Sempat Dicek Pemilik, Tiga Jam Kemudian Gudang Briket di Sragen Sudah Dilalap Api, Hangus Tanpa Sisa
Vincentius Jyestha Candraditya July 07, 2026 04:15 PM

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Sebuah percikan api yang diduga berasal dari tungku pembakaran memicu kebakaran hebat di gudang usaha pembuatan arang batok dan briket kelapa di Dukuh Bukuran RT 11, Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Selasa (7/7/2026) dini hari. 

Camat Kalijambe, Supri Hariyanto, mengatakan kebakaran berlangsung sekitar pukul 00.30 WIB hingga proses penanganan selesai.

Suasana gudang arang briket batok kelapa di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Sragen
HANGUS TANPA SISA - Suasana gudang arang briket batok kelapa di Desa Bukuran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, yang hangus terbakar, Selasa (7/7/2026). Sebuah percikan api yang diduga berasal dari tungku pembakaran memicu kebakaran hebat tersebut.

Gudang tersebut diketahui milik Ngatiyo (46), warga Dukuh Sendang RT 15, Desa Bukuran.

"Saat itu, pemilik gudang sedang meninggalkan lokasi beberapa jam sebelum api membesar," kata Supri, Selasa (7/7/2026).

Sempat Dicek Pemilik

Ia menjelaskan, aktivitas produksi telah dimulai sejak Senin (6/7/2026) pukul 07.00 WIB.

Hingga malam hari, proses pembakaran arang batok kelapa masih berlangsung dan tungku pembakaran tetap menyala.

Baca juga: Kronologi Kebakaran Rumah di Mojosongo, Percikan Api dari Korsleting Motor Sambar Jeriken Pertalite

Sekitar pukul 20.00 WIB, pemilik meninggalkan lokasi meski tungku masih aktif.

Empat jam kemudian, tepatnya sekitar pukul 00.00 WIB, pemilik kembali mengecek kondisi gudang dan memastikan situasi masih aman.

"Merasa tidak ada kejanggalan, pemilik memutuskan pulang ke rumahnya untuk beristirahat," ujar Supri.

Warga Melintas Lihat si Jago Merah

Namun sekitar pukul 03.00 WIB, seorang warga bernama Parjan (50) yang melintas sepulang menonton hiburan rakyat Dangdut Lorensa melihat kobaran api dari dalam bangunan gudang.

"Saat itu, ada saksi baru saja melintas di depan gudang setelah pulang menonton hiburan rakyat Dangdut Lorensa, melihat ada korbaran api di dalam gedung, sehingga Parjan bergegas menghubungi pemilik gudang dan meneruskan informasi tersebut kepada Kepala Desa Bukuran, setempat," kata dia.

Kepala Desa Bukuran bersama pemilik gudang kemudian mendatangi lokasi.

Baca juga: Jeriken Pertalite Picu Kebakaran Hebat, Rumah Warga di Krajan Solo Nyaris Ludes

Saat tiba, api sudah membesar setelah membakar tumpukan batok kelapa kering yang mudah terbakar.

Pemerintah desa segera berkoordinasi dengan Polsek Kalijambe, Koramil 18/Kalijambe, dan petugas pemadam kebakaran.

"Melihat kejadian itu, kemudian melaporkan ke pihak-pihak terkait, baik Polsek, Koramil Kalijambe serta Damkar Sragen," kata dia.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.