Ruben Onsu Angkat Bicara Soal Kabar Betrand Peto Dilaporkan Sarwendah ke Polisi
Robertus Didik Budiawan Cahyono July 06, 2026 11:19 PM

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Ruben Onsu, melalui kuasa hukumnya, Minola Sibayang angkat bicara terkait kabar Betrand Peto dilaporkan Sarwendah ke polisi.

Kabar tersebut mencuat di sela-sela upaya Sarwendah melaporkan sejumlah akun media sosial yang diduga melakukan pencemaran nama baik.

Ternyata Betrand Peto turut dilaporkan ke pihak berwajib oleh Sarwendah.

Betrand Peto terlihat vokal di tengah kisruh orang tua angkatnya, Sarwendah dan Ruben Onsu. Tujuan Betrand Peto yaitu untuk menjaga pemilik nama lengkap Ruben Samuel Onsu.

Mantan istri Ruben Onsu membuat laporan terkait dugaan pencemaran nama baik  ke Polres Jakarta Selatan pada Senin (29/6/2026).

Sikap Pihak Ruben Onsu

Menanggapi kabar Betrand dilaporkan Sarwendah, pihak Ruben Onsu buka suara.

Kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang menyebut hal itu merupakan hak Sarwendah untuk melaporkan siapapun.

"Ya mau bilang apa lagi, itu kan haknya dia, ya artinya haknya dia mau melaporkan siapapun yang ingin dia laporkan," kata Minola, dikutip Tribunnews.com dari YouTube Reyben Entertainment, Senin (6/7/2026).

"Yang menurut dia itu ada perbuatan melawan hukum yang menyinggung kepentingan hukumnya dia," sambungnya.

Meski begitu, Minola pun menyerahkan masyarakat yang menilai apabila seorang anak dilaporkan oleh ibunya.

Walapun, Sarwendah merupakan ibu angkat dari pelantun Kita Semua Sama itu. "Kan enggak bisa kita cegah, ya kalau misalnya kemudian dianggap pantas enggak pantas ya masyarakat aja yang menilai," ujar Minola.

"Pantas enggak seorang anak dilaporkan oleh ibunya ya walaupun cuma ibu tiri kan gitu," lanjutnya.

Di sisi lain, Minola memastikan bahwa Onyo sudah mempersiapkan bukti jika dilaporkan mantan anggota girlband Cherrybelle itu ke polisi.

"Tapi yang pasti kami tentu sudah punya persiapan-persiapan kalau memang Onyo adalah salah satu pihak yang dilaporkan akunnya."

"Artinya bagaimana caranya untuk menangkis ini semuanya secara hukum," tuturnya.

Nama Sarwendah dan Ruben Onsu belakangan memang menjadi sorotan buntut berseteru masalah anak.

Ruben yang awalnya memprotes dipersulit bertemu anak, justru melebar ke masalah nafkah yang diungkit Sarwendah.

Sarwendah Laporkan Akun Medsos ke Polisi

Pada Senin (29/6/2026), Sarwendah didampingi kuasa hukumnya, Korbinianus Molmen Nomer, mendatangi Polres Jaksel untuk memberikan bukti tambahan atas laporannya.

Terungkap alasan dari mantan personil grup Cherrybelle itu yang melaporkan akun medsos ke pihak berwajib.

Disampaikan Korbinianus, bahwa fitnahan yang dilayangkan terhadap kliennya sudah berimbas ke anak hingga keluarga besar.

"Yang disampaikan di akun-akun itu ada fitnah ada pencemaran nama baik, itu sangat merugikan Ibu Sarwendah sendiri, keluarganya dan juga anak-anaknya," ungkap Korbinianus, dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.

Sebelumnya Sarwendah disebut sudah memikirkan matang-matang terkait langkah hukum yang akan diambilnya.

Karena telah menyangkut nama baik keluarga besar, akhirnya ibu tiga anak itu melaporkan perkara ini ke polisi.

"Ini sudah dipikirkan matang-matang, sudah didiskusikan dengan keluarga besarnya karena ini menyangkut nama bagi keluarga besar juga terutama ibunya," beber Korbinianus.

Pihaknya kini menyoroti adanya fitnahan yang tersebar di media sosial.

Fitnahan tersebut dikhawatirkan nantinya ada jejak digital yang bisa berimbas di masa depan.

"Jadi ini kan di media sosial ya, digital itu kan susah untuk dihilangkan."

"Jangan sampai nanti itu mengganggu perkembangan anak-anak," ujar Korbinianus.

Disinggung soal fitnahan yang dimaksud, pihak Sarwendah saat ini enggan menjelaskan secara detail.

"Itu kami tidak perlu menjelaskannya ya, mungkin itu ranahnya penyidik ya," tandasnya.

Sarwendah Dituding Pesugihan di Gunung Kawi

Sebelumnya, Sarwendah diterpa isu miring dan dirumorkan melakoni ritual pesugihan di kawasan Gunung Kawi, Malang, Jawa Timur.

Mendengar kabar tersebut, pihak Sarwendah langsung mengambil sikap tegas.

Melalui kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, pihak Sarwendah membantah keras tudingan bahwa kliennya menjalani ritual mistis demi kekayaan di Gunung Kawi.

"Klien kami menolak tegas framing lagi terhadap klien kami terkait pesugihan ini dilakukan oleh klien kami," kata Chris saat ditemui di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).

Gara-gara narasi yang beredar luas di jagat maya, pihak Sarwendah merasa sangat dirugikan. 

Kendati demikian, Chris menyebut pihaknya tidak mau gegabah dan enggan langsung berburuk sangka kepada para pembuat konten.

Pihak kuasa hukum saat ini mempelajari video-video yang beredar untuk mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya.

"Kita akan pelajari nanti kalau memang ada kaitannya dengan pencemaran kita akan mungkin kita akan coba somasi dulu kita duduk bersama dulu ya," tutur Chris.

"Kalau memang tidak sengaja ya kita maafkan ya. Tapi kalau memang sudah sebuah kesengajaan ya pasti kita akan laporkan," lanjutnya.

Sebagai informasi, mencuatnya isu miring yang menyeret nama Sarwendah ini bermula dari unggahan video Pesulap Merah di media sosial Instagram pada 17 Mei 2026.

Dalam konten tersebut, Pesulap Merah tampak menyambangi Gunung Kawi dan melakukan wawancara langsung dengan juru kunci (kuncen) setempat.

Secara mengejutkan, sang kuncen membeberkan deretan nama pesohor tanah air, mulai dari politikus, pejabat, hingga figur publik yang diklaim pernah datang untuk ritual pesugihan.

Beberapa nama lawas hingga modern ikut terseret, antara lain Itje Trisnawati, Pance Pondaag, hingga nama Sarwendah.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.