BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan bergerak melakukan penyaringan ketat terhadap basis data anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Langkah validasi ini diwujudkan dengan menggelar Rapat Pleno Penetapan Siswa Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Bumi Bersujud.
Agenda pemutakhiran dan pencocokan data tersebut dibuka oleh Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), M. Putu Wisnu Wardhana. Rapat teknis ini sengaja dipusatkan langsung di Ruang Sekretariat PKH Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu.
Guna memastikan keakuratan data anak di lapangan, proses verifikasi ini dikawal langsung oleh Kepala Dinas Sosial Tanah Bumbu Liana Hamita, Kepala Dinas Pendidikan Amiluddin, serta seluruh pengurus Program Keluarga Harapan (PKH) dari tingkat kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca juga: BREAKING NEWS- Warga Keluhkan Bau Pesing di Siring 0 Kilometer Banjarmasin, Satpol PP Bergerak
Baca juga: Geger Warga Banjarmasin Selatan Ditemukan Tergantung di Rumah, Polisi Buka Suara
Kehadiran para pengurus PKH kecamatan ini menjadi instrumen penting untuk memvalidasi kelayakan calon siswa.
Fokus dan agenda utama dalam rapat pleno tersebut adalah melakukan verifikasi mendalam terhadap anak-anak yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Petugas membedah data tersebut secara saksama untuk menyaring siapa saja yang dinilai layak menjadi calon peserta didik di Sekolah Rakyat Permanen.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra menegaskan bahwa validasi ini penting agar program tepat sasaran. Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen mendukung penuh mulai dari proses penerimaan siswa, ketersediaan tenaga pendidik, hingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
“Pemerintah daerah menyatakan sangat mendukung dan siap melaksanakan proses belajar mengajar pada tahun ini. Sehingga program Sekolah Rakyat dapat berjalan dengan baik,” ujar Wisnu, Selasa (7/7/2027).
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, terutama tim lapangan yang telah berkontribusi dalam proses penetapan Sekolah Rakyat Permanen di Kabupaten Tanah Bumbu.
Menurutnya, ketepatan data ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang masuk dalam kategori DTSEN 1 dan DTSEN 2.
Melalui keakuratan data hasil pleno ini, program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi langkah strategis yang tepat sasaran dalam meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Validasi data yang kuat menjadi kunci utama untuk membantu mengurangi faktor penyebab kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Pemerintah daerah akan terus mengawal dan memberikan dukungan hingga seluruh proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat terlaksana secara optimal,” sebut Wisnu mempertegas komitmen pemda dalam mengawal hasil verifikasi data tersebut hingga terealisasi di lapangan.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)