Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 SMA Halaman 30 31 32 33 34 35 Kurikulum Merdeka, Materi Pengangguran
Fitri Wahyuni July 06, 2026 10:03 AM

BANGKAPOS.COM -- Sebelum melihat kunci jawaban Ekonomi kelas 11 SMA Kurikulum Merdeka berikut ini, siswa harus mengerjakan tugas secara mandiri terlebih dahulu.

Pada buku Ekonomi untuk SMA/MA Kelas XI (Edisi Revisi) yang ditulis oleh Aisyah Nurjanah dan Yeni Fitriani, terdapat tugas yang termuat di halaman 30- 35.

Baca juga: Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 SMA Halaman 28 29 Terbitan Kemendikbudristek: Profesi Gaji Tertinggi

Buku tersebut diterbitkan oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan, di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, pada tahun terbit 2024.

Siswa diminta untuk mengerjakan tugas pada halaman 30 31 32 33 34 35, pada 20 soal Uji Kompetensi yang berkaitan dengan Bab II: Ketenagakerjaan.

Selengkapnya berikut kunci jawaban Ekonomi kelas 11 SMA halaman 30 - 35 Kurikulum Merdeka.

Uji Kompetensi

Pilihan Ganda

Baca juga: Materi Permintaan Uang Kunci Jawaban Ekonomi Kelas 11 SMA Halaman 121 122 123 Kurikulum Merdeka

Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Saat ini Hanan berusia 18 tahun. Ditinjau dari segi usia, Hanan mampu bekerja. Akan tetapi, saat ini Hanan sedang menyelesaikan pendidikan sekolah menengahnya. Berdasarkan ilustrasi tersebut,
Hanan termasuk ke dalam kelompok ....

A. tenaga kerja
B. pengangguran
C. angkatan kerja
D. tidak sedang bekerja
E. bukan angkatan kerja

Kunci Jawaban: 

E. bukan angkatan kerja

2. Pak Anggi dan teman-temannya terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena perusahaan tidak mampu menutupi tingginya biaya produksi. Akibatnya, jumlah pengangguran semakin bertambah.
Salah satu cara untuk mengatasi masalah pengangguran ini adalah ....

A. peningkatan mobilitas tenaga kerja
B. mengadakan pendidikan dan latihan kerja
C. meningkatkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa
D. membuka usaha atau lapangan kerja yang bersifat padat modal
E. memberikan informasi lowongan kerja secara tepat sasaran

Kunci Jawaban: 

C. meningkatkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa

3. Shinta merupakan salah satu mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya. Untuk menambah penghasilan, ia bekerja sebagai freelance marketing untuk salah satu produk kecantikan.
Berdasarkan kondisi tersebut, Shinta termasuk dalam jenis tenaga kerja ….

A. pengangguran musiman
B. setengah menganggur
C. pengangguran terselubung
D. pengangguran siklis
E. pengangguran struktural

Kunci Jawaban: 

B. setengah menganggur

4. Pak Iman merupakan salah satu pekerja bagian produksi di sebuah perusahaan garmen di Purwakarta. Selama pandemi, permintaan terhadap kain tekstil berkurang sehingga perusahaan memutuskan hubungan kerja terhadap ratusan karyawannya termasuk Pak Iman. Berdasarkan ilustrasi tersebut, Pak Iman termasuk dalam jenis pengangguran …

A. siklis
B. musiman
C. struktural
D. teknologi
E. friksional

Kunci Jawaban: 

A. siklis

5. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di Indonesia. Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk meningkatkan mutu atau kualitas tenaga kerja dilakukan dengan cara ….

A. penambahan jam kerja dan penambahan alat produksi
B. penambahan upah dan penambahan jam kerja
C. penyelenggaraan latihan kerja dan pemeliharaan kesehatan karyawan
D. perbaikan jaminan sosial dan penggantian alat produksi
E. pengawasan pelaksanaan kerja dan penambahan jam kerja

Kunci Jawaban:

C. penyelenggaraan latihan kerja dan pemeliharaan kesehatan karyawan 

Pilihan Ganda Kompleks

6. Berikut ini merupakan cara mengatasi pengangguran siklis.

1) Peningkatan mobilitas tenaga kerja.
2) Mengadakan pendidikan dan latihan kerja.
3) Meningkatkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa.
4) Meningkatkan pertumbuhan ekonomi sehingga ada investasi baru.
5) Membuka lapangan pekerjaan baru.

