Bimteknas Partai Demokrat Pacitan: Edhie Baskoro Yudhoyono Tekankan Politik Bersih, Cerdas, Santun
Sudarma Adi July 06, 2026 11:14 PM

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Pramita Kusumaningrum

TRIBUNJATIM.COM, PACITAN – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), memberikan arahan tegas kepada seluruh kader legislatif daerah.

Ia mengingatkan para anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD se-Indonesia untuk senantiasa istiqamah dalam memperjuangkan aspirasi dan menghadirkan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat. 

Pesan mendalam tersebut disampaikan Ibas saat membawakan materi bertema “Only The Strong” dalam pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Gelombang II bagi Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia. Agenda strategis ini digelar di kompleks Museum & Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, Senin (6/7/2026). 

Ibas menegaskan bahwa pelaksanaan Bimteknas ini bukan sekadar rutinitas konsolidasi politik internal. Lebih dari itu, forum ini merupakan momentum sakral untuk memperkuat komitmen pengabdian para wakil rakyat dari Partai Demokrat dalam menyerap langsung kebutuhan masyarakat bawah. 

Baca juga: Bimteknas Demokrat di Pacitan, Herman Khaeron Minta Legislator Terdepan Perjuangkan Aspirasi Rakyat

"Kita ingin menjadi bagian dari pembangunan dan memastikan kesejahteraan rakyat benar-benar dirasakan. Tetap istiqomah perjuangan aspirasi rakyat,” ungkap Ibas dengan optimis, Senin (6/7/2026). 

Menurut legislator asal Dapil VII Jatim ini, komitmen tersebut selaras dengan cita-cita besar Partai Demokrat untuk terus berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, menjaga perdamaian, serta melindungi segenap tumpah darah Indonesia. 

Pengalaman Panjang dan Dukungan untuk Presiden Prabowo

Keyakinan Partai Demokrat untuk terus mengawal arah bangsa didasarkan pada rekam jejak yang matang. Partai berlogo bintang mercy ini tercatat pernah memimpin roda pemerintahan nasional selama 10 tahun pada periode 2004–2014 di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

"Partai Demokrat pernah menjadi bagian dari pemerintahan yang kita pimpin. Kita juga pernah menjadi bagian dari mitra kritis di luar pemerintahan. Kita juga hari ini mendukung pemerintahan yang bukan secara langsung kita pimpin. Lengkap. Tinggal bagaimana kita menjadi politisi-politisi yang istikamah memperjuangkan rakyat," papar Ibas di depan ratusan peserta Bimteknas. 

Lebih lanjut, Ibas secara khusus mengajak seluruh anggota DPRD yang hadir untuk merapatkan barisan dan mendukung penuh kader-kader terbaik partai yang kini mendapat amanah di kabinet, demi menyukseskan jalannya pemerintahan Presiden Prabowo. 

Menjaga Nilai Partai: Bersih, Cerdas, dan Santun

Dalam kesempatan yang sama, Ibas kembali menyegarkan ingatan para kader mengenai jati diri Partai Demokrat sebagai partai tengah yang berazas nasionalis-religius. Garis perjuangan partai tetap konsisten pada strategi makro yang berpihak pada rakyat (pro-growth, pro-poor, pro-job, dan pro-environment). 

Oleh karena itu, sebagai ujung tombak partai yang bersentuhan langsung dengan konstituen, anggota DPRD diwajibkan menerapkan prinsip kerja yang berintegritas. Mereka diminta mempraktikkan tiga pilar utama: santun dalam berperilaku, bersih dari segala bentuk penyelewengan kerja, serta cerdas dalam menelurkan pandangan hukum maupun solusi kebijakan. 

"Kita itu harus aspiratif. Kalau tidak dipilih rakyat, kita juga tidak bisa menjadi anggota DPR. Jadi kembali kepada rakyat. Aspirasi mereka kita perjuangkan. Fraksi di semua tingkatan, tolong bantu rakyat," pungkas Ibas mengakhiri paparannya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.