TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - PSMS Medan terus mematangkan persiapan jelang menghadapi Piala Presiden 2026 dan kompetisi Liga 2 musim 2026/2027. Setelah sepekan menjalani latihan perdana pascapembentukan skuad, tim berjuluk Ayam Kinantan itu kini mulai memasuki program latihan yang memadukan aspek fisik dan taktikal.
Memasuki pekan kedua latihan di Stadion Mini Dispora Sumatera Utara (Disporasu), tim pelatih mulai membagi materi latihan ke dalam sejumlah aspek permainan. Jika pada pekan pertama fokus utama adalah pemulihan dan peningkatan kondisi fisik pemain, kini latihan taktikal mulai diberikan secara bertahap.
Pelatih Kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengatakan program tersebut memang telah disusun untuk mengembalikan kebugaran pemain sekaligus membangun pemahaman taktikal tim setelah menjalani masa libur kompetisi. "Program tetap sama, di awal adaptasi training. Kita mau menaikkan kondisi pemain, di situ juga kita masukkan taktikal," ujar Eko Purdjianto kepada Tribun Medan.
Meski latihan taktikal sudah mulai digelar, belum seluruh pemain PSMS Medan berkumpul di Medan, termasuk para legiun asing. Hingga saat ini, manajemen baru mengumumkan 18 pemain yang telah bergabung untuk menjalani persiapan musim baru.
Ke-18 pemain tersebut yakni Adlin Cahya, Farhan, Abdul Zaki Alim, Dani Saputra, Ahmad Gunandi, Fakhrurrazi Quba, Rachmad Hidayat, Ikhsan Chan, Rayhan Utina, Phillerson, Bintang Arrahim, Rudi N. Rajak, M. Raihan Utama, Rizdjar Nurviat Subagja, Roken Tampubolon, Aziz Hutagalung, Taufik Hidayat, dan M. Natshir. "Belum semua (pemain asing datang ke Medan). Yang nanti kita trial dengan kuota yang belum lengkap itu berkesempatan di Piala Presiden 2026 kita coba," tuturnya.
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu menyebut seluruh pemain diharapkan sudah berkumpul di Medan pada pekan ini sehingga program latihan dapat berjalan lebih maksimal. "Pekan ini diharapkan semua sudah berkumpul. Hari ini ada satu pemain yang datang," katanya.
Eko berharap seluruh pemain yang masuk dalam kerangka tim Ayam Kinantan memiliki komitmen dan visi yang sama untuk mewujudkan target promosi ke Liga 1 musim depan. "Ya, kita memang belum berkumpul secara komplet. Tapi sejak awal kami sudah berkomitmen untuk bisa lolos ke Liga 1," pungkasnya.
Baca juga: PSMS Medan vs Persija, Lawan Lainnya Persebaya, Lawan Berat Ayam Kinantan di Piala Presiden
Masuk Grup Berat
PSMS Medan dipastikan tergabung di Grup B pada ajang Piala Presiden 2026 yang akan berlangsung mulai 25 Juli hingga 6 Agustus mendatang. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu akan menghadapi persaingan berat karena satu grup dengan tiga tim kuat, yakni Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan wakil Thailand, Port FC.
Seluruh pertandingan Grup B akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Sementara Grup A dihuni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC (Brunei Darussalam), dan Tampines Rovers (Singapura), dengan seluruh laga dipusatkan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
Pembagian grup tersebut diumumkan secara resmi dalam konferensi pers Piala Presiden 2026 yang disiarkan melalui kanal YouTube PSSI TV, Senin (6/7).
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan, kehadiran klub-klub legendaris Indonesia pada Piala Presiden 2026 membuat persaingan dipastikan berlangsung semakin menarik. Ia berharap tim-tim besar Tanah Air mampu merebut kembali trofi yang musim lalu diraih Port FC dari Thailand. "Bisa tidak klub-klub legendaris ini mempertahankan marwahnya dengan merebut kembali piala dari Port FC? Kita tahu Thailand masih menjadi salah satu kekuatan sepak bola di kawasan. Tim nasional kita juga selalu menghadapi persaingan ketat dengan Thailand maupun Vietnam," ujar Erick.
Menurut Erick, seluruh peserta memiliki kualitas yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Persebaya yang tahun ini merayakan usia seabad, Persib Bandung yang sukses menjuarai Liga 1 dalam tiga musim beruntun, Persija Jakarta yang memiliki target besar bertepatan dengan perayaan 500 tahun Kota Jakarta, hingga Arema FC yang dikenal sebagai salah satu tim tersukses di ajang Piala Presiden.
Erick juga secara khusus menyinggung kehadiran PSMS Medan yang dinilainya sebagai salah satu klub bersejarah di Indonesia. "Jangan lupa ada PSMS. PSMS adalah klub legendaris. Saya yakin ke depan mudah-mudahan mereka bisa kembali promosi ke Liga 1," ucap Erick. (cr29/Tribun-Medan.com)