Beruang Masuk Permukiman dan Bobol Rumah, BKSDA Jambi Pasang Perangkap
Heri Prihartono July 07, 2026 05:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM,KERINCI – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi memasang perangkap untuk menangkap seekor beruang liar yang terus meresahkan warga Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Danau Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi, Senin (6/7/2026).

Pemasangan perangkap dilakukan setelah gangguan satwa liar tersebut tak kunjung berhenti sejak pertama kali BKSDA turun ke lokasi beberapa waktu lalu. 

Beruang dilaporkan beberapa kali masuk ke permukiman warga hingga membobol rumah untuk mencari makanan.

Proses pemasangan perangkap melibatkan puluhan warga, personel Polsek Danau Kerinci, serta perwakilan Pemerintah Desa Sanggaran Agung. 

Sebelum perangkap dipasang, petugas terlebih dahulu melakukan survei dan menentukan titik yang dinilai menjadi jalur lintasan beruang.

Setelah lokasi dipastikan, petugas BKSDA bersama warga bergotong royong merakit dan menyiapkan perangkap. 

Selanjutnya, umpan dipasang untuk menarik perhatian satwa tersebut agar masuk ke dalam perangkap.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Jambi Udin Ikhwanuddin, menjelaskan, langkah pemasangan perangkap merupakan upaya lanjutan untuk mengakhiri konflik antara manusia dan satwa liar yang belakangan semakin sering terjadi di Desa Sanggaran Agung.

"Kami berharap perangkap ini dapat bekerja dengan efektif sehingga beruang bisa segera masuk dan diamankan. Penanganan ini dilakukan agar konflik antara satwa liar dan masyarakat tidak terus berlanjut serta keselamatan warga tetap terjaga," ujarnya.

Menurut dia, keputusan memasang perangkap diambil karena gangguan beruang masih terus berlangsung meski sebelumnya telah dilakukan pemantauan di lapangan. 

"Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati perangkap maupun berusaha menangkap beruang secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan," katanya.

Selain memasang perangkap, rombongan juga mendatangi rumah Taufik Hidayat, yang sebelumnya dilaporkan dibobol beruang. Tim melakukan pemeriksaan sekaligus memverifikasi kerusakan yang ditimbulkan, terutama pada bagian dapur yang menjadi sasaran satwa liar tersebut saat mencari makanan.

"Pemeriksaan ini dilakukan untuk mendata dampak yang ditimbulkan akibat gangguan beruang. Hasil verifikasi akan menjadi bahan evaluasi kami dalam menentukan langkah penanganan selanjutnya," tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Danau Kerinci IPTU Arisman menyampaikan apresiasi kepada BKSDA Jambi yang telah merespons cepat keluhan masyarakat. 

Menurutnya, kehadiran tim BKSDA memberikan harapan bagi warga yang selama beberapa waktu terakhir dihantui kemunculan beruang di sekitar permukiman.

"Kami mengapresiasi langkah cepat BKSDA Jambi yang langsung turun ke lapangan untuk menangani keresahan masyarakat. Kami berharap perangkap ini segera membuahkan hasil sehingga situasi kembali aman dan warga dapat beraktivitas seperti biasa," kata Arisman.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan.

"Apabila warga kembali melihat keberadaan beruang, segera laporkan kepada aparat desa, Bhabinkamtibmas, atau petugas BKSDA. Jangan mencoba mengejar, memancing, ataupun melukai satwa tersebut karena sangat berisiko," pungkasnya.(Tribunjambi.com/Herupitra) 

Baca juga: Warga Kerinci Dapati Dinding Dapur Menganga Kini Cemas karena Teror Beruang

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.