Folarin Balogun memasuki laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA antara Amerika Serikat melawan Belgia dengan sorotan yang semakin besar. Penyerang tim nasional Amerika Serikat (USMNT) itu dinyatakan boleh bermain setelah FIFA menangguhkan larangan satu pertandingannya yang diberikan akibat kartu merah saat melawan Bosnia dan Herzegovina. Belgia sempat mengajukan banding atas keputusan tersebut, namun Komite Banding FIFA menolak keberatan itu, sehingga Balogun tetap bisa tampil di pertandingan fase gugur.
Selain polemik soal sanksi, Balogun juga mencatatkan sejarah di Piala Dunia. Dalam turnamen ini, ia menjadi pemain putra Amerika Serikat pertama yang mencetak gol di tiga penampilan awalnya di Piala Dunia FIFA, menambah satu lagi pencapaian dalam musim yang luar biasa bagi dirinya.
Siapa sebenarnya orang tua Folarin Balogun, Florence dan Ben Balogun? Folarin Balogun lahir pada 3 Juli 2001 di Brooklyn, New York, dari pasangan Florence dan Ben Balogun. Kedua orang tuanya berasal dari Nigeria. Menurut laporan ESPN, ibunya bekerja sebagai akuntan.
Meskipun Balogun lahir di Amerika Serikat, hampir seluruh masa kecilnya ia habiskan di London. Florence, ibunya, menceritakan kepada ESPN bahwa ia sedang mengunjungi kerabat di New York ketika sedang hamil, dan akhirnya melahirkan di sana. Beberapa minggu kemudian, ia kembali ke London bersama bayi Balogun, tempat keluarga mereka kemudian menetap dan membesarkannya.
Latar belakang tersebut membuat Balogun memiliki pilihan istimewa dalam karier internasionalnya. Ia memenuhi syarat untuk membela Amerika Serikat, Inggris, dan Nigeria di level senior. Ketika tiba saatnya mengambil keputusan, ibunya meyakini bahwa Amerika Serikat adalah pilihan terbaik.
Dalam wawancara dengan ESPN, Florence berkata: “Saya tidak percaya sesuatu terjadi karena kebetulan. Saya merasa ketika saya pergi ke Amerika dan melahirkannya di sana, itu adalah sesuatu yang memiliki makna tersendiri bagi saya.”
Bagaimana Florence Balogun memengaruhi keputusan Folarin Balogun untuk bergabung dengan tim nasional Amerika Serikat? Balogun akhirnya memilih untuk membela Amerika Serikat pada tahun 2023, dan ia secara terbuka mengakui peran besar sang ibu dalam proses tersebut. Dalam wawancaranya dengan ESPN, sang penyerang mengatakan: “Dia sangat percaya bahwa kamu harus mengikuti ke mana hatimu merasa terpanggil.”
Ia juga menjelaskan bahwa dukungan yang ia dapatkan dari para penggemar Amerika turut memengaruhi keputusannya sebelum membuat pilihan akhir.
Keputusan itu kini terbukti membawa hasil besar bagi sang pemain maupun negaranya. Balogun telah menjadi salah satu sosok utama dalam lini serang USMNT dan mencetak gol-gol penting di ajang terbesar dunia. Penampilannya di Piala Dunia FIFA 2026 menjadi salah satu yang menonjol.
Selain membantu Amerika Serikat melaju ke fase gugur, Balogun juga mencetak rekor baru bagi sepak bola putra Amerika dengan mencetak gol di tiga pertandingan pertamanya di Piala Dunia.
Di luar lapangan, Balogun tetap dekat dengan keluarganya. Ia tumbuh bersama kakak laki-lakinya bernama Royce dan seorang adik perempuan. Dalam wawancara dengan U.S. Soccer, ia menggambarkan masa kecilnya sebagai masa yang bahagia, penuh dengan kegiatan sepak bola dan kebersamaan keluarga.
Penyerang ini juga pernah menyebut bahwa kedua orang tuanya berperan penting dalam mendukungnya di awal karier profesional. Saat ia bermain di Prancis, keluarganya sering datang dari London untuk menontonnya dan memberikan dukungan selama masa penting dalam perkembangannya.
Sekarang, ketika Amerika Serikat bersiap menghadapi pertandingan penting di babak gugur Piala Dunia melawan Belgia, Balogun kembali mendapat dukungan penuh dari keluarganya. Pengaruh mereka telah menjadi bagian konstan dalam perjalanan hidupnya — dari Brooklyn, ke London, hingga panggung terbesar sepak bola dunia.