Semak di Sungaitiung Cempaka Banjar Terbakar, Dishut Pergunakan Drone Pantau Titik Panas
Irfani Rahman July 07, 2026 08:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU- Kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah Kalimantan Selatan. Di Banjarbaru kebakaran dilaporkan terjadi di Jalan Ujung Murung RT 33 RW 11 Kelurahan Sungaitiung, Cempaka, Senin (6/7) sore.

Api membakar tanaman semak belukar di lahan kosong tidak jauh dari permukiman atau perumahan warga.

Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Banjarbaru, Harun Ar Rasyid mengatakan, tim langsung menurunkan 1 unit rescue dan 1 unit water supply 4.000L ke lokasi. 

Disebutkan lahan ditumbuhi semak belukar yang terbakar diperkiran mencapai 0,3 hektare, dan berhasil dipadamkan seluas 0,2 hektare. Dan untuk penyebab kebakaran lahan di Cempaka itu sementara diduga karena cuaca panas atau faktor alam.

Meski demikian Pemko Banjarbaru belum melakukan penetapan status terhadap ancaman karhutla ke siaga darurat.

Baca juga: BREAKING NEWS- Kebakaran di Alalak Tengah Banjarmasin, Api Membesar dengan Cepat

Baca juga: BREAKING NEWS- Jalur Pendakian Gunung Hauk Balangan Ditutup Sementara, Ini Alasannya

Kepala BPBD Banjarbaru, Zaini, mengakui hingga awal Juli 2026, tercatat telah terjadi sebanyak 19 kejadian kebakaran lahan di Banjarbaru. 

Di Banjarbaru ungkap Zaini, wilayah yang rawan terhadap karhutla yaitu di Kecamatan Lianganggang dan Cempaka. 

Termasuk, pihaknya memfokuskan pencegahan dan penanganan potensi karhutla di wilayah Bandara Internasional Syamsudin Noor di Kecamatan Landasan Ulin. “(Bandara) itu menjadi ring utama yang kita jaga. Kemudian dari Kecamatan Cempaka juga, Lianganggang juga yang akan menjadi fokus kita,” ujarnya.

Terkait rencana menaikan status karhutla di Banjarbaru, ia mengatakan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada Gubernur dan Wali Kota. “Kita di pertengahan Juli akan menentukan nanti status bersama-sama Pemko Banjarbaru,” ujarnya.

Terlebih menurutnya, saat ini kawasan lahan gambut yang ada di wilayah Banjarbaru airnya sudah mulai hampir kering karena telah memasuki kemarau.

Kemarin, kobaran api di areal lahan juga terjadi di area bekas pergudangan di Banjarmasin. Api terlihat membakar lahan yang ditumbuhi rerumputan dan tanaman liar di samping Gang Bina Karya, Jalan Belitung Darat. “Kebakaran lahan. Bisa jadi ada yang membakar sampah lalu merembet,” ujar Aldi, salah satu anggota BPK di lokasi.  

Meski hanya lahan kosong, petugas tetap melakukan penyemprotan karena lokasi berdekatan dengan permukiman warga dan dikhawatirkan api meluas. 

Di Kabupaten Banjar, status siaga bencana Karhutla dan kekeringan direncanakan mulai diberlakukan 15 Juli mendatang. Kesiapan tersebut mengemuka usai Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyie, menghadiri Rakor Penanganan Karhutla se-Kalsel, kemarin.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar, Wasis Nugraha, mengatakan meski sudah muncul sejumlah titik panas (hotspot) dan beberapa kejadian kebakaran lahan, seluruhnya masih dapat dikendalikan.

Tak hanya BPBD kabupaten/kota yang bersiap mengantisipasi, Dinas Kehutanan Kalsel juga memperkuat berbagai langkah pencegahan karhutla menghadapi musim kemarau. Selain meningkatkan patroli di kawasan rawan, pengawasan kini diperkuat dengan pemanfaatan drone hingga deteksi dini melalui aplikasi.

Kadis Kehutanan Kalsel, Fathimatuzzahra, mengatakan pola karhutla di Kalsel masih dipengaruhi siklus empat tahunan yang berkaitan dengan fenomena El Niño. Kondisi tersebut memicu panas ekstrem dan kemarau berkepanjangan sehingga meningkatkan risiko kebakaran.

Menurut Fathimatuzzahra, kawasan yang menjadi prioritas pengawasan tahun ini berada di kawasan hutan lindung Lianganggang dan kawasan Tahura Sultan Adam yang masuk kategori rawan kebakaran.

Untuk kawasan gambut, Dishut Kalsel memberikan perhatian khusus. Selain patroli siang hari, patroli malam juga ditingkatkan, terutama saat puncak musim kemarau. Langkah ini dilakukan karena masih ditemukan aktivitas memancing pada malam hari yang menggunakan obat nyamuk bakar. Saat gambut mengering, bara api dari obat nyamuk berpotensi memicu kebakaran.(riz/sai/naa/lis)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.