Laporan M Rifqi Ibnumasy
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PALMERAH - PT Tirta Asasta Depok (Perseroda) sukses membawa pulang penghargaan bergengsi dalam ajang Warta Kota Awards 2026.
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang bergerak di bidang penyediaan air bersih ini berhasil meraih anugerah untuk kategori Transformasi Korporasi dan Tata Kelola BUMD Menuju IPO.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh CEO Tribun Network, Dahlan Dahi, kepada Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, di Menara Kompas, Jakarta, pada Senin (6/7/2026) malam.
Baca juga: PDAM Tirta Asasta Depok Bidik IPO, Peningkatan GCG dan Kinerja Jadi Modal Kuat
Pada acara tersebut, turut hadir Komisaris Utama PT Tirta Asasta Depok Nina Suzana, beserta dewan komisaris Hendra Dimun, dan jajaran pimpinan lainnya.
Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan ini.
Menurutnya, pencapaian ini menjadi pemacu bagi perusahaan untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik Good Corporate Governance (GCG).
"Penghargaan ini penting untuk memicu dan memacu kami supaya bisa lebih baik lagi ke depan. Kami sedang mendorong tata kelola perusahaan kami menuju arah yang lebih baik," ujar Olik usai menerima penghargaan.
Olik memaparkan bahwa berdasarkan self-assessment tahun 2025, nilai GCG PT Tirta Asasta Depok berada di angka 21, sementara manajemen risiko berada di angka 3,18.
Atas dasar hasil positif tersebut, pihak perusahaan bersiap untuk diaudit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pada tahun ini.
"Mudah-mudahan tahun ini kita akan diaudit oleh BPKP terkait hal tersebut. Sehingga ini akan mendorong internal perusahaan untuk menuju tata kelola yang lebih baik, yang otomatis juga akan mendorong pelayanan publik kepada masyarakat menjadi lebih baik lagi," tambahnya.
Tantangan Modal dan Target IPO
Meski secara bisnis performa perusahaan terus menunjukkan tren positif dan telah mencatatkan laba, Olik tidak menampik adanya tantangan besar yang harus dihadapi.
Saat ini, cakupan layanan PT Tirta Asasta Depok masih berada di kisaran 20 % , sementara target pencapaian revenue (pendapatan) berada di angka 23 sekian persen.
Selain memperluas cakupan layanan, tantangan utama yang dihadapi perusahaan saat ini adalah pemenuhan kebutuhan modal.
Guna mengatasi keterbatasan modal dan mempercepat ekspansi bisnis, PT Tirta Asasta Depok membidik pasar modal melalui skema Penawaran Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO).
"Tantangan memang masalah modal. Sehingga kita punya target untuk masuk IPO. Jadi, pendanaannya bukan hanya sekadar dari pemerintah, tetapi juga dari publik atau masyarakat," ujarnya.
Melalui penghargaan Warta Kota Awards 2026 ini, PT Tirta Asasta Depok semakin mantap memantapkan langkahnya, baik dari sisi penguatan bisnis maupun komitmen peningkatan pelayanan air bersih yang optimal bagi masyarakat Kota Depok. (m38)