TRIBUNNEWS.COM - Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, datang dengan penuh keyakinan menjelang duel panas melawan Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang digelar di Stadion AT&T, Dallas pada Selasa (7/7/2026) pukul 02.00 WIB dinihari.
Bintang berusia 41 tahun itu bahkan mengaku memiliki firasat bahwa Portugal akan keluar sebagai pemenang meski lawan yang dihadapi merupakan salah satu kandidat kuat juara.
Laga Portugal vs Spanyol ini menjadi salah satu laga yang paling menarik di babak 16 besar, mengingat rivalitas panjang dan kualitas pemain yang dimiliki kedua tim.
Portugal memiliki gelandang kelas wahid seperti Bruno Fernandes, Joao Neves hingga Vitinha. Sementara Spanyol juga memiliki pemain sekelas Pedri, Rodri, hingga Lamine Yamal.
Meski begitu, sorotan laga Portugal vsSpanyol tetap tertuju pada sosok megabintang Cristiano Ronaldo.
Football Enthusiast Rizky Yuwana menilai, laga ini menjadi panggung bagi Ronaldo untuk kembali membuktikan kapasitasnya sebagai pemain yang mampu menentukan hasil di pertandingan besar.
"Ini salah satu pertandingan paling menarik di babak 16 besar karena mempertemukan dua tim raksasa, Portugal dan Spanyol, yang sama-sama punya kualitas untuk menjadi juara," ujar Rizky Yawana saat berbincang di Podcast Super Taktik Tribunnews.
"Ronaldo bisa tidak mencetak gol lagi ke gawang Unai Simon yang masih cleansheet? Ini menjadi momen penting untuk membuktikan bahwa dia tetap menjadi pemain yang menentukan di laga-laga besar. Spanyol akan menjadi ujian berikutnya," kata dia.
Baca juga: Prediksi Skor Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026: Derbi Iberia Jadi Sajian Panas Babak 16 Besar
Ronaldo memasuki laga ini dengan optimisme tinggi. Ia memiliki pengalaman panjang saat bertemu Spanyol dan kerap mendapat hasil apik.
Pertemuan terakhir, Portugal sukses menjuarai UEFA Nations League 2025 setelah mengalahkan Spanyol melalui drama adu penalti.
Hasil itu menjadi modal berharga sebelum kedua tim kembali bentrok, kali ini di panggung Piala Dunia.
Meski demikian, Ronaldo tidak menutup mata terhadap kualitas lawannya. Spanyol saat ini masih berstatus cleansheet alias belom kebobolan dari empat laga.
Ronaldo sendiri menyadari, La Roja memang menjadi salah satu favorit untuk memenangkan Piala Dunia 2026. Namun bukan berarti timnya tanpa peluang.
"Spanyol selalu menjadi kandidat juara. Mereka punya lebih banyak gelar daripada Portugal," kata Ronaldo dalam konferensi pers, dikutip dari Record.
"Namun ini kompetisi yang berbeda, dengan pemain yang berbeda pula. Ada faktor cedera dan cuaca yang juga bisa memengaruhi pertandingan," kata CR7.
Pemain yang kini menjalani Piala Dunia keenamnya itu menilai pertemuan kedua tim akan ditentukan oleh detail-detail kecil.
"Saya senang bermain melawan Spanyol. Rekor pertemuan kami cukup berimbang. Saya sudah menghadapi mereka sekitar 10 atau 11 kali. Saya merasa pertandingan ini akan ditentukan oleh hal-hal kecil," katanya.
Ronaldo lalu mengungkapkan keyakinannya.
"Saya punya firasat kami akan menang," terang Ronaldo.
Menariknya, Ronaldo mengaku firasat tersebut biasanya baru benar-benar muncul ketika hari pertandingan tiba.
Pada laga sebelumnya, ia sempat mengatakan memiliki firasat Portugal akan mendapatkan penalti, dan prediksi tersebut menjadi kenyataan.
Ketika ditanya apakah ia kembali memiliki firasat serupa menghadapi Spanyol, Ronaldo menjawab dengan santai.
"Saya baru bisa merasakannya besok, tepat pada hari pertandingan. Biasanya perasaan itu datang saat hari laga. Saat itulah saya mulai merasakan ketegangan dan adrenalin. Saya serius. Kalau nanti bertemu lagi, saya akan memberi tahu," aku Ronaldo.
Selain berbicara soal firasat, Ronaldo menilai performa Portugal terus meningkat sejak fase grup.
Ia percaya skuad asuhan Roberto Martinez memiliki peluang besar melangkah lebih jauh apabila mampu mempertahankan perkembangan tersebut.
"Kalau kami tidak punya keyakinan, kami tidak akan berada di sini. Ini pengalaman yang luar biasa. Kami bermain semakin baik di setiap pertandingan."
"Kami tahu ini kompetisi yang sangat sulit. Banyak tim besar sudah tersingkir. Itu menunjukkan betapa beratnya Piala Dunia. Tetapi tim kami dalam kondisi baik, tenang, dan siap menghadapi pertandingan," jelas Ronaldo.
Baca juga: Daftar Top Skor Fase Gugur Piala Dunia: Ronaldo Baru Pecah Telur, Kans Messi Kejar Mbappe di Puncak
Konferensi pers Ronaldo juga kembali diwarnai pertanyaan mengenai masa depannya bersama Timnas Portugal.
Banyak pihak meyakini Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan terakhir Ronaldo di turnamen tersebut. Namun, mantan penyerang Manchester United dan Real Madrid itu kembali menolak memberikan kepastian.
"Saya akan berhenti ketika saya sendiri yang memutuskan. Kalian selalu bertanya apakah ini Piala Dunia terakhir saya. Kita lihat nanti."
Ia menegaskan tidak ingin terbebani oleh target pribadi maupun tekanan untuk harus menjadi juara.
"Apa pun yang terjadi besok, saya akan meninggalkan lapangan dengan hati yang tenang. Saya sudah memberikan segalanya untuk sepak bola."
"Saya bermain bukan karena kebutuhan, tetapi karena saya mencintai sepak bola dan selalu bangga membela tim nasional," jelas Ronaldo.
Ronaldo sendiri sejauh ini telah mencetak tiga gol di Piala Dunia 2026. Jika diturunkan menghadapi Spanyol, ia akan mencatatkan penampilan ke-233 bersama Portugal.
Catatan pertemuannya melawan Spanyol juga cukup berimbang. Salah satu momen paling dikenang adalah ketika Ronaldo mencetak hattrick dalam hasil imbang 3-3 pada fase grup Piala Dunia 2018.
Kini, delapan tahun berselang, ia kembali berharap bisa menjadi pembeda dan membawa Portugal menyingkirkan rival abadinya demi tiket ke babak perempat final.
(Tribunnews.com/Tio)