Orang Tua Wajib Tahu! Ini Hal yang Perlu Dipahami Sebelum MPLS Ramah 2026 Dimulai
Endra Kurniawan July 06, 2026 10:19 AM

TRIBUNNEWS.COM - Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, jutaan peserta didik di seluruh Indonesia akan memulai perjalanan belajar di sekolah baru. 

Bagi murid yang baru diterima di jenjang SD, SMP, SMA, SMK, maupun SLB, hari-hari pertama sekolah akan diawali dengan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah 2026. 

Program ini menjadi tahap awal yang penting untuk membantu murid beradaptasi dengan lingkungan belajar, mengenal budaya sekolah, serta membangun rasa percaya diri sebelum mengikuti kegiatan pembelajaran secara penuh.

Berbeda dengan konsep orientasi sekolah pada masa lalu, MPLS Ramah 2026 dirancang sebagai kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai keamanan, kenyamanan, penghormatan terhadap hak anak, dan pembentukan karakter positif. 

Kegiatan ini ditujukan khusus bagi peserta didik baru agar mereka dapat mengenal lingkungan sekolah secara menyenangkan tanpa adanya perpeloncoan, intimidasi, maupun bentuk kekerasan dalam bentuk apa pun. 

Selain memperkenalkan sekolah, MPLS Ramah juga bertujuan menumbuhkan semangat belajar, mempererat hubungan antara murid dengan guru dan teman sebaya, serta membiasakan perilaku yang mencerminkan karakter Pelajar Pancasila.

Pelaksanaan MPLS Ramah 2026 dijadwalkan berlangsung pada minggu pertama masuk sekolah tahun ajaran 2026/2027, mengikuti kalender pendidikan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah masing-masing. 

Namun, keberhasilan kegiatan ini tidak hanya bergantung pada sekolah. 

Orang tua atau wali murid juga memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi anak selama masa transisi menuju lingkungan belajar yang baru.

Karena itu, sebelum MPLS dimulai, sekolah diwajibkan memberikan sosialisasi kepada orang tua atau wali murid mengenai tujuan kegiatan, materi yang akan diberikan, jadwal pelaksanaan, aturan yang berlaku, hingga bentuk dukungan yang diharapkan dari keluarga. 

Dengan memahami informasi tersebut, orang tua dapat bekerja sama dengan pihak sekolah untuk memastikan anak menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah dengan aman, nyaman, dan penuh semangat.

Baca juga: 35 Contoh Motto Hidup MPLS SMA 2026 untuk Name Tag dan Perkenalan Diri

Sekolah Wajib Melakukan Sosialisasi kepada Orang Tua

Sebelum pelaksanaan MPLS Ramah, sekolah diwajibkan menyampaikan informasi kepada orang tua atau wali murid mengenai seluruh rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.

Mengutip dari Instagram @kemendikdasmen, sosialisasi tersebut dapat dilakukan melalui berbagai cara, antara lain:

  • Surat resmi dari sekolah
  • Pertemuan tatap muka bersama orang tua atau wali murid
  • Media komunikasi lain yang dinilai efektif, seperti grup pesan singkat atau platform komunikasi sekolah

Melalui sosialisasi ini, orang tua diharapkan memahami tujuan penyelenggaraan MPLS sekaligus mengetahui peran yang dapat diberikan untuk mendukung proses adaptasi anak di sekolah.

Tujuan MPLS Ramah 2026

MPLS Ramah tidak hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membantu peserta didik baru beradaptasi dengan kehidupan sekolah secara menyeluruh.

Beberapa tujuan utama kegiatan ini meliputi:

1. Mengenali Potensi Diri Murid

Sekolah membantu peserta didik mengenali bakat, minat, kemampuan, serta potensi yang dimiliki sehingga dapat dikembangkan selama proses belajar.

2. Mengenal Warga Sekolah

Peserta didik diperkenalkan kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, kakak kelas yang terlibat sesuai ketentuan, serta teman-teman baru agar tercipta lingkungan belajar yang nyaman.

