Libur Sekolah di Pangandaran: 58 Wisatawan Sempat Hilang hingga Kasus Digigit Monyet
Ravianto July 06, 2026 11:11 AM

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Memasuki hari kesembilan masa libur sekolah, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Pangandaran mencatat sejumlah insiden yang melibatkan wisatawan di kawasan wisata Pantai Pangandaran.

Koordinator Lapangan (Korlap) Balawista Kabupaten Pangandaran, Liyano, mengatakan jumlah kunjungan wisatawan selama libur sekolah tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. 

Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, berbagai kejadian juga ikut meningkat sehingga petugas harus bekerja lebih intensif.

Berdasarkan data Balawista selama sembilan hari libur sekolah, ada sebanyak 58 wisatawan yang sempat terpisah dari rombongan atau dinyatakan hilang berhasil ditemukan kembali dalam kondisi selamat.

"Yang terpisah itu didominasi anak-anak yang ditemukan dan terpisah dengan orang tuanya. Anak-anak yang terpisah jumlahnya 50 orang," ujar Liyano kepada Tribun Jabar di ruangan kantor Balawista Pangandaran, Senin (6/7/2026) pagi.

Selain itu, petugas pun menerima 14 laporan kehilangan dompet.

Baca juga: Puncak Arus Balik Wisata Libur Sekolah, Jalur Utama Pangandaran Dikepung Kepadatan Kendaraan

Hingga saat ini, seluruh barang yang dilaporkan hilang tersebut belum berhasil ditemukan.

Di sektor keselamatan laut, Balawista mencatat satu kasus wisatawan terseret arus. Berkat respons cepat petugas, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Sementara itu, satu wisatawan mengalami kecelakaan akibat terbentur perahu saat beraktivitas di kawasan pantai. 

"Korban waktu itu juga langsung dievakuasi dan mendapatkan penanganan dari tim medis. Dan alhamdulillah selamat," ucapnya.

Insiden pun terjadi di kawasan Cagar Alam Pangandaran.

Balawista mencatat dua wisatawan menjadi korban gigitan monyet saat beraktivitas di area itu. 

Kedua korban langsung diarahkan untuk memperoleh penanganan medis.

Liyano mengimbau seluruh wisatawan agar selalu mematuhi arahan petugas, memperhatikan rambu-rambu keselamatan, tidak berenang di zona berbahaya, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan dan satwa liar di kawasan cagar alam.

"Ini baru memasuki hari kesembilan libur sekolah. Kami memprediksi puncak kunjungan wisatawan masih akan terjadi pada Sabtu dan Minggu mendatang atau menjelang berakhirnya masa liburan. Kami imbau seluruh wisatawan agar mengutamakan keselamatan selama berwisata," kata Liyano. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.