Renungan Harian Katolik Selasa 7 Juli 2026, "Tapi Sedikit Pekerjanya"
Eflin Rote July 07, 2026 11:19 AM

Renungan Harian Katolik
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
Hari Selasa Biasa Pekan XIV– 7 Juli  2026
Bacaan I:  Hos. 8: 4-7.11-13
Injil:  Mat. 9: 32-38
Tema: “Tapi sedikit pekerjanya”

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,

Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Hari ini kita diajak untuk merenungkan panggilan Allah dalam karya keselamatan. Bacaan pertama menyingkapkan ketidaksetiaan Israel yang memilih jalan sendiri, sehingga menuai kehancuran. Injil menampilkan Yesus yang berbelas kasih melihat orang banyak yang terlantar seperti domba tanpa gembala. Ia menegaskan bahwa tuaian banyak, tetapi pekerja sedikit. Seruan ini menjadi panggilan bagi kita semua untuk terlibat dalam karya Allah.

Saudara-saudari terkasih. 

Pada bacaan pertama (Hos. 8:4-7.11-13) Israel membuat raja dan berhala tanpa seizin Allah. Akibatnya, mereka menuai kehancuran.

Bacaan ini menegaskan ketidaksetiaan dan penyembahan berhala membawa kehancuran, sementara kesetiaan kepada Allah membawa kehidupan. 

Dalam Injil (Mat. 9:32-38), Yesus menyembuhkan orang bisu yang kerasukan, lalu melihat orang banyak yang terlantar.

Ia berbelas kasih dan berkata: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.” Bacaan ini menegaskan bahwa karya Allah membutuhkan keterlibatan manusia, dan setiap orang dipanggil untuk menjadi pekerja di ladang Tuhan. 

Refleksi kita adalah “Ketidaksetiaan membawa kehancuran”: Hosea menegaskan bahwa Israel menuai apa yang mereka tabur. Ketidaksetiaan kepada Allah membawa kehancuran, sementara kesetiaan membawa kehidupan.

“Belas kasih Yesus”: Yesus melihat orang banyak dengan hati penuh belas kasih. Ia tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga peduli pada keadaan rohani mereka.

Kita diajak untuk memiliki hati yang penuh belas kasih terhadap sesama. “Panggilan menjadi pekerja”: Yesus menegaskan bahwa tuaian banyak, tetapi pekerja sedikit. Kita semua dipanggil untuk terlibat dalam karya Allah, menjadi saksi kasih-Nya di dunia.

Saudara-saudari terkasih,

Pesan untuk kita, pertama, ketidaksetiaan kepada Allah membawa kehancuran, sementara kesetiaan membawa kehidupan.

Kedua, belas kasih Yesus menggerakkan kita untuk peduli pada sesama yang terlantar.

Ketiga, sRetiap orang dipanggil untuk menjadi pekerja di ladang Tuhan, terlibat dalam karya keselamatan Allah. Tuhan memberkati kita. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.