Linggis Jadi Harapan, Usaha Polisi Selamatkan Sopir di Padang Pariaman, Nyawa Korban Tak Tertolong
Rahmadi July 06, 2026 04:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Laka lantas yang terjadi di Jalan Padang-Bukittinggi, Kabupaten Padang Pariaman menyebabkan satu sopir meninggal dunia dan 10 orang lainnya luka-luka.

Kejadian ini tepatnya terjadi di Jorong Pasa Laban, Korong Sicincin, Kecamatan 2x11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (6/7/2026) sekira pukul 07.00 WIB.

Dari kecelakaan tersebut, ada upaya penyelamatan yang dilakukan oleh seorang petugas kepolisian, selain masyarakat sekitar.

Petugas kepolisian itu menjabat sebagai Bhabinkamtibmas Sungai Asam, Polsek Sicincin, Aiptu Hendri Haryono atau biasa disapa Henmob.

Menurut keterangan Aiptu Hendri, upaya penyelamatan yang ia lakukan bermula ketika pengendara yang hendak ke Bukittinggi melaporkan kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Gagal Mendahului Berujung Senggolan Maut di Padang Pariaman, Innova Hantam Pagar Rumah dan 1 Tewas

Saat itu, ia tengah mengatur arus lalu lintas yang tak jauh dari tempat kejadian. Dengan tergesa-gesa Aiptu Hendri langsung bergegas ke TKP.

"Saya saat itu sedang melakukan pengaturan jalan, ada warga datang mengabarkan kecelakaan. Laporan dia, disebutkan kalau korban bergelimpangan di jalan, saya berasumsi kejadiannya parah, lalu langsung ke lokasi," kata dia saat dikonfirmasi.

Sesampainya di TKP, ia melihat korban memang tergeletak di jalan dengan posisi luka-luka.

Ternyata korban banyak dari mahasiswi Stikes Alifah Padang, yang sedang praktik di Panti Sicincin.

Melihat itu, Aiptu Hendri langsung bergegas mengevakuasi ke mobil ambulans untuk dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca juga: Bantuan Korban Bencana di Padang Cair Rp 1,18 Miliar, Huntap Ditargetkan Rampung 2027

KECELAKAAN LALU LINTAS- Penampakan kendaraan terlibat kecelakaan dan petugas kepolisian saat di TKP, Jalan Padang-Bukittinggi, tepatnya di Jorong Pasa Laban, Korong Sicincin, Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Rudi Chandra sebut kecelakaan menyebab 11 orang korban, dan sopir meninggal dunia.
KECELAKAAN LALU LINTAS- Penampakan kendaraan terlibat kecelakaan dan petugas kepolisian saat di TKP, Jalan Padang-Bukittinggi, tepatnya di Jorong Pasa Laban, Korong Sicincin, Kecamatan 2 X 11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Kasat Lantas Polres Padang Panjang, Iptu Rudi Chandra sebut kecelakaan menyebab 11 orang korban, dan sopir meninggal dunia. (TribunPadang.com/Polres Padang Pariaman)

"Saya lihat anak Stikes Alifah Padang di jalan, posisinya luka-luka dan langsung dievakuasi. Ketika itu," pungkasnya.

Saat menyelamatkan para korban luka ringan, awalnya Aiptu Hendri bersama warga lainnya tak melihat sopir angkutan travel Toyota Innova.

Ternyata, sopir travel tampak dengan posisi kepala keluar dari mobil dan terjepit di bagian pintu.

Upaya penyelamatan bersama warga langsung dilakukan, namun pintu yang menjepit korban susah dibuka.

"Akhirnya warga meminjamkan linggis, karena tidak bisa ditarik dengan tangan secara bersama-sama. Saya mencongkel pintunya dengan linggis, dan berhasil terbuka," ujar eks Kanit Opsnal Reskrim tim Gagak Hitam Polres Padang Pariaman itu.

Ia menuturkan, saat terjepit sopir travel sempat bernafas, namun setelah upaya evakuasi dilakukan, nyawa korban tidak tertolong.

Baca juga: PLN Nyalakan Listrik 240 kVA untuk PT Batu Alam Subur di Dharmasraya

Hal itu kata Aiptu Hendri, dikarenakan pintu mobil yang menjepit korban susah dibuka, bahkan harus menggunakan linggis.

"Pintunya susah dibuka, kita sudah berupaya semaksimal mungkin menyelamatkannya, namun nyawanya tidak tergolong, mungkin takdir berkata lain," tuturnya.

Saat itu, Aiptu Hendri melihat kondisi korban kepalanya keluar, memar di bagian dada, terhempas ke depan.

Ia menduga, air bag pada mobil tidak aktif atau keluar saat kecelakaan terjadi. Di sisi lain, sabuk pengaman sopir tidak terpasang.

"Mungkin dia terhempas ke bagian depan cukup keras, karena pengamannya tidak terpasang, dan air bag mobil tidak keluar," pungkasnya.

