PLN ULP Kota Bangun Umumkan Mati Lampu Hari Ini, Sebagian Kutai Kartanegara Kaltim Padam 7 Juli 2026
jonisetiawan July 07, 2026 06:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Di tepian Sungai Mahakam, kehidupan biasanya berjalan tanpa banyak jeda. Perahu melintas membawa hasil kebun, aktivitas pasar bergerak sejak pagi, dan suara mesin usaha kecil terdengar dari sudut-sudut permukiman.

Namun pada Selasa, 7 Juli 2026, sebagian kawasan Kota Bangun diperkirakan akan mengalami suasana yang berbeda.

Bukan hujan deras atau gangguan mendadak, melainkan penghentian sementara pasokan listrik yang telah dijadwalkan oleh PT PLN (Persero) UP3 Samarinda melalui ULP Kota Bangun.

Selama enam jam, sejumlah desa di wilayah Kota Bangun akan mengalami pemadaman listrik demi proses pemeliharaan jaringan distribusi 20 kV. Aktivitas warga, usaha rumahan, hingga layanan berbasis listrik diperkirakan ikut terdampak.

Baca juga: PLN ULP Balikpapan Umumkan Mati Lampu Hari Ini 6 Juli 2026, Cek Estimasi Waktu dan Wilayah Terdampak

Pemadaman Dijadwalkan Mulai Pukul 10 Pagi

PLN menetapkan pekerjaan peningkatan keandalan listrik berlangsung pada:

  • Hari/Tanggal: Selasa, 7 Juli 2026
  • Waktu: 10.00 WITA hingga 16.00 WITA
  • Pekerjaan: Pemeliharaan Jaringan Distribusi 20 kV
  • Wilayah Kerja Unit: PLN ULP Kota Bangun

Pemeliharaan ini disebut menjadi bagian dari langkah PLN menjaga stabilitas pasokan listrik di wilayah Kutai Kartanegara bagian hulu yang terus berkembang.

ILUSTRASI PEGAWAI PLN -
ILUSTRASI PEGAWAI PLN - PLN ULP Kota Bangun akan melakukan pemadaman listrik terjadwal pada Selasa, 7 Juli 2026, pukul 10.00–16.00 WITA untuk pemeliharaan jaringan distribusi 20 kV. (KOMPAS.com/HERU DAHNUR)

Aktivitas Warga Diprediksi Melambat Sejak Siang Hari

Ketika jarum jam menunjukkan pukul 10 pagi, sebagian rumah diperkirakan mulai kehilangan pasokan listrik secara bertahap. Pendingin ruangan berhenti bekerja, pompa air tidak lagi menyala, dan koneksi internet rumah mulai terganggu.

Bagi pelaku usaha kecil seperti warung makan, kios minuman dingin, hingga toko sembako yang menggunakan pendingin, pemadaman ini bisa memengaruhi aktivitas penjualan selama beberapa jam.

Tidak hanya itu, warga yang bekerja dari rumah atau menjalankan aktivitas daring juga harus menyesuaikan jadwal mereka agar tidak terganggu saat aliran listrik dihentikan sementara.

Di beberapa titik permukiman, suasana siang diperkirakan terasa lebih sunyi dibanding biasanya karena banyak perangkat elektronik tidak dapat digunakan.

Desa-Desa yang Akan Terdampak Pemadaman

Dalam pengumuman resminya, PLN menyebut beberapa wilayah spesifik yang akan mengalami penghentian sementara aliran listrik, yaitu:

  • Sebagian Desa Kota Bangun Ulu
  • Desa Kota Bangun Ilir
  • Desa Liang
  • Dan wilayah sekitarnya

Wilayah tersebut merupakan kawasan yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi, terutama di jalur permukiman dan kawasan perdagangan lokal.

Desa Kota Bangun Ulu dan Kota Bangun Ilir dikenal sebagai kawasan penting di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara, dengan aktivitas warga yang bergantung besar pada pasokan listrik untuk kebutuhan rumah tangga maupun usaha kecil.

Sementara Desa Liang yang berada di kawasan sekitar jalur penghubung antarpermukiman juga diperkirakan ikut merasakan dampak penghentian listrik selama proses pekerjaan berlangsung.

Baca juga: PLN Samarinda Kota Umumkan Mati Lampu Hari Ini 6 Juli 2026, Daftar Wilayah Padam hingga Malam

Pemeliharaan Dilakukan Demi Menjaga Keandalan Sistem Kelistrikan

PLN menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian penting dari pemeliharaan jaringan distribusi utama yang berfungsi menyalurkan listrik ke pelanggan.

Tanpa perawatan berkala, jaringan listrik berpotensi mengalami gangguan lebih besar yang dapat memicu pemadaman mendadak dalam skala lebih luas.

Karena itu, penghentian sementara seperti ini dinilai perlu dilakukan demi memastikan kualitas distribusi listrik tetap aman dan stabil untuk jangka panjang.

Dengan meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat di kawasan Kota Bangun dan sekitarnya, sistem distribusi memerlukan pengawasan dan pemeliharaan yang lebih intensif.

Warga Diminta Melakukan Persiapan Sejak Pagi

Agar aktivitas tetap berjalan lancar selama pemadaman berlangsung, masyarakat dianjurkan melakukan beberapa langkah antisipasi sebelum pukul 10.00 WITA, di antaranya:

  • Mengisi penuh baterai ponsel dan perangkat elektronik
  • Menyiapkan cadangan air bersih jika menggunakan pompa listrik
  • Mematikan perangkat elektronik sensitif
  • Menyediakan lampu darurat atau power bank
  • Menyesuaikan aktivitas usaha berbasis listrik

Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi dampak selama proses pemeliharaan berlangsung.

Baca juga: PLN ULP Samarinda Ilir Umumkan Mati Lampu Hari Ini 6 Juli 2026, Cek Jadwal dan Wilayah Terdampak

Agar tetap bisa bertahan saat pemadaman, masyarakat disarankan menyiapkan beberapa alat berikut:

1. Lampu Emergency LED

Lampu ini otomatis menyala saat listrik padam, sangat berguna untuk penerangan darurat di rumah. Tribunners bisa membeli lampu emergency di sini klik link

2. Power Bank Kapasitas Besar

Menjaga ponsel tetap aktif untuk komunikasi, informasi, dan kebutuhan darurat. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link

3. Senter Rechargeable

Lebih aman dibanding lilin, serta bisa digunakan berulang kali tanpa biaya tambahan. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link

4. Power Station

Solusi cadangan untuk kebutuhan listrik skala kecil di rumah atau usaha. Cocok untuk menjaga komputer atau perangkat penting tetap menyala beberapa menit saat listrik padam, selain itu Power Station juga bisa digunakan untuk TV, Kulkas hingga mesin air. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link

5. Router Backup Battery

Menjaga koneksi internet tetap aktif untuk bekerja atau komunikasi. Tribunners bisa membelinya di sini, klik link

Selasa siang nanti, sebagian kawasan Kota Bangun mungkin akan terasa lebih tenang dari biasanya. Tidak ada dengung pendingin ruangan, layar televisi mendadak gelap, dan suara mesin usaha berhenti sementara.

Namun di balik jeda enam jam itu, ada pekerjaan besar yang sedang dilakukan demi memastikan aliran listrik kembali menyala lebih stabil dan andal bagi masyarakat di tepian Mahakam.

***

(TribunTrends/Jonisetiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.