3. Memahami Kurikulum

Murid memperoleh penjelasan mengenai kurikulum yang digunakan sekolah, termasuk tujuan pembelajaran, mata pelajaran, serta sistem belajar yang akan dijalani selama satu tahun ajaran.

4. Mengenal Lingkungan Sekolah

Peserta didik diajak mengenal ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, fasilitas olahraga, ruang kesehatan, tempat ibadah, hingga berbagai sarana lain yang tersedia di sekolah.

Materi yang Akan Diberikan Selama MPLS Ramah

Materi MPLS Ramah terdiri atas materi utama dan materi pilihan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing sekolah.

Materi Utama

Materi utama meliputi:

  • Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH)
  • Program Pagi Ceria
  • Edukasi sopan dan santun dalam bermedia sosial
  • Pembiasaan budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S)
  • Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).
  • Gerakan Rukun Sama Teman untuk membangun hubungan yang positif antarmurid

Materi Pilihan

Selain materi utama, sekolah dapat menambahkan materi lain sesuai kebutuhan, seperti:

  • Pengenalan ciri khas dan budaya sekolah
  • Program unggulan sekolah
  • Materi lain yang mendukung proses adaptasi peserta didik baru

Hal-Hal yang Dilarang Selama MPLS Ramah

Penyelenggaraan MPLS Ramah harus berlangsung secara edukatif dan menghormati hak peserta didik. 

Oleh karena itu, terdapat sejumlah kegiatan yang secara tegas dilarang, antara lain:

  • Melakukan perpeloncoan atau segala bentuk kekerasan
  • Memungut biaya di luar ketentuan yang berlaku
  • Memberikan tugas atau aktivitas yang tidak berkaitan dengan tujuan MPLS
  • Menggunakan atribut yang tidak mendidik atau tidak relevan
  • Melibatkan alumni sebagai penyelenggara kegiatan MPLS
  • Melibatkan murid yang tidak memenuhi persyaratan untuk membantu pelaksanaan MPLS

Ketentuan tersebut dibuat agar seluruh peserta didik memperoleh pengalaman pertama di sekolah yang positif, aman, dan bebas dari intimidasi.

Baca juga: MPLS Ramah 2026, Kemendikdasmen Pastikan Hari Pertama Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan

Informasi Penting yang Perlu Dipahami Orang Tua

Selain memahami tujuan dan materi MPLS, orang tua juga perlu mengetahui beberapa hal penting lainnya, seperti:

  • Peran dan tanggung jawab panitia MPLS
  • Peran orang tua dalam mendukung proses adaptasi anak
  • Mekanisme pelaporan apabila terjadi dugaan pelanggaran selama MPLS
  • Tata tertib sekolah yang harus dipatuhi peserta didik
  • Edukasi mengenai pola pengasuhan anak yang mendukung tumbuh kembang peserta didik

Pemahaman tersebut akan membantu terciptanya kerja sama yang baik antara sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan anak.

Bentuk Dukungan Orang Tua Sebelum dan Sesudah MPLS

Keterlibatan orang tua tidak berhenti pada saat mengantar anak ke sekolah. 

Sebelum MPLS dimulai, orang tua akan berpartisipasi dalam beberapa kegiatan, antara lain:

  • Mengisi data peserta didik baru
  • Membantu identifikasi awal kondisi sosial-emosional, kemampuan konsentrasi belajar, serta Indeks Massa Tubuh (IMT) anak
  • Melakukan pendaftaran Cek Kesehatan Gratis (CKG) sesuai ketentuan yang berlaku

Sementara itu, setelah MPLS selesai dilaksanakan, orang tua juga akan dilibatkan dalam:

  • Survei mengenai karakteristik dan kebutuhan perkembangan peserta didik
  • Evaluasi pelaksanaan MPLS Ramah sebagai bahan perbaikan penyelenggaraan di masa mendatang

(Tribunnews.com/Farra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.