Sedang Perbaiki Jukung, Pria di Sumsel Hilang Diterkam Buaya, Rekaman CCTV Jadi Saksi
Suci BangunDS July 07, 2026 11:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Serangan buaya terhadap manusia kembali terjadi di Sumatra Selatan (Sumsel).

Sepanjang tahun 2025, ada beberapa kasus manusia diserang buaya di Sumsel.

Serangan tersebut, terjadi di Kabupaten Musi Rawas pada Januari dan di Ogan Komering Ilir (OKI) pada Mei 2025.

Terbaru ini, seorang warga Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin hilang diduga diterkam buaya pada Senin (6/7/2026) dini hari sekira pukul 01.53 WIB.

Korban yang bernama Ipan Nurzaman (26) tersebut, dilaporkan hilang saat hendak memperbaiki perahu jukung yang ada di pinggir dermaga bersama tiga temannya.

Direktur Polariud Polda Sumsel, Kombes Pol Heru Agung Nugroho mengatakan, setelah mendapat laporan, ia langsung menerjunkan personel untuk melakukan pencarian.

"Tim melakukan koordinasi dengan aparat desa, para saksi, serta masyarakat setempat untuk melaksanakan pencarian di sepanjang aliran sungai yang diduga menjadi lokasi korban hilang," ujarnya, dikutip dari TribunSumsel.com.

Hingga Senin kemarin, korban masih belum ditemukan.

Dari hasil penyelidikan awal, Ipal diduga hilang setelah diterkam buaya.

"Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga merupakan musibah akibat serangan satwa liar di habitat alaminya. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana dalam kejadian tersebut," ujarnya.

Dari keterangan saksi, kejadian bermula saat tiga teman korban turun ke sungai untuk memperbaiki perahu.

Baca juga: Kejanggalan Penyebab Kematian Boy Diungkap Keluarga, Korban Diserang Buaya atau Tindak Pidana?

Tak lama, korban melompat ke air untuk menyusul tiga temannya.

Nahas, saat turun ke air, korban tiba-tiba hilang diduga diterkam buaya.

Teman-teman korban sempat berusaha mencari dengan memanggil korban, namun Ipal tak muncul di permukaan sungai.

Terekam CCTV

Tragedi ini terekam CCTV milik warga yang dipasang di sekitar dermaga.

HILANG DITERKAM BUAYA - Tangkapan layar rekaman CCTV dermaga sesaat sebelum korban Ipan Nurzaman hilang diterkam buaya di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Senin (6/7/2026).
HILANG DITERKAM BUAYA - Tangkapan layar rekaman CCTV dermaga sesaat sebelum korban Ipan Nurzaman hilang diterkam buaya di perairan Desa Teluk Betung, Kecamatan Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Senin (6/7/2026). (Sripoku/Istimewa)

Ditemui TribunSumsel.com, Kades Teluk Betung, Muhammad Ali membenarkan bahwa peristiwa ini terjadi saat korban hendak memperbaiki perahu jukung.

"Sekitar pukul 01.53 WIB korban ikut memperbaiki perahu di Dermaga Ujang. Saat itu korban turun ke air, sedangkan tiga rekannya sudah lebih dulu berada di dalam sungai," ujarnya.

Dalam rekaman CCTV tersebut, terlihat korban sedang melompat dari dermaga ke dalam air.

Kepala korban sempat muncul di permukaan, namun tiba-tiba korban menghilang diduga ditarik buaya ke dalam sungai.

"Saat itu air sedang pasang. Kejadian korban ditarik buaya terekam CCTV yang dipasang warga di dekat dermaga," kata Muhammad Ali.

Pemdes Teluk Betung yang mendapat laporan dari rekan-rekan korban juga ikut melakukan pencarian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuasin, Ditpolairud Polda Sumsel, hingga Pemerintah Kecamatan Pulau Rimau.

"Hingga saat ini korban belum ditemukan. Pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat," ujarnya, Senin malam.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunSumsel.com, Rachmad Kurniawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.