Kunci Jawaban: 

(3), (4) dan (5)

7. Berikut ini merupakan dampak sosial yang ditimbulkan dari pengangguran bagi suatu negara.

1) Menurunkan hasil produksi sehingga pendapatan nasionalnya menurun.
2) Tingkat kesejahteraan penduduknya berkurang.
3) Angka putus sekolah tinggi.
4) Meningkatnya tindakan kriminalitas.
5) Menurunnya kemampuan profesionalitas seseorang.

Kunci Jawaban: 

(2), (3) dan (4)

Duh! 7,86 Juta Orang RI Masih Jadi Pengangguran

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pengangguran di Indonesia sebesar 7,86 juta orang per Agustus 2023, turun 560 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini setara tingkat pengangguran terbuka sebesar 5,32 persen.

Ketua BPS menjelaskan penduduk usia kerja mencapai 212,59 juta orang atau naik 3,17 juta orang. Jumlah tersebut terdiri dari angkatan kerja sebesar 147,71 juta orang dan bukan angkatan kerja 64,88 juta orang. Angkatan kerja yang sedang bekerja mencapai 139,85 juta orang dan sisanya adalah pengangguran.

"Meskipun pengangguran terus turun jumlah dan tingkat pengangguran ini relatif lebih tinggi dibanding sebelum pandemi atau Agustus 2019,” terangnya. Sumber: Arrijal Rachman/CNBC Indonesia (2024)

1) Jumlah penduduk usia kerja di Indonesia mencapai 147,71 Juta orang.
2) Pada bulan Agustus 2023, jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,86 juta orang.
3) Pengangguran di Indonesia mengalami penurunan dari periode sebelumnya.
4) Jumlah bukan angkatan kerja di Indonesia mencapai 64,88 juta orang.
5) Angkat tingkat pengangguran terbuka Indonesia sebesar 3,52 persen .

Kunci Jawaban: 

(2), (3), dan (4)

1) Jumlah pengangguran di Indonesia pada periode sebelumnya mencapai 8,42 juta orang
2) Penduduk usia kerja merupakan akumulasi dari angkatan kerja dan buka bukan angkatan kerja.
3) Jumlah angkatan kerja lebih besar dibandingkan dengan jumlah bukan angkatan kerja.
4) Penduduk usia kerja merupakan akumulasi dari jumlah angkatan kerja ditambah dengan jumlah pengangguran.
5) Pengangguran bukan termasuk dalam komponen angkatan kerja.

Kunci Jawaban: 

(1), (2), (3), dan (4)

10. Tabel di samping merupakan data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) beberapa provinsi di Indonesia pada Tahun 2023.

Tabel:

No. | Nama Provinsi Tingkat Pengangguran Terbuka ( persen )
1. Banten 7,52
2. DKI Jakarta 6,53
3. Jawa Barat 7,44
4. Kepulauan Riau 6,8
5. Kalimantan Tengah 4,1
6. Maluku 4,31
7. Sulawesi Barat 5,94
8. Sumatera Utara 5,89

Berikut ini adalah kesimpulan yang tepat berdasarkan tabel tersebut.

1) Tingkat pengangguran terbuka Provinsi Sulawesi Barat lebih rendah dibandingkan dengan provinsi Sumatera Utara.
2) Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka paling rendah dibandingkan provinsi lainnya.
3) Tingkat pengangguran terbuka Provinsi Jawa Barat lebih tinggi dibandingkan DKI Jakarta.
4) Banten merupakan provinsi dengan tingkat pengangguran terbuka tertinggi dibandingkan provinsi lainnya.
5) Tingkat pengangguran terbuka Provinsi Kalimantan Tengah lebih tinggi dibandingkan dengan Provinsi Maluku.

