SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemain anyar Arema FC, Alfeandra Dewangga, membuat pengakuan mengejutkan terkait proses kepindahannya ke Malang yang melibatkan biaya transfer dari manajemen Singo Edan kepada Persib Bandung.
Bek serba bisa berusia 25 tahun itu mengaku awalnya tidak menyangka bakal hengkang karena masih menyisakan kontrak satu musim bersama Maung Bandung.
Namun, keseriusan Arema FC yang bergerak cepat atas rekomendasi langsung dari pelatih kepala Marcos Santos akhirnya membuat proses transfer rampung dengan kontrak berdurasi dua musim.
Berikut ulasan selengkapnya:
Rekrutan anyar Arema FC, Alfeandra Dewangga, mengaku terkesan dengan suasana yang ia temui saat pertama kali bergabung dengan Singo Edan untuk menyambut kompetisi Super League 2026/2027.
Mantan pemain Persib Bandung itu menyebut kekompakan antar pemain menjadi hal pertama yang membuatnya nyaman berada di lingkungan tim Arema FC.
Hal tersebut disampaikan oleh Alfeandra Dewangga, saat pertama kali mengikuti latihan bersama tim Arema FC di Lapangan Dreams Pitch Football (DFP) Pakis, Kabupaten Malang, Senin pagi (6/7/2026).
"Luar biasa sih. Para pemain saya lihat dekat banget."
"Dan saya kagetnya ada satu pemain asing (Julian Guevara) yang lancar bahasa Indonesia," kata Dewangga ditemui SURYAMALANG.COM setelah selesai latihan.
Selain berbicara mengenai kesan pertama di Arema FC, Dewangga juga mengungkap proses kepindahannya dari Persib Bandung.
Pemain berusia 25 tahun tersebut mengaku awalnya tidak menyangka bakal hengkang dari Persib Bandung.
Karena ia masih memiliki sisa kontrak satu musim lagi bersama Maung Bandung sampai musim 2026-2027 berakhir.
Namun, situasi berubah setelah Arema FC menunjukkan keseriusan dengan menebusnya melalui skema transfer antar klub.
"Sebenarnya kalau itu karena agen saya. Jadi saya cuma dapat kabarnya, musim depan ke Arema," ujarnya.
Saat menerima informasi tersebut, Dewangga sempat mempertanyakan kepindahannya karena masih terikat kontrak dengan Persib Bandung.
Namun berkat keseriusan Arema FC kepada dirinya, eks pemain PSIS Semarang itu akhirnya menyepakati untuk bergabung dengan tim Singo Edan.
"Saya mikirnya, loh kan saya masih ada satu musim di Persib. Ternyata ada transfer fee dari Arema ke Persib. Jadi itulah ceritanya di Arema," ungkapnya.
Dewangga juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa klub lain yang berminat menggunakan jasanya.
Namun berdasarkan informasi yang diterimanya dari sang agen, hanya Arema FC yang bersedia mengeluarkan biaya transfer untuk merekrutnya dari Persib Bandung.
"Sebenarnya ada beberapa tim juga yang minat. Cuma yang saya tahu dari info agen, hanya Arema yang berani transfer fee ke Persib," katanya.
Kini, setelah resmi menjadi bagian dari Singo Edan, Dewangga bertekad membantu Arema FC bersaing di papan atas pada musim mendatang.
Ia mengaku telah berbicara langsung dengan manajemen dan direksi klub sebelum menandatangani kontrak dan mendapatkan gambaran target yang diusung Arema FC.
"Sebelum saya tanda tangan juga, saya ketemu dengan CEO Arema (Iwan Budianto). Beliau bilang target kita papan atas," tandasnya.
Alfeandra Dewangga resmi diperkenalkan oleh Arema FC setelah didatangkan dari Persib Bandung untuk Super League 2026/2027, Senin (6/7/2026).
Kehadiran pemain kelahiran Semarang itu semakin melengkapi kedalaman skuad yang dimiliki oleh klub berjuluk Singo Edan itu.
Menariknya, di balik perekrutan pemain berusia 25 tahun tersebut dilakukan atas rekomendasi langsung pelatih kepala Marcos Santos.
Marcos Santos menilai, Alfeandra Dewangga sebagai sosok yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Pemain berpostur 179 cm itu merupakan bagian dari kebutuhan teknis yang diinginkan Marcos Santos untuk memperkuat komposisi tim pada musim ini.
"Pelatih sangat menyukai karakter bermain Dewangga dan menilai dia sebagai pemain yang sesuai dengan kebutuhan tim," kata General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi (Inal).
Tak hanya itu, Marcos Santos disebut juga sangat menyukai karakter permainan Dewangga yang dikenal memiliki kemampuan bermain di beberapa posisi sekaligus.
Selain beroperasi sebagai bek tengah, mantan pemain PSIS Semarang tersebut juga bisa dimainkan sebagai bek kiri maupun gelandang bertahan.
Fleksibilitas itu dinilai akan memberikan banyak opsi bagi Marcos Santos dalam meracik strategi sepanjang musim, terutama saat menghadapi jadwal kompetisi yang padat.
"Karena itu, direksi memberikan dukungan penuh dengan membantu proses transfernya sehingga akhirnya Dewangga resmi bergabung bersama Arema FC," kata Inal.
Selain masih berada dalam usia emas sebagai pesepak bola profesional, Dewangga juga memiliki pengalaman yang cukup matang.
Ia telah mencatatkan banyak penampilan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia dan beberapa kali mendapat kepercayaan memperkuat Timnas ndonesia.
Perekrutan Dewangga sekaligus menjadi bukti kuat sinergi antara tim pelatih, manajemen, dan direksi Arema FC dalam menyusun skuad musim 2026-2027.
Dewangga menjadi pemain keempat yang resmi diperkenalkan Arema FC pada bursa transfer kali ini setelah sebelumnya mendatangkan Syahrul Trisna Fadillah, Erlangga Setyo, dan Robi Darwis.
Ia dikontrak selama dua musim oleh Arema FC melalui mekanisme transfer yang dilakukan oleh manajemen Arema FC kepada Persib Bandung.
Sebab, Dewangga masih terikat kontrak dengan Persib Bandung sampai musim 2026-2027.
Artinya, Arema FC telah menebus Dewangga dari Persib Bandung.
"Kami datangkan Dewangga dengan skema transfer karena yang bersangkutan masih memiliki kontrak dengan Persib."
"Setelah proses transfer selesai, kami langsung mengontraknya selama dua musim," tandasnya