‘Doaku Tak Dikabulkan’: Kesedihan IShowSpeed karena Ronaldo Bertambah Parah Setelah Seruan Nama Messi
Aurora Nightingale July 07, 2026 05:00 PM

Darren “IShowSpeed” Watkins Jr. datang ke pertandingan Portugal melawan Spanyol dengan harapan bisa menyaksikan satu momen terakhir dari Cristiano Ronaldo. Namun, ia justru meninggalkan Stadion AT&T di Arlington, Texas, dengan air mata, setelah seorang penggemar Lionel Messi memperparah suasana di depan kamera.

Portugal kalah 1-0 dari Spanyol pada Senin, 6 Juli, dalam babak 16 besar Piala Dunia FIFA. Mikel Merino menjadi penentu kemenangan pada masa tambahan waktu, mengakhiri perjalanan Portugal di turnamen ini dan, seperti yang diakui Ronaldo sendiri, menutup kariernya di ajang Piala Dunia. Bagi Speed, salah satu pendukung Ronaldo paling vokal di dunia maya, malam itu berubah menjadi momen yang menyakitkan dengan alasan yang salah.

Reaksi IShowSpeed muncul hampir seketika setelah peluit akhir dibunyikan. Streamer yang selama ini membangun identitas sepak bolanya di sekitar sosok Ronaldo itu tampak larut dalam kesedihan di siaran langsungnya ketika perjalanan Portugal berakhir.

Sepanjang turnamen, ia mendukung Ronaldo dan Portugal dengan energi penuh yang sudah menjadi ciri khasnya di mata para penggemar. Karena itu, kekalahan ini terasa jauh lebih berat. Speed tidak mencoba menutupi perasaannya seolah ini hanya kekalahan biasa. Ia terlihat terkejut, kemudian emosional.

“Aku pikir mereka bakal juara, bro. Aku sungguh yakin mereka bakal menang, demi Tuhan, Wallahi,” kata Speed di siarannya.

Kemudian ia menjelaskan kekalahan itu dengan kata-kata paling sederhana yang bisa ia ucapkan.

“Aku berdoa. Aku berdoa. Aku berdoa, aku berdoa, dan aku berdoa. Aku berdoa... tapi doaku tidak dikabulkan,” ujarnya.

Kesedihan itu dapat dimengerti. Ronaldo tampil di Piala Dunia 2026 pada usia 41 tahun, menjadikannya kesempatan terakhir untuk meraih satu-satunya trofi besar yang belum pernah ia menangkan sepanjang kariernya. Reuters melaporkan setelah pertandingan bahwa Ronaldo mengonfirmasi ini adalah Piala Dunia terakhirnya, meski ia belum memutuskan pensiun dari tim nasional Portugal.

Ronaldo juga menyampaikan perasaannya setelah kekalahan itu.

“Aku sedih harus meninggalkan Piala Dunia dengan cara seperti ini,” kata Ronaldo. “Seperti yang kukatakan kemarin, aku sudah memberikan segalanya dan aku pergi dengan hati yang tenang. Itulah hidup seorang pesepak bola. Kita harus terus melangkah.”

Siaran Speed mengubah akhir perjalanan Ronaldo bersama tim nasional menjadi sesuatu yang lebih personal. Ia menyaksikan secara langsung pintu Piala Dunia tertutup bagi idolanya.

Satu seruan nama Messi mengubah kekalahan Portugal menjadi perdebatan viral di internet. Cuplikan tangis itu sebenarnya sudah cukup untuk menjadi viral. Namun, insiden setelah keluar stadion membuatnya semakin panas. Saat Speed meninggalkan stadion, seorang penggemar yang mengenakan jersey Messi berteriak menyebut nama kapten Argentina itu ke arahnya. Tidak panjang, tapi tidak perlu panjang. Bagi seorang streamer yang dikenal sebagai penggemar berat Ronaldo dan sering menggoda penggemar Messi, satu nama saja sudah cukup.

Speed langsung menoleh ke arah penggemar itu dan mencoba mendekat sebelum para pengawal menahannya dan membawanya menjauh. Cuplikan tersebut cepat menyebar di X dan Instagram, karena terlihat seolah perdebatan Ronaldo-Messi menghampiri Speed di saat yang paling menyakitkan.

Itulah mengapa momen itu viral di dunia maya. Sederhana, tepat waktu, dan kejam dalam cara khas penonton olahraga. Cuplikan itu juga menjadi viral karena selama bertahun-tahun Speed telah menjadikan rivalitas Ronaldo-Messi sebagai bagian dari identitasnya. Ketika Portugal kalah, pihak penggemar Messi menemukan peluangnya.

Namun, tetap ada batas antara ejekan dan provokasi berlebihan. Penggemar itu mendapatkan reaksi yang diinginkannya. Speed hampir menanggapinya dengan lebih keras. Untungnya, intervensi keamanan mencegah situasi menjadi lebih buruk.

Hasil pertandingan tidak akan berubah. Spanyol melangkah ke perempat final, sementara Portugal tersingkir. Kisah Ronaldo di Piala Dunia telah berakhir. Bagi Speed, malam itu ditutup dengan dua kata yang paling tidak ingin ia dengar: nama Messi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.