TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR — Memasuki minggu ketiga sejak dibuka, Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 terus dibanjiri oleh masyarakat lokal dan pelancong mancanegara.
Dinas Kebudayaan Provinsi Bali mencatat, hingga 5 Juli 2026, arus kedatangan ke Taman Budaya Bali (Art Centre) Denpasar telah menembus angka 1.495.914 orang.
Angka kumulatif ini merangkak naik dengan cepat, mendekati total perolehan penonton PKB 2025 yang sepanjang pelaksanaannya mengumpulkan 1.639.543 pengunjung.
Mengangkat tema “Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha”, festival ini bergulir selama satu bulan penuh dari 13 Juni sampai 11 Juli 2026.
Baca juga: Telfon 110, Dompet Warga Jembrana Berisi Rp30 Juta Berhasil Ditemukan Polisi: Jangan Ragu
Sebanyak lebih dari 20 ribu seniman dari seluruh kabupaten dan kota se-Bali dikerahkan untuk memeriahkan berbagai agenda, mulai dari pawai atraktif, pementasan seni, pameran produk eksklusif, berbagai kompetisi, hingga sarasehan budaya.
Lonjakan arus pengunjung mulai terasa sejak memasuki pekan kedua festival.
Dinamika pertumbuhan ini terlihat jelas ketika memasuki pertengahan Juni, di mana pada hari Kamis 18 Juni 2026 tercatat ada 105.737 orang yang memadati area, menandai kenaikan sekitar 90 persen dari hari yang sama pada periode tahun lalu.
Arus penonton kian menderu pada hari berikutnya, Jumat 19 Juni 2026 dengan volume pengunjung yang merangkak naik ke angka 110.968 orang, atau tumbuh 79 persen secara year-on-year.
Baca juga: Musim Angin Layangan Bawa Berkah, Nelayan Gianyar Berburu Ikan Karang ke Tengah Laut
Ajang ini akhirnya menyentuh puncak kunjungan tertinggi sementara pada hari Sabtu 20 Juni 2026 dengan rekor mencengangkan sebanyak 120.240 orang dalam sehari, melonjak sekitar 102 persen dibanding hari Sabtu pada PKB edisi sebelumnya.
Meskipun telah melewati puncaknya, antusiasme publik tetap terjaga kuat pada hari Minggu 21 Juni 2026 dengan kehadiran 80.877 orang.
Pola gelombang libur akhir pekan ini kembali berulang dengan ritme yang sama pada minggu berikutnya, di mana kawasan Art Centre sukses menarik 68.896 pelancong pada hari Sabtu 27 Juni 2026 dan kembali melonjak drastis menyentuh angka 88.304 orang pada hari Minggu 28 Juni 2026.
Kenaikan masif ini sangat wajar mengingat jadwal pertunjukan utama dan pawai unggulan sengaja dikonsentrasikan pada hari-hari libur tersebut.
Melihat antusiasme yang begitu masif, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Ida Bagus Alit Suryana menanggapi hal tersebut.
Baca juga: Penguatan Konektivitas Menuju Bandara, Menko AHY : Water Taxi Jadi Alternatif Kemacetan di Bali
"Tingginya jumlah kunjungan menunjukkan PKB masih menjadi ruang apresiasi seni budaya yang sangat diminati masyarakat Bali maupun wisatawan,”
“Antusiasme tersebut didorong oleh kualitas sajian seni yang semakin beragam, keterlibatan seluruh kabupaten/kota, serta komitmen bersama dalam melestarikan seni dan budaya Bali," jelasnya pada, Selasa 7 Juli 2026.
Walaupun total kunjungan per 5 Juli ini masih terpaut sekitar 9 persen lebih rendah jika disandingkan dengan hasil akhir PKB 2025, performa tahun ini tergolong luar biasa tinggi mengingat durasi festival masih menyisakan beberapa hari lagi sebelum resmi ditutup.
Alit Suryana juga menegaskan esensi jangka panjang dari terselenggaranya festival tahunan ini bagi Bali.
"Pihaknya berharap PKB tidak hanya menjadi etalase kekayaan budaya Bali, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan wisatawan, serta menjaga keberlanjutan warisan budaya Bali di tengah perkembangan zaman," imbuhnya.
Mengingat gerbang Art Centre masih terbuka hingga tanggal penutupan pada 11 Juli 2026, angka statistik pengunjung diproyeksikan bakal terus meroket seiring dengan masih banyaknya rangkaian lokakarya, pameran kriya, parade adat, serta pentas seni penutup yang siap disuguhkan kepada publik. (*)