Tangis Diggia usai Resmi Berpisah dengan Tim Balap Rossi
GH News July 07, 2026 05:09 PM
Jakarta -

Fabio Di Giannantonio tak kuasa menahan haru setelah resmi mengucapkan selamat tinggal kepada VR46 Racing Team. Momen emosional itu dibagikan dalam sebuah video yang diunggah Instagram VR46 Racing Team tak lama setelah Diggia dipastikan bergabung dengan tim pabrikan KTM mulai MotoGP 2027.

Meski kepindahan Diggia ke KTM baru diumumkan, video perpisahan yang diunggah VR46 ternyata direkam pada 9 Mei 2026 lalu. Dalam video tersebut, rider asal Italia itu menyampaikan ucapan perpisahan kepada seluruh anggota tim yang telah menemaninya selama tiga musim terakhir.

Perjalanan Diggia bersama VR46 memang terbilang istimewa. Karena bisa dibilang, VR46 adalah penolong Diggia. Jadi, usai kehilangan tempat di Gresini akibat kedatangan Marc Marquez pada 2024, karier Diggia di MotoGP sempat berada di ujung tanduk.

Fabio Di Giannantonio rayakan kemenangan MotoGP Catalunya bareng Valentino RossiFabio Di Giannantonio rayakan kemenangan MotoGP Catalunya bareng Valentino Rossi Foto: Instagram VR46 Racing Team

Namun, penampilan impresif pada penghujung musim, termasuk kemenangan grand prix pertamanya di Qatar, membuat Di Giannantonio mendapat kesempatan bergabung dengan VR46 Racing Team. Ia menjadi pebalap pertama non-akademi yang dipercaya memperkuat tim MotoGP milik legenda balap, Valentino Rossi.

Sejak saat itu performanya terus meningkat. Hingga kini Diggia menempati posisi ketiga klasemen sementara dan menjadi pebalap Ducati dengan posisi terbaik di kejuaraan dunia.

Ia juga sukses mengakhiri puasa kemenangan VR46 saat menjuarai MotoGP Catalunya meski sedang dibekap cedera tangan. Seusai balapan, Valentino Rossi bahkan sempat berseloroh sambil tersenyum, "Apakah kamu yakin ingin pergi?," kata Rossi ketika memberi selamat kepada Diggia.

Mulai musim depan, Diggia akan memulai tantangan baru bersama tim pabrikan KTM. Ia akan berduet dengan Alex Marquez dalam proyek KTM menghadapi era baru MotoGP 850 cc dengan ban Pirelli.

Dalam video perpisahannya, Diggia mengaku tidak menyangka momen tersebut akan terasa begitu berat.

"Saya benar-benar mengira ini akan lebih mudah," ungkap Diggia. Setelah mendapat pelukan dari Direktur Tim VR46, Alessio Salucci, Diggia melanjutkan pidatonya sambil menahan air mata.

"Kalian semua adalah tim yang luar biasa."

"Kalian adalah tim yang gila."

"Saya belum pernah merasa sebaik ini dalam sebuah tim."

"Kalian telah memberikan segalanya padaku. Semua yang aku miliki sekarang. Semua hal indah yang terjadi padaku adalah berkat kalian."

"Saya bukanlah orang seperti ini, saya bukanlah pria seperti ini, saya bukanlah pebalap seperti ini, dan semua ini berkat kalian semua."

Suasana semakin emosional setelah seluruh anggota tim memberikan tepuk tangan meriah kepada Diggia.

"Tiga tahun terakhir ini sungguh gila. Aku akan selalu menyimpanmu di hatiku. Karena jika aku bisa melangkah maju, itu semua berkat diri kalian," ungkap Diggia.

Kepergian Di Giannantonio membuat VR46 diperkirakan akan menurunkan susunan pebalap yang sepenuhnya baru pada MotoGP 2027. Tim tersebut disebut akan diperkuat Fermin Aldeguer dan pemimpin klasemen WorldSBK, Nicolo Bulega.

Sementara itu, masa depan rekan setim Di Giannantonio saat ini, Franco Morbidelli, masih belum jelas di tengah derasnya arus pebalap rookie yang siap meramaikan balap MotoGP musim depan.

[Gambas:Instagram]

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.