Pantas Pemotor di Jagakarsa Kebingungan Dipukul 'Bang Jago', Motif dan Kondisi Pelaku Terungkap
Jaisy Rahman Tohir July 06, 2026 09:52 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - AA kebingungan, saat sedang melaju naik motor tiba-tiba dipukul seorang pengendara motor di tengah Jalan Moch Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, ia dipukul oleh pemotor lain, yang belakangan diketahui berinisial FRS (37).

AA tambah bingung saat bertanya mengapa dia dipukul, FRS justru meminta dia video call ayahnya.

"Lu kenapa nampol gue bang?" kata AA.

"Yaudah video call bokap lu," jawab FRS.

Cekcok dua pria itu sempat menarik perhatian pengendara lain di Jalan Moch Kahfi II.

Pelaku tampak belum puas dan kembali menghampiri korban. Kali ini, ia menantang korban untuk membuka helm dan menepikan kendaraannya.

"Lu enggak tau siapa gue? Hah? Lu enggak tau?" tanya pelaku dengan nada menantang.

Dua kali bogem mentah FRS mendarat di wajah AA.

AA pun memacu kuda besinya menjauh dari FRS, dan masih bertanya-tanya apa yang terjadi barusan.

"Sumpah itu orang gak jelas banget cok," kata AA.

Aksi pemukulan di jalan itu terekam oleh kamera AA. Ia pun mengunggahnya ke media sosial hingga viral.

Motif Pelaku

Setelah viral, polisi pun bergerak, dan berhasil menangkap FRS, yang ramai dijuluki "Bang Jago".

Pelaku dibekuk di kediamannya, di bilangan Cipedak, Jagakarsa, pada Minggu (5/7/2026).

Setelah pemeriksaan, terungkap motif pelaku memang tidak jelas. Ia memukul AA hanya karena ingin memukul saja, tanpa ada alasan ataupun keterkaitan apapun dengan korban.

"Motifnya adalah dia cuma pengen memukul. Ya, jadi katanya ada bisikan dia pengen memukul seseorang saja di jalan itu. Itu yang kita dapat keterangan dia," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi, Senin (6/7/2026).

Nurma mengungkapkan, ketika itu pelaku juga tidak memiliki tujuan ketika mengendarai motor.

"Jadi dia mengakuinya yang melakukan ini dia hanya berjalan, naik motor, muter-muter. Dia cuman bilangnya begitu. Mau ke mana dia juga tidak tahu," ungkap Kapolsek.

Pelaku telah menjalani tes urine dan dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Jadi untuk tes urin kita sudah lakukan, dia positif memakai narkoba jenis sabu," kata Nurma.

Kepada polisi, pelaku FRS mengaku menggunakan narkoba sebelum melakukan aksi penganiayaan terhadap korban berinisial AA.

Adapun peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026) siang sekitar pukul 11.30 WIB. Nurma mengatakan, aksi penganiayaan itu bermula saat korban menegur pelaku berinisial FRS (37).

Korban berinisial AA merasa spakbor belakang motornya ditabrak beberapa kali oleh pelaku.

"Pelaku melakukan perbuatan tersebut karena awalnya sepeda motor yang dikendarai oleh korban spakbor belakangnya terasa ditabrak beberapa kali dari belakang oleh sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku, sehingga korban menegur pelaku," kata Nurma.

Pelaku yang kesal akibat ditegur langsung memukul korban berkali-kali di bagian wajah menggunakan tangan kosong.

Nurma mengungkapkan, korban mengalami luka memar di bagian rahang kirinya.

"Mengakibatkan korban mengalami memar (bengkak) dan terasa sakit pada bagian rahang sebelah kiri," ungkap Kapolsek.

Sehari setelah peristiwa tersebut, polisi langsung menangkap pelaku di wilayah Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.