TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak bacaan injil Katolik Selasa 7 Juli 2026.
Bacaan injil katolik lengkap renungan harian katolik disiapkan hari biasa pekan XIV tahun A.
Hari Biasa Pekan XIV Tahun A dengan warna liturgi hijau.
Bacaan hari Selasa: Hos 8:4-7.11-13; Mzm 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10; Mat 9:32-38 dan BcO Ams 8:1-5.12-36.
Baca juga: Kalender Liturgi Katolik Selasa 7 Juli 2026, Hari Biasa Pekan XIV Tahun A
Mereka telah mengangkat raja, tetapi tanpa persetujuan-Ku; mereka mengangkat pemuka, tetapi dengan tidak setahu-Ku. Dari emas dan peraknya mereka membuat berhala-berhala bagi dirinya sendiri, sehingga mereka dilenyapkan.
Aku menolak anak lembumu, hai Samaria; murka-Ku menyala terhadap mereka! Sampai berapa lama tidak dapat disucikan,
orang-orang Israel itu? Itu dibuat oleh tukang, dan itu bukan Allah! Sungguh, akan menjadi serpih anak lembu Samaria itu!
Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung; gandum yang belum menguning tidak ada pada mereka; tumbuh-tumbuhan itu tidak menghasilkan tepung; dan jika memberi hasil, maka orang-orang lain menelannya.
Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah; mezbah-mezbah itu menjadikan mereka berdosa.
Sekalipun Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku, itu akan dianggap mereka sebagai sesuatu yang asing.
Mereka mencintai korban sembelihan; mereka mempersembahkan daging dan memakannya; tetapi TUHAN tidak berkenan kepada mereka. Sekarang Ia akan mengingat kesalahan mereka dan akan menghukum dosa mereka; mereka harus kembali ke Mesir!
Mazmur Tanggapan: Mzm 115:3-4.5-6.7ab-8.9-10;
Allah kita di sorga; Ia melakukan apa yang dikehendaki-Nya!
Berhala-berhala mereka adalah perak dan emas, buatan tangan manusia,
mempunyai mulut, tetapi tidak dapat berkata-kata, mempunyai mata, tetapi tidak dapat melihat,
mempunyai telinga, tetapi tidak dapat mendengar, mempunyai hidung, tetapi tidak dapat mencium,
mempunyai tangan, tetapi tidak dapat meraba-raba, mempunyai kaki, tetapi tidak dapat berjalan, dan tidak dapat memberi suara dengan kerongkongannya.
Seperti itulah jadinya orang-orang yang membuatnya, dan semua orang yang percaya kepadanya.
Hai Israel, percayalah kepada TUHAN! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
Hai kaum Harun, percayalah kepada TUHAN! Dialah pertolongan mereka dan perisai mereka.
Bacaan Injil: Matius 9:32-38
P:Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius
U: Dimuliakanlah Tuhan
P: Sedang kedua orang buta itu keluar, dibawalah kepada Yesus seorang bisu yang kerasukan setan.
Dan setelah setan itu diusir, dapatlah orang bisu itu berkata-kata. Maka heranlah orang banyak, katanya: "Yang demikian belum pernah dilihat orang di Israel."
Tetapi orang Farisi berkata: "Dengan kuasa penghulu setan Ia mengusir setan."
Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.
Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.
Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."
P: Demikianlah Injil Tuhan
U: Terpujilah Kristus
Renungan Harian Katolik
Yesus menyembuhkan seorang bisu yang kerasukan setan. Setelah itu, banyak orang yang terheran-heran dan memuji Allah, tetapi beberapa ahli Taurat malah mencemooh dan mengatakan bahwa Yesus mengusir setan dengan kuasa pemimpin setan. Meskipun demikian, Yesus tidak terpengaruh oleh kritikan, dan tetap melanjutkan karya-Nya.
Lalu, Yesus berbicara kepada murid-murid-Nya tentang betapa banyaknya orang yang membutuhkan pertolongan dan pengajaran-Nya. Dia mengatakan bahwa "tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit". Yesus mengajak murid-murid-Nya untuk berdoa agar Tuhan mengirimkan pekerja-pekerja yang siap membantu dalam panen-Nya.
Kisah ini mengingatkan kita tentang pentingnya kerendahan hati dan komitmen untuk melayani, seperti Yesus yang tidak terhalang oleh kritik dan terus membawa kebaikan kepada dunia. Zaman sekarang, banyak orang yang masih terbelenggu dalam kekurangan, baik fisik, emosional, maupun rohani. Kita semua dipanggil untuk menjadi pekerja-pekerja yang membawa kasih dan pertolongan Tuhan kepada mereka.
Doa: Ya Tuhan, ajari kami untuk selalu melayani dengan hati yang penuh kasih, seperti yang Engkau contohkan. Semoga kami mampu menjadi alat-Mu dalam membawa kedamaian dan pertolongan kepada dunia ini. Amin. (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).