Motif Pengendara Motor Ninja Pukul Warga di Jagakarsa, Pelaku Positif Narkoba
Tiara Shelavie July 07, 2026 06:38 AM

 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyoroti kasus penganiayaan pengendara sepeda motor di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Ahmad Sahroni mengunggah wajah pelaku penganiayaan yang mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja di akun Instagramnya @ahmadsahroni88 pada Minggu (5/7/2026).

Korban penganiayaan telah melaporkan kasus kekerasan tersebut ke polisi.

Dalam video yang beredar, korban dipukul kepalanya berulang kali hingga diancam.

Korban mengaku tak mengetahui alasan dipukul oleh pengendara motor yang tak mengenakan helm tersebut.

Setelah dilakukan penyelidikan, pelaku bernama Fredik Risya Samuel (37) ditangkap di rumahnya di kawasan Cipedak, Jagakarsa, pada Minggu (5/7/2026).

Fredik tak melawan saat ditangkap, namun terlihat tersenyum saat dibawa ke kantor polisi.

Baca juga: Viral di Medsos, Ramai-ramai Karyawan Tokopedia Tolak Ajakan Makan Siang: Udah di Lay-Off 

Kapolsek Jagakarsa, AKP Nurma Dewi, mengatakan Fredik positif menggunakan narkoba jenis sabu setelah dilakukan tes urine.

Motif penganiayaan yakni terpengaruh narkoba dan mendapat dorongan untuk memukul orang tak dikenal.

"Dia mengakuinya bisikan (dari dalam dirinya). Dia itu kayak pengennya gebuk orang gitu lah. Dia lagi naik motor, lihat korban, dia pukul dari belakang," terangnya.

Pelaku dan korban tak saling kenal sehingga korban kaget dipukul dari belakang.

Penyidik akan memeriksa kejiwaan pelaku untuk memastikan kondisi psikologisnya.

Fredik telah ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan dan dijerat Pasal 466 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama dua tahun enam bulan. 

VIRAL BANG JAGO - Heboh aksi 'Bang Jago', pemotor di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang menganiaya pemotor lain turut menarik perhatian Choky Sitohang. (HO/IST/KOLASE/INSTAGRAM)

Kronologi Penganiayaan

Arus lalu lintas terlihat padat saat kejadian pada Sabtu (4/7/2026) siang. 

Jagakarsa yang menjadi lokasi penganiayaan berada di bagian paling selatan dari Jakarta Selatan.

Baca juga: Viral Pemotor Arogan Lewat Trotoar di Depok, Ngaku Prajurit TNI, Akhirnya Pekerjaan Asli Terungkap

Jaraknya ke pusat kota Jakarta sekitar 33 kilometer.

AKP Nurma Dewi, menerangkan korban penganiayaan bernama Aziz merasa ada benturan di sepeda motornya bagian belakang.

Ia kemudian menegur Fredik Risya yang tak mengenakan helm.

Pelaku yang tak terima dengan teguran tersebut melakukan tindak kekerasan di tengah padatnya arus lalu lintas.

"Bukannya meminta maaf pelaku malah melakukan pemukulan terhadap korban,” paparnya, Senin (6/7/2026).

Korban berupaya menjauh untuk menyalakan kamera agar aksi penganiayaan terekam.

Video penganiayaan diunggah di akun Instagram korban @ahmadabdulazis21.

"Yaudah video call bokap lu Lu enggak tau siapa gue? Hah? Lu enggak tau?" ucap pelaku.

(Tribunnews.com/Mohay) (TribunJakarta.com/Satrio Sarwo)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.