Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada kecanggungan saat kembali bertemu dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), meski sebelumnya hubungan keduanya sempat diisukan merenggang.
Pertemuan itu terjadi dalam peringatan Hari Bhayangkara di Jakarta beberapa waktu lalu.
Jokowi membantah adanya rasa canggung ketika kembali bertemu dengan JK setelah cukup lama tidak berjumpa. Ia menegaskan hubungan keduanya berjalan seperti biasa.
“Nggak (canggung) biasa, biasa aja, biasa, biasa, biasa,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026) siang.
Menurut Jokowi, momen tersebut berlangsung seperti pertemuan biasa tanpa ada hal yang istimewa.
Baca juga: Di Solo, Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK saat Bertemu dalam HUT Bhayangkara di Jakarta
“Ya pertemuan biasa di dalam forum Hari Bhayangkara,” ungkapnya.
Saat ditanya mengenai isi pembicaraan dengan JK, Jokowi menegaskan tidak ada pembahasan serius.
Keduanya hanya berbincang santai sebagaimana rekan lama yang pernah memimpin pemerintahan bersama.
“Bicara hal yang ringan-ringan saja. Biasa wong dulu kan kami berdua di pemerintahan sebagai Presiden dan Wakil Presiden biasa, bicara juga hal yang ringan,” kata dia.
Hubungan Jokowi dan JK sempat diisukan merenggang pasca JK ikut buka suara dalam kasus ijazah palsu yang menyeret nama Jokowi.
Sebelumnya, JK meminta agar ijazah Jokowi ditunjukkan untuk mengakhiri polemik yang berkembang di publik.
Namun, Jokowi tetap menolak memperlihatkan ijazah aslinya, meskipun sudah didesak JK.
Baca juga: Jokowi Bakal Keliling Jateng dari Solo, PSI Masih Godok Daerah yang Akan Disambangi
Jokowi menyebut dia bersedia memperlihatkan ijazahnya, hanya jika diminta secara resmi oleh hakim dalam persidangan.
Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan memperlihatkan seluruh dokumen pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, selama diminta dalam forum hukum yang jelas.