Laporan Joanita Ary
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Warta Kota (Tribun Network-Red) menggelar Warta Kota Awards 2026 di Studio 1 Kompas TV, Jakarta Pusat pada Senin (6/7/2026) malam.
Ajang prestisius ini digelar dalam rangka merayakan hari jadi yang ke-27 yang jatuh pada 3 Mei 2026 lalu.
Bertajuk 'Anugerah Kinerja Unggul & Tata Kelola Layanan Publik', malam puncak penganugerahan Warta Kota Awards ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @wartakotaproduction serta jaringan Tribun Network.
Baca juga: Perdana Digelar! Warta Kota Awards 2026 Siap Beri Penghargaan untuk Kepala Daerah Inspiratif
Tampak hadir Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, dan Asisten Pemerintahan Sekda Provinsi DKI Jakarta Dr. Sigit Wijatmoko yang mewakili Gubernur Pramono Anung.
Selain itu, ada Wali Kota Bogor Dedie Abdu Rachim, Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja, perwakilan Pemerintah Kota Tangerang Dr. Mugiya Wardhani Msi, Sekretaris Daerah Kota Tangerang Selatan Bambang Noertjahjo dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor Drs. Bambang Widodo Tawekal, M.Si.
Malam penganugerahan ini semakin istimewa dengan kehadiran sejumlah pejabat tinggi negara, seperti Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, dan Wakil Menteri Tenaga Kerja, Afriansyah Noor.
Apresiasi untuk Pemimpin Visioner
CEO Tribunnews.com, Dahlan Dahi, mengatakan Warta Kota Awards dirancang sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para pemimpin daerah, pimpinan lembaga, serta instansi yang dinilai sukses menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan inovatif bagi masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi simbol dukungan bagi para kepala daerah di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan daerah penyangga strategis lainnya (Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi-Red) yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa," kata Dahlan di Jakarta, Senin (6/7/2026).
Ia menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan upaya untuk mendorong kolaborasi yang lebih erat dalam membangun bangsa.
"Warta Kota Awards 2026 bukan sekadar seremoni, melainkan panggung untuk merayakan praktik-praktik terbaik dalam pelayanan publik. Kami berharap ini menjadi pemantik semangat bagi para pemimpin untuk terus berinovasi dan meletakkan kepentingan masyarakat di pusat tata kelola pemerintahan," ujar Dahlan Dahi.
Menurut Dahlan, media memiliki dua fungsi yang harus dijalankan secara berimbang, yakni mengawasi penyelenggaraan pemerintahan sekaligus memberikan apresiasi kepada pihak yang mampu menghadirkan kinerja terbaik.
Dahlan menjelaskan, proses penilaian penghargaan dilakukan bersama Profesor Lili Romli dan Profesor Syahrir dari Badan Riset dan Inovasi (BRIN) RI untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik di Jabodetabek dan Banten.
“Kita berharap praktik terbaik ini bisa menjadi contoh bagi yang lain. Jadi kalau daerah lain, dari 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia, atau 38 provinsi seluruh Indonesia ingin belajar sesuatu, mereka tahu belajarnya ke mana,” tuturnya.
Seleksi Ketat
Warta Kota Awards 2026 ini memberikan penghargaan kepada sejumlah kepala daerah dan instansi seperti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Banten, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Karawang.
Sebelum memasuki malam penghargaan, seluruh kandidat penerima penghargaan telah melewati proses seleksi dan penilaian yang berlangsung secara ketat.
Penjurian dilakukan oleh Panitia Seleksi (Pansel) yang berasal dari Perhimpunan Periset Indonesia (PPI), dengan melibatkan para pakar dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Dua tokoh yang dipercaya menjadi dewan penilai adalah Prof. Ir. Syahrir Ika, M.M., ekonom sekaligus Peneliti Utama BRIN, serta Prof. Dr. Lili Romli, M.Si., pengamat politik pemerintahan daerah yang juga merupakan Peneliti Utama BRIN.
Proses penilaian berlangsung sejak Mei hingga Juni 2026. Dalam kurun waktu tersebut, tim penilai melakukan penyaringan terhadap berbagai kepala daerah maupun instansi di wilayah DKI Jakarta, Banten, serta sejumlah daerah penyangga strategis lainnya (Bodetabek) yang dinilai memiliki capaian kinerja unggul dalam pelayanan publik.
"Penilaian tidak hanya mempertimbangkan capaian administratif, tetapi juga melihat konsistensi kepemimpinan, kemampuan menghadirkan inovasi pelayanan, efektivitas tata kelola pemerintahan, hingga dampak nyata program terhadap kesejahteraan masyarakat," kata Prof.Ir. Syahrir Ika.
Kedepannya, Warta Kota berkomitmen menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan, agar tercipta iklim kompetisi yang sehat antardaerah dalam memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.