TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ketua DPD II Golkar Takalar Zulkarnain Arief mengungkap alasan tetap setia bersama Munafri Arifuddin.
Zulkarnain Arief mengaku siap jika Dewan Pimpinan Pusat (DPP) menunjuk pelaksana tugas Ketua DPD II Golkar Takalar yang baru.
"Saya bangga dengan Pak Appi sebagai kader Golkar, dia bersedia tetap maju di musda nanti sekalipun yang dihadipi DPP dengan bermodalkan 20 dukungan," kata Zulkarnain saat dihubungi Tribun Timur Selasa (7/7/2026).
Masa kepengurusan Zulkarnain Arief genap lima tahun pada Juli 2026 ini.
Politisi berlatar pengusaha itu terpilih sebagai Ketua DPD II Golkar Takalar pada Musda X, Sabtu (17/7/2021) siang.
"Silakan kalau DPP mau Plt-kan saya. Saya tidak takut, saya sudah puluhan tahun di beringin. Saya tidak pernah cari uang di Golkar, justru kita mengabdi membesarkan Golkar," ujar Zulkarnain.
Selama tahun lebih, Zulkarnain jadi ketua kelas pemenangan Appi.
Ia keliling menemui ketua-ketua DPD II Golkar kabupaten/kota.
"Jadi bukan Pak Appi yang mengajukan diri kepada kami untuk dicalonkan sebagai Ketua DPD I Golkar Sulsel, tapi itu murni aspirasi kami dari bawah agar Golkar bisa kembali berjaya ke depan," ujar Zulkarnain Arief.
Pada awal 2026, Zulkarnain Arief berhasil mengumpulkan 21 dukungan DPD II Golkar kabupaten/kota untuk Appi.
Peta politik berubah setelah Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia menerbitkan surat diskresi untuk Ilham Arief Sirajuddin pada Rabu 24 Juni 2026.
Empat hari berselang, IAS mengumpulkan ketua-ketua DPD II Golkar di kediaman pribadinya, Jalan Batu Putih.
Zulkarnain memilih absen dalam pertemuan tersebut.
"Saya bangga bersama Pak Appi. Inilah karakter saya setia dalam perjuangan tidak akan mengkhinati saudara saya Pak Appi," ujar Zulkarnain Arief.
Sekretaris SC Perlihatkan Surat Penetapan Jadwal Musda Golkar Sulsel dari DPP
Sekretaris Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan, Nasruddin Upel, memperlihatkan surat resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menetapkan jadwal pelaksanaan Musda Golkar Sulsel.
Surat tersebut menjadi dasar resmi penyelenggaraan Musda XI Partai Golkar Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Hotel Claro Makassar, Jalan AP Pettarani.
Nasruddin Upel mengatakan, dengan terbitnya surat penetapan dari DPP, Steering Committee memastikan seluruh perangkat dan materi persidangan telah dipersiapkan sesuai ketentuan organisasi.
"Alhamdulillah, surat penetapan jadwal Musda dari DPP Partai Golkar sudah kami terima. Dengan adanya penetapan ini, Steering Committee memastikan seluruh materi persidangan, tata tertib, mekanisme pemilihan, hingga kelengkapan administrasi Musda telah kami siapkan sesuai dengan ketentuan organisasi," kata Upel kepada Tribun Timur melalui sambungan telepon Senin (6/7/2026).
Menurutnya, tugas SC adalah memastikan seluruh tahapan persidangan berjalan tertib, transparan, dan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi Partai Golkar.
"Kami telah menyiapkan seluruh perangkat persidangan, mulai dari agenda sidang, tata tertib, verifikasi peserta, hingga berbagai materi yang akan menjadi pembahasan dalam Musda. Prinsipnya, dari sisi SC seluruh persiapan sudah siap," ujarnya.
Ia menambahkan, SC terus berkoordinasi dengan DPP Partai Golkar, DPD I Partai Golkar Sulsel, serta Organizing Committee (OC) agar seluruh rangkaian Musda dapat berlangsung lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
"Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti Musda dengan semangat kebersamaan dan menjadikan forum ini sebagai momentum memperkuat soliditas Partai Golkar Sulawesi Selatan," tambahnya.
Sementara itu, kepastian pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sulsel tertuang dalam Surat DPP Partai Golkar Nomor: B-ID5o/DPP/GOLKAR/II/2026 yang ditujukan kepada Plt Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, Muhidin M. Said.
Surat tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Kahar Muzakir dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Sarmuji.
Dalam surat tersebut, DPP menetapkan Musda XI Partai Golkar Sulsel dilaksanakan pada Sabtu, 18 Juli 2026 di Makassar, dengan tetap berpedoman pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga serta seluruh peraturan organisasi Partai Golkar yang berlaku.
Musda XI Partai Golkar Sulsel menjadi forum tertinggi di tingkat provinsi untuk mengevaluasi program organisasi sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan memimpin DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan untuk periode berikutnya.