Laporan Joanita Ary
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA – Pemerintah Kota Bogor sukses mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Warta Kota Awards 2026 untuk kategori Anugerah Program Penggerak Koperasi dan Usaha UMKM Unggul. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, di Studio 1 Kompas TV, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Ajang penghargaan yang digelar dalam rangka HUT ke-27 Warta Kota ini memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai sukses menghadirkan inovasi serta program berdampak nyata. Meski menerima trofi tersebut, Dedie menegaskan bahwa penghargaan ini adalah bentuk pengakuan bagi para penggerak ekonomi kerakyatan di Kota Bogor.
Apresiasi untuk Pelaku Ekonomi Kerakyatan
Dedie menyebutkan bahwa peran pemerintah hanyalah sebagai fasilitator yang menjembatani kebutuhan para pelaku usaha melalui kebijakan dan regulasi.
"Yang pertama tentu di Bogor itu ada kurang lebih 800 koperasi yang semuanya aktif. Mereka rutin melaksanakan RAT dan juga ada kurang lebih 47 ribu pelaku UMKM. Jadi sebetulnya awarding dari Warta Kota ini ditujukan kepada para pelaku UMKM dan koperasi. Sebagai pemerintah daerah tentu kami memfasilitasi apa pun yang dibutuhkan, mulai dari kebijakan, aturan, sampai dengan sarana-prasarana yang diperlukan," ujar Dedie usai menerima penghargaan.
Fokus pada Koperasi Merah Putih dan Visi City of Gastronomy
Salah satu terobosan yang dilakukan Pemkot Bogor adalah pendampingan pembentukan Koperasi Merah Putih. Hingga saat ini, pemerintah telah memfasilitasi pembentukan 68 unit koperasi, di mana empat di antaranya sudah masuk dalam tahap pembangunan.
"Terakhir kami juga memfasilitasi 68 Koperasi Merah Putih, di mana empat di antaranya sudah dalam proses pembangunan. Selebihnya memang proses pendiriannya kami fasilitasi. Bagi kami ini menjadi sebuah motivasi agar UMKM dan koperasi di Kota Bogor terus berkembang," katanya.
Penguatan sektor ini juga menjadi fondasi utama dalam visi Kota Bogor sebagai City of Gastronomy. Dengan mengandalkan sektor kuliner dan ekonomi kreatif, Pemkot Bogor berupaya meningkatkan daya saing daerah di tengah tantangan ekonomi global.
Komitmen "No One Left Behind"
Menghadapi tantangan dinamika politik dan ekonomi global, Dedie memastikan pemerintah tetap hadir memberikan akses fasilitas usaha yang terjangkau agar roda ekonomi masyarakat tidak terhenti.
"Kalau tantangan yang terberat tentu situasi dinamika politik dan ekonomi, baik di dalam negeri maupun luar negeri, yang memengaruhi kunjungan wisatawan maupun para peminat kuliner," ujarnya.
"Yang kami lakukan adalah terus memperkuat landasan agar mereka tetap bisa berusaha dengan baik dan difasilitasi melalui berbagai sarana yang kami bangun, salah satunya dengan biaya yang terjangkau sehingga mereka tetap bisa menjalankan usahanya," tambahnya.
Dedie menutup dengan komitmen kuat untuk terus merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
"Yang paling penting, kami tidak pernah meninggalkan siapa pun di belakang. No one left behind. Semua kami rangkul, semua kami ajak bersama-sama untuk kemajuan Kota Bogor," tutur Dedie.