena itu, sebelum MPLS dimulai, sekolah diwajibkan memberikan sosialisasi kepada orang tua atau wali murid mengenai tujuan kegiatan, materi yang akan diberikan, jadwal pelaksanaan, aturan yang berlaku, hingga bentuk dukungan yang diharapkan dari keluarga.
Dengan memahami informasi tersebut, orang tua dapat bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memastikan anak menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah dengan aman, nyaman, dan penuh semangat.
Baca juga: 35 Contoh Motto Hidup MPLS SMA 2026 untuk Name Tag dan Perkenalan Diri
Sebelum pelaksanaan MPLS Ramah, sekolah diwajibkan menyampaikan informasi kepada orang tua atau wali murid mengenai seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.
Mengutip dari Instagram @kemendikdasmen, sosialisasi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:
Melalui sosialisasi ini, orang tua diharapkan memahami tujuan penyelenggaraan MPLS sekaligus mengetahui peran yang dapat diberikan untuk mendukung proses adaptasi anak di sekolah.
MPLS Ramah tidak hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membantu peserta didik baru beradaptasi dengan kehidupan sekolah secara menyeluruh.
Beberapa tujuan utama kegiatan ini meliputi:
Sekolah membantu peserta didik mengenali bakat, minat, kemampuan, serta potensi yang dimiliki sehingga dapat dikembangkan selama proses belajar.
Peserta didik diperkenalkan kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, kakak kelas yang terlibat sesuai ketentuan, serta teman-teman baru agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman.
Murid memperoleh penjelasan mengenai kurikulum yang digunakan sekolah, termasuk tujuan pembelajaran, mata pelajaran, serta sistem belajar yang akan dijalani selama satu tahun ajaran.
Peserta didik diajak mengenal ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, fasilitas olahraga, ruang kesehatan, tempat ibadah, hingga berbagai sarana lain yang tersedia di sekolah.
Materi MPLS Ramah terdiri atas materi utama dan materi pilihan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sekolah.
Materi utama meliputi:
Selain materi utama, sekolah dapat menambahkan materi lain sesuai kebutuhan, seperti:
Penyelenggaraan MPLS Ramah harus berlangsung secara edukatif dan menghormati hak peserta didik.
Oleh karena itu, terdapat sejumlah kegiatan yang secara tegas dilarang, antara lain:
Ketentuan tersebut dibuat agar seluruh peserta didik memperoleh pengalaman pertama di sekolah yang positif, aman, dan bebas dari intimidasi.
Baca juga: MPLS Ramah 2026, Kemendikdasmen Pastikan Hari Pertama Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan
Selain memahami tujuan dan materi MPLS, orang tua juga perlu mengetahui beberapa hal penting lainnya, seperti:
Pemahaman tersebut akan membantu terciptanya kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan anak.
Keterlibatan orang tua tidak berhenti pada saat mengantar anak ke sekolah.
Sebelum MPLS dimulai, orang tua akan berpartisipasi dalam beberapa kegiatan, antara lain:
(Tribunnews.com/Farra)