Iran Beri Reaksi Keras Atas Ancaman Donald Trump di Tengah Pemakaman Ali Khamenei
Arie Setyaga Handika July 06, 2026 11:11 PM

– Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump melayangkan pernyataan bernada ancaman di tengah prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Dalam pernyataannya, Trump menyebut bahwa para pejabat tinggi Iran yang saat ini tengah berkumpul di satu lokasi pemakaman merupakan sasaran empuk bagi militer AS, meski ia menegaskan tidak akan melancarkan serangan di masa berkabung. Menanggapi ancaman tersebut, pihak Iran langsung memberikan reaksi yang sangat tegas dan menohok.

Respons keras itu disampaikan secara terbuka oleh Kedutaan Besar Iran di Armenia melalui sebuah unggahan di akun media sosial X resmi mereka pada Minggu (5/7/2026). Dalam cuitannya, pihak Iran menegaskan bahwa meskipun raga seorang manusia bisa dihancurkan, cita-cita dan semangat perjuangan rakyat Teheran tidak akan pernah bisa dimatikan.

“Manusia bisa dibunuh, tetapi cita-cita tidak. Anda membunuh Ayatollah Khamenei, tetapi sebenarnya, Anda memecahkan sebotol parfum yang aromanya justru menyebar ke mana-mana,” tulis akun resmi Kedubes Iran tersebut menggunakan perumpamaan yang mendalam.

Lebih lanjut, pihak Iran melayangkan sindiran tajam langsung kepada Donald Trump yang dinilai sama sekali tidak memahami situasi ideologis dan psikologis masyarakat di Teheran. Cuitan tersebut secara blak-blakan menyebut Trump sebagai pemimpin yang tidak memiliki pemahaman tentang peradaban, nilai sejarah, maupun rasa kehormatan dalam berpolitik internasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.