Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, 3.700 Korban Meninggal di 3 Negara
GH News July 06, 2026 04:09 PM

Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa belakangan ini, setidaknya tekah menewaskan 3.700 orang di Prancis, Belgia, dan Belanda. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena data yang dirilis pemerintah setempat masih bersifat sementara.

Suhu ekstrem yang terjadi pada 20-28 Juni itu membuat suhu di sejumlah wilayah menembus 40 derajat Celsius. Para ahli menyebutnya sebagai salah satu gelombang panas paling parah yang pernah melanda Eropa.

Dilansir dari , Senin (6/7/2026) Prancis menjadi negara dengan korban terbanyak. Menteri Kesehatan Prancis, Stephanie Rist, mengatakan terdapat 2.025 kematian berlebih atau meningkat 29,1% dibandingkan kondisi normal. Korban didominasi warga berusia di atas 65 tahun, meski lonjakan kematian juga terjadi pada kelompok usia 45-64 tahun.

Badan Kesehatan Masyarakat Prancis juga mencatat kematian di rumah meningkat lebih dari 90% dalam sepekan. Jumlah korban di panti jompo dan fasilitas kesehatan juga ikut naik.

"Angka kematian akan lebih tinggi daripada data awal ini," demikian peringatan otoritas kesehatan Prancis.

Cuaca ekstrem itu juga mengganggu aktivitas masyarakat. Sekolah ditutup, sejumlah perjalanan kereta dibatalkan, dan penanganan pemerintah memicu kritik hingga Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, menghadapi mosi tidak percaya di parlemen.

Di Belgia, pemerintah di sana mencatat 1.222 kematian berlebih atau sekitar 39% di atas angka normal. Kementerian Kesehatan Belgia menyebut lonjakan korban selama gelombang panas kali ini sebagai kondisi yang belum pernah terjadi sebelumnya di negara tersebut.

Sementara itu, Belanda melaporkan sekitar 480 kematian berlebih, terutama di wilayah selatan dan timur yang mengalami suhu paling tinggi. Mayoritas korban di ketiga negara merupakan kelompok lanjut usia.

Gelombang panas tersebut juga memecahkan rekor suhu di sejumlah negara Eropa, termasuk Jerman, Polandia, Slovakia, Republik Ceko, Hungaria, Inggris, dan Swiss. Prancis bahkan mencatat malam terpanas sepanjang sejarah pengamatan cuaca.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.