SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memperkuat koordinasi kedinasan, jajaran manajemen baru PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menggelar audiensi bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim. Pertemuan strategis ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati Muara Enim, Senin (6/7/2026).
Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Utama (Dirut) PTBA, Letjen TNI (Purn) Bambang Ismawan.
Ia tampak didampingi oleh Direktur Operasi dan Produksi Ilham Yacob, Corporate Secretary Division Head Eko Prayitno, beserta jajaran pejabat teras PTBA lainnya.
Kedatangan manajemen perusahaan tambang pelat merah ini diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim, Sumarni, yang didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Andi Wijaya, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Muara Enim.
Dirut PTBA, Bambang Ismawan, menyampaikan bahwa maksud dan tujuan kedatangan mereka adalah untuk memperkenalkan diri sekaligus meningkatkan sinergisitas serta kerja sama lintas sektoral yang selama ini telah terjalin dengan baik.
"Saya baru saja dilantik pada 11 Juni lalu sebagai Dirut PTBA, di mana sebelumnya saya menjabat sebagai Komisaris PTBA. Karena masih baru, saya berinisiatif melakukan safari silaturahmi demi merajut kerja sama yang jauh lebih baik lagi ke depan," ujar mantan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI ini.
Jenderal bintang tiga ini menambahkan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di sektor pertambangan, PTBA berkomitmen penuh untuk berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah operasional perusahaan.
"Kami sangat terbuka untuk mendiskusikan program apa saja yang diperlukan atau bisa diintervensi oleh perusahaan, khususnya bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja kami. Selagi kita memegang amanah jabatan, mari bersama-sama memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dengan regulasi yang benar," tegas mantan Danjen Kopassus tersebut.
Merespons hal itu, Pj Bupati Muara Enim, Sumarni, menyambut hangat kunjungan manajemen korporasi tambang tersebut.
Dirinya berharap ruang komunikasi ini mampu meningkatkan realisasi kontribusi perusahaan bagi pembangunan daerah di Bumi Serasan Sekundang.
"Selama ini, kerja sama dan keberadaan PTBA sangat dirasakan manfaatnya oleh Pemkab Muara Enim, hampir di setiap lini kegiatan baik infrastruktur maupun non-infrastruktur melalui realisasi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR)," ungkap Sumarni.
Lebih lanjut, Sumarni memaparkan kondisi fiskal daerah di mana Kabupaten Muara Enim mengalami penyesuaian pemotongan dana transfer pusat yang cukup signifikan, yakni mencapai Rp1,4 triliun.
Defisit anggaran tersebut secara otomatis berdampak pada penundaan sejumlah program pembangunan daerah yang telah direncanakan di dalam APBD.
"Dengan besarnya pemotongan tersebut, dukungan nyata dari pemangku kepentingan (stakeholder) melalui optimalisasi dana CSR atau peran serta aktif dunia usaha akan sangat membantu menutupi kekurangan anggaran pelayanan publik kami. Semoga langkah tanggap dari PTBA ini bisa menjadi stimulus dan contoh bagi perusahaan-perusahaan swasta lain yang beroperasi di Muara Enim," pungkasnya.