Tendangan Bebas Malik Tillman Catat Sejarah Langka Piala Dunia, AS Tersingkir Setelah Kalah 4-1 dari Belgia
Aurora Nightingale July 07, 2026 02:59 PM

Malik Tillman mencetak momen bersejarah melalui tendangan bebas langsung yang luar biasa di Piala Dunia FIFA 2026, namun hal itu menjadi penghiburan kecil ketika Amerika Serikat tersingkir dari turnamen usai kalah telak 4-1 dari Belgia pada babak 16 besar di Stadion Lumen Field, Seattle, pada hari Senin.

Meski harus menerima kenyataan pahit tersingkir, Tillman menorehkan namanya dalam buku rekor sebagai pemain tim nasional putra Amerika Serikat pertama dalam 60 tahun terakhir yang mampu mencetak lebih dari satu gol melalui tendangan bebas langsung di ajang Piala Dunia FIFA. Gol spektakulernya pada menit ke-31 sempat membangkitkan harapan tuan rumah setelah Belgia unggul lebih dulu, namun Setan Merah segera kembali menguasai permainan dan melaju mulus ke perempat final.

Belgia kini akan menghadapi Spanyol di babak delapan besar dalam upaya mereka meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya.

Gol bersejarah Tillman menyalakan harapan

Tuan rumah mengalami awal pertandingan yang buruk ketika Charles De Ketelaere membuka keunggulan Belgia pada menit ke-8, mengekspos kelemahan pertahanan yang telah menjadi masalah bagi tim asuhan Mauricio Pochettino sepanjang turnamen.

Amerika Serikat menemukan jalan untuk menyamakan kedudukan sesaat setelah laga berjalan setengah jam. Folarin Balogun, yang sebelumnya sempat diskors karena kartu merah kontroversial namun diizinkan tampil kembali oleh FIFA, dijatuhkan sekitar 25 yard dari gawang oleh Brandon Mechele.

Tillman kemudian maju sebagai eksekutor dan melepaskan tendangan bebas melengkung indah yang sempat mengenai Hans Vanaken sebelum melewati Thibaut Courtois dan mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi tendangan bebas langsung keduanya di turnamen ini, menjadikannya pemain Amerika pertama dalam enam dekade terakhir yang mampu melakukan hal tersebut di ajang Piala Dunia.

Namun, euforia itu hanya bertahan sesaat.

Hanya 61 detik setelah permainan dimulai kembali, Belgia kembali unggul ketika De Ketelaere menanduk bola untuk mencetak gol keduanya malam itu, kembali membungkam sorak sorai pendukung tuan rumah.

Belgia manfaatkan kesalahan fatal Amerika Serikat

Kualitas dan pengalaman Belgia akhirnya menjadi faktor penentu yang terlalu berat bagi tuan rumah. Setan Merah memperlebar keunggulan di awal babak kedua setelah kesalahan fatal dari penjaga gawang Matt Freese. Saat mencoba mengontrol bola panjang, Freese ragu-ragu dan justru menyepak bola ke arah De Ketelaere, membuat bola muntah jatuh ke kaki Hans Vanaken yang kemudian menembak dari jarak jauh untuk mencetak gol ketiga Belgia.

Belgia terus mendominasi jalannya pertandingan meski Amerika Serikat mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan pemain-pemain ofensif baru.

Romelu Lukaku, yang masuk pada menit ke-67, memastikan kemenangan Belgia di masa tambahan waktu setelah memanfaatkan umpan salah Chris Richards untuk mencetak gol ketiganya dalam tiga penampilan di Piala Dunia.

Kekalahan ini membuat Amerika Serikat kini telah tersingkir di babak 16 besar dalam enam dari tujuh penampilan mereka di tahap ini, termasuk empat kampanye sistem gugur terakhir secara beruntun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.