Kunci Jawaban: 

(2), (3), dan (4)

Kategorisasi

Berikan tanda centang pada jawaban "Benar" atau    "Salah"!

Berikut ini merupakan Upah Minimum Provinsi (UMP) beberapa provinsi di Indonesia dalam 2 tahun terakhir.

No. Nama Provinsi | UMP 2023 | UMP 2024
1. Maluku Utara | Rp2.976.720,00 | Rp3.200.000,00
2. Yogyakarta | Rp2.125.897,00 | Rp1.981.782,00
3. Papua | Rp4.024.270,00 | Rp3.864.696,00
4. DKI Jakarta | Rp5.067.381,00 | Rp4.901.798,00
5. Jawa Tengah | Rp2.036.947,00 | Rp1.958.169,00
6. Jambi Rp3.037.121,00 | Rp3.191.625,00
7. Sulawesi Selatan Rp3.434.298,00 | Rp3.385.145,00
Sumber: Cindy Mutia Annur/Databoks (2023)

Berdasarkan tabel tersebut, tentukan pernyataan berikut ini dalam kategori benar atau salah! Berikan jawabanmu dengan memberi tanda centang!

No. Pernyataan | Benar | Salah

11. Upah minimum Provinsi DKI merupakan yang tertinggi dibandingkan provinsi lainnya.

12. Kenaikan UMP Provinsi Maluku sebesar 7,5?ri tahun sebelumnya.

13. UMP Jawa tengah mengalami penurunan sebesar 4,02?ri tahun sebelumnya.

14. Persentase kenaikan upah minimum Provinsi Yogyakarta lebih tertinggi dibandingkan provinsi
lainnya.

15. UMP Papua mengalami kenaikan sebesar 4,21?ri tahun sebelumnya

Kunci Jawaban: 

11. Benar

12. Benar

13. Salah

14. Salah

15. Benar

Uraian

16. Jelaskan mengapa pengangguran disebut sebagai sumber daya yang tersia-siakan!

Kunci Jawaban: 

Karena pengangguran merupakan sumber daya manusia yang memiliki potensi tapi belum memiliki tempat untuk menyalurkan keterampilannya.

17. Identifikasi keuntungan yang akan diperoleh apabila tingkat pengangguran mengalami penurunan!

Kunci Jawaban:

a. Pendapatan negara meningkat
b. Kesejahteraan masyarakat meningkat
c. Kemiskinan menurun

18. Mengapa upah di setiap daerah di Indonesia berbeda-beda? Jelaskan dengan menggunakan konsep ketenagakerjaan dan pengupahan yang sudah kalian pelajari!

Kunci Jawaban:

Dasar penetapan upah di antaranya tingkat harga, biaya hidup, dan perkembangan ekonomi daerah.

19. Di antara pengangguran friksional, struktural, dan siklis, manakah dari ketiga jenis pengangguran tersebut yang paling sering kalian temui? Jelaskan berdasarkan pengalaman kalian masing-masing!

Kunci Jawaban:

Jawaban berdasarkan pengalaman peserta didik.

Contoh Jawaban: 

Jenis pengangguran yang paling sering ditemui adalah pengangguran friksional, yaitu saat seseorang berhenti dari pekerjaan lama dan mencari pekerjaan baru atau lulusan baru yang belum mendapat kerja. Jenis ini umum terjadi karena proses mencari pekerjaan membutuhkan waktu.

Pengangguran struktural juga bisa muncul akibat perkembangan teknologi yang menggantikan tenaga manusia, sedangkan pengangguran siklis biasanya terjadi saat ekonomi melemah. Namun, dalam kehidupan sehari-hari, pengangguran friksionallah yang paling sering ditemui.

20. Apa peran yang dapat kalian lakukan dalam upaya mengatasi pengangguran?

Kunci Jawaban: 

Belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan potensi diri, sehingga saat lulus SMA dapat menjadi wirausahawan ataupun bekerja. Jika melanjutkan ke perguruan tinggi bisa bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan yang ditempuh.

====

*) Disclaimer:

(Bangkapos.com/TribunSumsel.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.