100-an Orang Kena Infeksi Salmonella, Tren Konsumsi Mi Instan Mentah Jadi Sorotan
GH News July 07, 2026 05:09 PM
Jakarta -

Jumlah orang yang terinfeksi wabah Salmonella di beberapa negara di Eropa sudah lebih dari 100 orang. Sekitar bulan November 2025 dan Juni 2026, 106 kasus Salmonella Stanley yang terkonfirmasi dilaporkan di 13 negara Eropa dan Inggris Raya.

Wabah ini terutama menyerang anak-anak dan dewasa muda, dengan 49 orang membutuhkan rawat inap.

Inggris memiliki jumlah pasien terbanyak yakni 29 orang, selanjutnya Lithuania 23 orang, Jerman 14 orang, dan Denmark 10 orang.

Wabah ini awalnya terdeteksi oleh Denmark dan dilaporkan ke portal pengawasan penyakit menular Eropa (EpiPulse) pada akhir Maret 2026.

Tren Konsumsi Mi Instan Mentah Jadi Sorotan

Dari hasil investigasi, pasien di Denmark, Estonia, Jerman, Latvia, dan Lithuania mengonsumsi produk mi instan rasa ayam dari merek Reeva sebelum sakit.

"Mi instan rasa adalah camilan cepat yang populer, dan kami mengalami tren di mana anak-anak dan remaja khususnya memakan produk tersebut langsung dari kemasan," terang the Danish Veterinary, Food, Agriculture and Fisheries Agency atau Badan Veteriner, Pangan, Pertanian, dan Perikanan Denmark, Ulrich Pinstrup.

"Ini sama sekali tidak disarankan, karena produk tersebut belum siap untuk dimakan," lanjutnya dikutip dari laman s.

Di Latvia, Centre for Disease Prevention and Control (SKPC) atau pusat pencegahan dan pengendalian penyakit mengatakan ada tiga kasus pada anak-anak sekolah dasar, yang sakit pada bulan April dan Mei.

Mereka yang telah mengonsumsi mi instan Reeva mentah tanpa menambahkan air mendidih dan tidak sesuai dengan petunjuk produsen.

"Kami mendukung investigasi yang sedang berlangsung terkait wabah Salmonella internasional, dengan sebagian besar kasus yang dilaporkan terjadi pada anak-anak dan remaja," Deputy Director, Gastrointestinal Infections at UKHSA atau Wakil Direktur, Infeksi Saluran Pencernaan, Dr Gauri Godbole.

Temuan saat ini menunjukkan mi instan rasa ayam dan/atau produk olahan ayam diduga sebagai sumber infeksi. Ada langkah-langkah sederhana untuk mencegah penyebaran Salmonella, seperti mencuci tangan secara menyeluruh setelah menggunakan kamar mandi atau sebelum menyiapkan serta menangani makanan, dan memasak makanan hingga matang.

Menyoal Strain Penyebab Wabah Salmonella

Strain penyebab wabah telah terdeteksi di Jerman dan Lithuania pada produk mi instan rasa ayam dan rasa ayam pedas dari satu merek. Di Lithuania, pengujian terhadap batch lain dari merek yang sama menemukan Salmonella Richmond dan Salmonella Newport.

Di Estonia, produk mi instan rasa ayam dinyatakan positif mengandung Salmonella Senftenberg.

Di Jerman, mi instan Reeva rasa ayam 60 gram ditarik dari peredaran. Batch yang terpengaruh adalah L0126 dengan tanggal kedaluwarsa 5 April 2027.

Menurut SLCO GmbH & Co. KG, investigasi oleh pihak berwenang di Saxony mendeteksi Salmonella Stanley dalam produk tersebut.

"Produk-produk tersebut telah dilacak ke produsen di Ukraina. Hal ini menunjukkan adanya sumber kontaminasi yang sama di tingkat pabrik produksi," kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Eropa (ECDC).

"Strain Salmonella lainnya telah terdeteksi, menunjukkan bahwa lebih dari satu sumber kontaminasi mungkin terlibat," tambahnya.

Produsen Ukraina tersebut melakukan investigasi internal terhadap kontaminasi tersebut. Namun, bahan yang digunakan sebagai penyedap rasa dinyatakan negatif Salmonella.

ECDC menyatakan bahwa kasus lebih lanjut mungkin terjadi karena produk tersebut memiliki masa simpan yang panjang dan dapat disimpan di rumah tangga dalam jangka waktu lama.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.