Cakupan Kesehatan Capai 99,6 Persen, Pemkab Bekasi Raih Penghargaan di Warta Kota Awards 2026
Hironimus Rama July 07, 2026 04:16 PM

Laporan Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Bekasi sukses menorehkan prestasi dalam ajang Warta Kota Awards 2026.

Kabupaten Bekasi dinobatkan sebagai penerima penghargaan dalam kategori "Anugerah Pelayanan Dasar Warga Terbaik dalam Bidang Kesehatan".

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Plt Bupati Kabupaten Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Gedung Menara Kompas, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (6/7/2026).

Baca juga: Bawa Kota Bogor Raih Warta Kota Awards 2026, Dedie Rachim: Ini Milik Pelaku UMKM dan Koperasi

Komitmen Layanan Kesehatan Semesta

Asep Surya Atmaja mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan. Menurutnya, penghargaan ini merupakan refleksi dari keseriusan Pemkab Bekasi dalam memastikan setiap warga mendapatkan akses kesehatan yang layak.

"Ini adalah bukti nyata kontribusi Pemerintahan Kabupaten Bekasi dalam menangani layanan dasar di bidang kesehatan," kata pria berkemeja batik, Senin (6/7/2026) malam.

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa saat ini Pemkab Bekasi telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) sebesar 99,6 persen.

Bagi warga yang belum tercover Kartu Indonesia Sehat (KIS) atau BPJS, pemerintah setempat menyediakan solusi melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

"Warga yang tidak mempunyai kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) atau BPJS, kami berikan Jaminan Kesehatan Daerah yaitu Jamkesda. Jadi hampir 100 persen masyarakat Kabupaten Bekasi sudah mendapat jaminan kesehatannya," tegasnya.

Tantangan Penduduk Urban

Sebagai lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti, Asep menyadari bahwa mempertahankan capaian UHC bukan hal yang mudah.

Luasnya wilayah Kabupaten Bekasi serta tingginya arus pendatang menjadi tantangan tersendiri dalam pendataan warga agar bantuan tetap tepat sasaran.

"Setiap tahun mengalami jumlah penduduk yang sangat signifikan meningkat. Ya itulah tantangan kita ke depan, untuk mempertahankan UHC dan jangan sampai UHC turun dari 99,6 persen," ungkapnya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkab Bekasi berkomitmen untuk terus mengaktifkan program Jamkesda bagi masyarakat pendatang.

"Yaitu dengan cara Jamkesda-nya kita aktifkan agar kaum urban yang datang ke Bekasi mempunyai KTP Bekasi, dia bisa berobat dengan gratis di Kabupaten Bekasi," tandasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.