Di sisi lain, berdasarkan keterangan korban angkutan travel yang sempat ditanyai Aiptu Hendri, minibus hendak ke Padang dari arah Bukittinggi.

Baca juga: Sisa 6.000 Liter, Truk Pengangkut Biosolar ke SPBU Khatib Sulaiman Dikawal Polisi

Namun setelah terjadi benturan, posisi mobil kembali menghadap ke Bukittinggi. Korban yang selamat mengatakan kepada dia bahwa mobil sempat berputar setelah tabrakan.

"Kalau pengakuan dari korban yang sempat saya tanya, mobil Inova berputar usai menabrak," tambahnya.

Innova Gagal Mendahului Karimun

Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, yakni mobil Toyota Kijang Innova BA 1446 AS, Suzuki Karimun BA 1986 OT, dan sepeda motor Honda Scoopy BA 6574 FAC.

Akibat insiden tersebut, satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka. Korban tewas merupakan pengemudi Toyota Kijang Innova.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Padang Pariaman, Aiptu Welfin, membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, kecelakaan bermula saat mobil Innova berusaha mendahului kendaraan di depannya.

Baca juga: Bantuan Korban Bencana di Padang Cair Rp 1,18 Miliar, Huntap Ditargetkan Rampung 2027

"Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB di Jalan Padang-Bukittinggi, tepatnya di Jorong Pasa Laban, Korong Sicincin. Saat itu mobil Toyota Kijang Innova yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang mencoba mendahului mobil Suzuki Karimun yang berada di depannya," jelas Welfin.

Diduga Bersenggolan Saat Mendahului

Welfin menjelaskan, ketika proses mendahului berlangsung, bagian Toyota Innova bersenggolan dengan Suzuki Karimun.

Akibat benturan tersebut, pengemudi Innova kehilangan kendali.

"Kendaraan Innova kemudian menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang melaju searah di depannya. Setelah itu kendaraan hilang kendali ke sisi kiri jalan dan menabrak pagar rumah warga," ujarnya.

Benturan keras menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat serta pagar rumah di pinggir jalan.

Baca juga: Innova Senggol Karimun Lalu Tabrak Motor di Padang Pariaman, 1 Tewas dan 10 Luka

Petugas Satlantas Polres Padang Pariaman yang menerima laporan langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi para korban.

Pengemudi Innova Meninggal di Lokasi

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ronny Patinasarani (47), warga Kota Padang.

Menurut Welfin, korban mengalami luka berat di bagian kepala.

"Pengemudi Toyota Kijang Innova mengalami pendarahan di kepala dan telinga mengeluarkan darah. Korban meninggal dunia di tempat kejadian dan selanjutnya dibawa ke RSUD Padang Pariaman," katanya.

Sementara itu, pengemudi Suzuki Karimun, Teguh Muslih Redi Perdana, mengalami luka lecet dan mendapat perawatan di Puskesmas Sicincin.

Pengendara Honda Scoopy, Sindi Edwina Putri, mengalami luka pada bagian wajah. Setelah sempat mendapat penanganan awal di Puskesmas Sicincin, korban kemudian dirujuk ke RSUD Padang Pariaman.

Baca juga: Sisa 6.000 Liter, Truk Pengangkut Biosolar ke SPBU Khatib Sulaiman Dikawal Polisi

Penumpang Turut Mengalami Luka

Selain pengemudi, sejumlah penumpang dari kedua mobil juga mengalami luka-luka.

Empat penumpang Toyota Innova, yakni Sarah Gusteriko Nabila, Muhammad Wildan Syaifulloh, Olan Wawan Sinaga, dan Keisha Valonika Aditya mengalami luka dan mendapat perawatan di Puskesmas Sicincin.

Di dalam Suzuki Karimun, seorang penumpang bernama Wulandari mengalami luka pada wajah dan turut dilarikan ke fasilitas kesehatan.

Sementara dua balita yang berada di dalam mobil tersebut, yakni Kenzie Ahmad Muslih dan Aisyah Muslih, dilaporkan selamat tanpa mengalami luka.

Selain itu, pembonceng Honda Scoopy, Sindi Sindiva Laura, mengalami pergeseran rahang serta luka lecet dan dirujuk ke RSUD Padang Pariaman untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Baca juga: Sisa 6.000 Liter, Truk Pengangkut Biosolar ke SPBU Khatib Sulaiman Dikawal Polisi

Polisi Masih Selidiki Penyebab Kecelakaan

Welfin mengatakan, pihak Satlantas Polres Padang Pariaman masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

"Dari data sementara, kecelakaan mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan 10 orang mengalami luka-luka. Kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta," ujarnya.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat akan mendahului kendaraan lain di jalur nasional Padang-Bukittinggi yang memiliki arus lalu lintas cukup padat.

"Kami mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum mendahului kendaraan lain. Keselamatan harus menjadi prioritas selama berkendara," tutup Welfin. (*)


 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.