TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus penganiayaan di jalan raya yang melibatkan pengendara motor sport Kawasaki Ninja, Fredik Rysa Samuel, kini tengah menyita perhatian publik.
Di balik video viral tersebut, sosok korban yang menjadi sasaran aksi kekerasan diketahui merupakan pemilik akun Instagram @ahmadabdulazis21.
Dalam akun IG-nya itu, Ahmad kerap membagikan foto estetik.
Melalui media sosial pribadinya, @ahmadabdulazis21 membagikan pengalaman pahit yang dialaminya di Jalan Raya Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Ia menjadi korban pemukulan oleh pria berkaus biru yang sama sekali tidak ia kenal.
Dalam unggahannya, korban meminta bantuan warganet untuk mengawal kasus ini.
"BANTU VIRALIN PELAKU PENGANIAYAAN. Saya telah menerima penganiayaan terhadap seseorang yang tidak saya kenal di jalan, tepatnya jalan raya Jagakarsa," tulisnya dalam kolom keterangan.
Baca juga: Beredar Foto FRS Bang Jago Jagakarsa Duduk di Lantai dan Tersenyum Lebar Setelah Diciduk Polisi
Menurut pengakuan @ahmadabdulazis21, situasi arus lalu lintas di lokasi kejadian saat itu sedang dalam kondisi macet.
Ia menegaskan tidak melakukan pelanggaran lalu lintas atau menyenggol kendaraan pelaku sebelum insiden terjadi. Justru sebaliknya, motor miliknya yang ditabrak dari arah belakang.
"Kronologi nya: saya lagi jalan biasa aja di karnakan posisinya di situ lagi macet dan sebelumnya saya gak melakukan penyerempetan atau nabrak ke pengendara ninja tiba" dia nabrak" motor saya dari belakang terus dia menghampiri saya dengan berbicara gak jelas terus saya tegor sambil ngeliat dia saya tegor (Bang sambil ngangguk kepala) tiba-tiba dia nampol saya sebanyak 3x," ungkapnya.
Mendapat tindakan kekerasan secara mendadak, korban berinisiatif menjauh untuk mengamankan diri sekaligus mengumpulkan bukti rekaman. Namun, aksi pemukulan ternyata kembali berlanjut saat korban mempertanyakan alasan pelaku.
"saya reflek menjauh untuk mengambil hp di dasbor untuk merekam kejadian tersebut, setelah saya rekam pengendara ninja menghampiri saya dan saya tanva (kenapa nampol sava ) dan dia membalas (kenapa emang gw tampol) sambil mukul saya 2x," lanjutnya.
Selain menerima total lima kali pukulan, korban juga mengaku kebingungan dengan gelagat aneh pelaku yang memaksanya untuk menghubungi orang tuanya melalui panggilan video (video call).
"dan di situ saya gak kenal dia siapa dan nyuruh saya buat vc ayah saya, dan saya menjawab saya gak kenal dengan pengendara tersebut dan ayah saya juga gak kenal," jelas @ahmadabdulazis21.
Dalam rekaman video yang beredar, korban terdengar sangat terkejut atas tindakan arogan yang diterimanya secara tiba-tiba di ruang publik.
"Sumpah gua ditampol sama orang," ungkap Ahmad memulai video unggahannya di Instagram tersebut.
Ahmad sempat berusaha pergi menjauh dari pelaku, namun ia tetap dikejar dan kembali menerima kekerasan fisik.
"Astafirullohhalazim," tambahnya saat tersentak menerima pukulan.
Lantaran tidak familier dengan wilayah Jagakarsa, korban sempat kesulitan mencari perlindungan hukum sesaat setelah kejadian.
Ia pun memutuskan memviralkan video tersebut agar mendapat perhatian pihak berwajib.
"saya langsung ngamanin diri untuk mencari kantor polisi dan tidak menemukan kantor polisi di daerah situ karna saya kurang tau daerah Jagakarsa TOLONG BANTU VIRALIN," pungkasnya.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com