Atap Pasar Dayak di Pasar Induk Tanjung Selor Roboh Diterjang Angin Kencang, Tidak Ada Korban Jiwa
Junisah July 07, 2026 05:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN- Atap bangunan Pasar Dayak di Pasar Induk Tanjung Selor Kabupaten Bulungan Kalimantan Utara roboh setelah diterjang angin kencang pada hujan dengan intensitas lebat selasa (7/7/2026) dini hari.

Meski tidak ada korban jiwa namun akibat atap banguna roboh sejumlah aktivitas pedagang yang biasa berjualan disekitar kawasan harus berhenti.

Berdasarkan video yang diterima oleh TribunKaltara.com tampak atap Pasar Sayak yang terbuat dari seng tersebut jatuh dan terbentang di jalan pasar.

Saat dikonfirmasi Kepala UPT Pasar Induk Tanjung Selor, Gozali mengatakan bahwa pihaknya mendapati informasi adanya atap roboh tersebut sekitar pukul 02.30 wita dini hari.

Baca juga: Saat Terjadi Angin Kencang Atap Seng Politeknik Kaltara Terbang, Perkuliahan Sementara Diliburkan

“Informasi yang saya terima dari petugas di pasar sekitar pukul 02.30 wita, terjadi robohnya bangunan di Pasar Induk. Penyebabnya karena bencana, yakni angin ribut yang disertai hujan lebat,” ujar Gozali.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerugian yang dialami para pedagang karena barang dagangan tidak terdampak langsung oleh reruntuhan.

“Kalau pedagang, kelihatannya tidak ada jualan yang tertimpa. Jadi sementara tidak ada kerugian dari barang dagangan,” katanya.

Sementara itu, besaran kerugian akibat kerusakan bangunan masih belum dapat dipastikan. Pihaknya mengaku belum mengetahui nilai pembangunan pasar tersebut karena proyek dilakukan sebelum dirinya menjabat.

“Kalau untuk kerugian bangunan saya belum tahu. Berapa nilai bangunannya juga saya belum mengetahui karena waktu dibangun saya belum bertugas di sini,” jelasnya.

Baca juga: Atap Rumah Harus Pakai Genteng, Pemkab Tana Tidung Siap Ikuti Kebijkan Pemerintah Pusat 

Untuk menghindari risiko dan mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan, pemerintah langsung melakukan pembongkaran terhadap bagian bangunan yang roboh.

Proses pembersihan dimulai sejak pagi dengan melibatkan petugas kebersihan dan personel gabungan.

“Dibongkar mulai sekitar jam delapan pagi. Sampai sekarang sudah hampir rampung. Kurang lebih dua jam proses pembersihannya,” tandasnya.

Dan berdasarkan pantauan kondisi di lapangan, saat ini sisa-sisa reruntuhan atap telah dievakuasi oleh petugas. Hanya bersisa beberap barang pedagang yang ditutup terpal karena belum ada tempat pengganti.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.