TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) digetarkan gempa bumi sebanyak dua kali berturut-turut, Senin (6/7/2026) siang.
Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sultra, gempa pertama terjadi pada pukul 12.52 Wita dengan magnitudo 2.0.
Episentrum gempa berada di koordinat 3,99 Lintang Selatan dan 122,67 Bujur Timur, sekitar 17 kilometer arah timur Kendari, dan kedalaman 23 kilometer.
Sekitar 30 menit kemudian, gempa kedua kembali terjadi pada pukul 13.22 Wita dengan kekuatan 2.1 skala richter.
Pusat gempa berada di koordinat 4,06 Lintang Selatan dan 122,65 Bujur Timur, sekitar 18 kilometer tenggara Kota Lulo, julukan Kendari.
Gempa kedua terdeteksi di kedalaman 15 kilometer.
Baca juga: Kendari Diguncang Dua Kali Gempa Pagi Hari Ini 1 Juli 2026, Magnitudo 2,1 dan 2,0, Tak Ada Kerusakan
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai dampak kerusakan maupun korban akibat dua gempa tersebut.
BMKG juga belum merilis informasi bahwa kedua gempa tersebut dirasakan oleh masyarakat.
Gempa dengan magnitudo kecil seperti ini umumnya tidak menimbulkan kerusakan, namun masyarakat tetap diimbau untuk tenang.
Selain itu, warga juga diminta untuk tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan dari laman resmi BMKG.
Sebagai informasi, Kendari sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara memiliki jumlah penduduk 383,7 ribu jiwa.
Pusat pemerintahannya terletak di Jalan Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga. (*)
(TribunnewsSultra.com/Apriliana Suriyanti)