Di Solo, Jokowi Pastikan Hubungannya dengan JK Baik-Baik Saja, Tak Canggung Meski Diisukan Renggang
Vincentius Jyestha Candraditya July 07, 2026 04:15 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto

TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak ada kecanggungan saat kembali bertemu dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), meski sebelumnya hubungan keduanya sempat diisukan merenggang.

Pertemuan itu terjadi dalam peringatan Hari Bhayangkara di Jakarta beberapa waktu lalu.

UNGKAP ISI OBROLAN - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026) siang. Jokowi ungkap isi obrolannya saat momen pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK dalam acara HUT Bhayangkara di Jakarta, usai diisukan hubungan keduanya renggang.
UNGKAP ISI OBROLAN - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026) siang. Jokowi ungkap isi obrolannya saat momen pertemuan dengan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla atau JK dalam acara HUT Bhayangkara di Jakarta, usai diisukan hubungan keduanya renggang. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Jokowi membantah adanya rasa canggung ketika kembali bertemu dengan JK setelah cukup lama tidak berjumpa. Ia menegaskan hubungan keduanya berjalan seperti biasa.

“Nggak (canggung) biasa, biasa aja, biasa, biasa, biasa,” kata Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026) siang.

Menurut Jokowi, momen tersebut berlangsung seperti pertemuan biasa tanpa ada hal yang istimewa.

Baca juga: Di Solo, Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK saat Bertemu dalam HUT Bhayangkara di Jakarta

“Ya pertemuan biasa di dalam forum Hari Bhayangkara,” ungkapnya.

Saat ditanya mengenai isi pembicaraan dengan JK, Jokowi menegaskan tidak ada pembahasan serius.

Keduanya hanya berbincang santai sebagaimana rekan lama yang pernah memimpin pemerintahan bersama.

“Bicara hal yang ringan-ringan saja. Biasa wong dulu kan kami berdua di pemerintahan sebagai Presiden dan Wakil Presiden biasa, bicara juga hal yang ringan,” kata dia.

Isu Merenggangnya Hubungan Jokowi-JK

Hubungan Jokowi dan JK sempat diisukan merenggang pasca JK ikut buka suara dalam kasus ijazah palsu yang menyeret nama Jokowi.

Sebelumnya, JK meminta agar ijazah Jokowi ditunjukkan untuk mengakhiri polemik yang berkembang di publik.

Namun, Jokowi tetap menolak memperlihatkan ijazah aslinya, meskipun sudah didesak JK.

Baca juga: Jokowi Bakal Keliling Jateng dari Solo, PSI Masih Godok Daerah yang Akan Disambangi

Jokowi menyebut dia bersedia memperlihatkan ijazahnya, hanya jika diminta secara resmi oleh hakim dalam persidangan.

Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak keberatan memperlihatkan seluruh dokumen pendidikan, mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, selama diminta dalam forum hukum yang jelas.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.