Stok Pupuk Non Subsidi di Bengkulu Selatan Aman Meski Penjualan Turun
Hendrik Budiman July 06, 2026 09:54 PM

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Stok pupuk non subsidi di toko pertanian Binuang Jaya Tani berlokasi di Jalan Ibul, Kabupaten Bengkulu Selatan dipastikan masih aman untuk memenuhi kebutuhan petani.

Berbagai jenis pupuk tersedia dengan jumlah yang cukup meski permintaan dari petani mulai menurun memasuki musim kemarau.

Pemilik toko pupuk non subsidi, Doni, mengatakan saat ini pihaknya memiliki stok sekitar 20 ton pupuk yang terdiri dari berbagai jenis, seperti NPK, urea, KCL, dan Mutiara.

Menurut Doni, ketersediaan pupuk di tokonya masih mencukupi sehingga petani tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan dalam waktu dekat.

“Stok saat ini aman, sekitar 20 ton. Jenisnya ada NPK, urea, KCL, Mutiara dan beberapa jenis lainnya. Insyaallah masih cukup untuk memenuhi kebutuhan petani,” ujar Doni saat ditemui, Senin (6/7/2026).

Harga Pupuk Non Subsidi

Harga pupuk non subsidi saat ini masih stabil. Pupuk Mutiara dijual sekitar Rp900 ribu per karung ukuran 50 kilogram.

Lau, pupuk NPK Rp580 ribu per karung, urea Rp750 ribu per karung ukuran 50 kilogram, sedangkan pupuk KCL dijual Rp470 ribu per karung ukuran 50 kilogram.

Baca juga: Daftar Harga Pupuk Subsidi 2026 di Bengkulu, Stok Dipastikan Aman Selama Musim Kemarau

Beberapa bulan lalu sempat terjadi kekosongan stok, terutama pupuk urea. Kondisi tersebut disebabkan keterlambatan pasokan dari pabrik.

“Kalau bulan Maret lalu memang sempat kosong, terutama pupuk urea. Penyebabnya karena pasokan dari pabrik terlambat datang. Tapi sekarang stok sudah kembali normal,” katanya.

Meski stok melimpah, penjualan pupuk saat ini cenderung menurun.

Menurut Doni, kondisi tersebut dipengaruhi musim kemarau yang membuat aktivitas tanam petani berkurang.

“Sekarang pembeli memang agak sepi karena musim kemarau. Biasanya yang banyak membeli petani dari Palembang, Lamping, dan Padang. Saat musim hujan permintaan biasanya lebih ramai,” ungkapnya.

Dengan kondisi stok yang aman dan harga yang relatif stabil, diharapkan kebutuhan pupuk bagi petani di Bengkulu Selatan tetap dapat terpenuhi sehingga aktivitas pertanian tidak terganggu, terutama menjelang musim tanam berikutnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.