Astra Peugeot Pastikan Seluruh Kendaraan Kompatibel dengan BBM Bioetanol E5
Titis Jati Permata July 06, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id, SURABAYA  – Rencana pemerintah menerapkan penggunaan bensin beroktan 95 dengan campuran bioetanol 5 persen (E5) mulai Juli 2026 terus menjadi perhatian masyarakat. 

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang lebih ramah lingkungan.

Seiring rencana implementasi tersebut, masih banyak pemilik kendaraan yang mempertanyakan dampak penggunaan BBM beretanol terhadap performa mesin, konsumsi bahan bakar, hingga potensi korosi pada sistem bahan bakar.

Kendaraan Peugeot Dirancang Kompatibel

Menanggapi hal itu, Astra Peugeot memastikan seluruh kendaraan Peugeot yang diproduksi sejak tahun 2000 telah dirancang kompatibel dengan penggunaan bensin yang mengandung etanol, termasuk jajaran SUV Peugeot yang dipasarkan di Indonesia.

Head of After Sales Astra Peugeot, Rafii Sinurat, mengatakan konsumen tidak perlu khawatir menggunakan BBM bioetanol E5 karena kendaraan Peugeot telah dipersiapkan untuk menerima jenis bahan bakar tersebut.

Baca juga: Rahasia Kenyamanan SUV Peugeot Terungkap, Ternyata Ini Teknologi di Balik Suspensinya

"Konsumen Peugeot tidak perlu khawatir. Kendaraan Peugeot sudah kompatibel dengan bahan bakar beretanol. Bahkan material tangki bahan bakarnya menggunakan plastik berkualitas tinggi sehingga lebih tahan terhadap risiko korosi dibanding tangki berbahan logam," ujar Rafii kepada SURYA.co.id, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, selain didukung material yang kompatibel, kandungan etanol pada bahan bakar juga memiliki keuntungan berupa peningkatan angka oktan. 

Semakin tinggi angka oktan, proses pembakaran di ruang mesin menjadi lebih sempurna sehingga mampu mengurangi gejala knocking atau detonasi yang dapat memengaruhi performa mesin.

Karakteristik tersebut dinilai sesuai dengan spesifikasi mesin Peugeot yang umumnya memiliki rasio kompresi tinggi dan sejak awal dirancang menggunakan bahan bakar beroktan
tinggi.

Pahami Karakteristik BBM Beretanol

Meski demikian, Astra Peugeot tetap mengingatkan pemilik kendaraan agar memahami karakteristik bahan bakar yang mengandung etanol. 

Etanol memiliki sifat higroskopis, yaitu mudah menyerap uap air dari udara. 

Apabila kendaraan jarang digunakan dan bahan bakar tersimpan terlalu lama di dalam tangki, kandungan air berpotensi meningkat sehingga dapat memicu korosi pada sejumlah komponen sistem bahan bakar.

Untuk mengurangi risiko tersebut, pemilik kendaraan disarankan menjaga volume bahan bakar tetap relatif penuh. 

Dengan demikian, ruang kosong di dalam tangki menjadi lebih sedikit sehingga proses kondensasi uap air dapat diminimalkan.

Kebijakan Transisi Energi

Selain itu, penggunaan komponen sistem bahan bakar yang sesuai spesifikasi, seperti selang bahan bakar dan fuel pump yang tahan terhadap kandungan etanol, juga menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan dan usia pakai kendaraan.

Melalui kesiapan teknologi yang telah diterapkan pada seluruh model produksi tahun 2000 ke atas, Astra Peugeot menegaskan kendaraannya siap mendukung kebijakan transisi energi pemerintah.

"Perusahaan optimistis penggunaan BBM bioetanol E5 tidak hanya tetap mampu menjaga performa kendaraan Peugeot, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan emisi dan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan di Indonesia," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.