Bruce McLaren adalah sosok dengan mimpi yang luar biasa besar. Namanya kini identik dengan beberapa mobil balap dan supercar terbaik di dunia. Namun, salah satu ambisi terbesarnya—menciptakan mobil jalan raya McLaren yang terinspirasi langsung dari mesin balapnya—tidak pernah mencapai tahap produksi penuh. Kini, perusahaan yang ia dirikan telah menghidupkan kembali visi tersebut dengan detail yang sangat teliti, dan mobil ini akan melakukan debut publiknya di Festival Kecepatan Goodwood.
Mobil yang dimaksud adalah M6GT—sebuah mesin yang jejak asalnya dapat ditelusuri hingga akhir tahun 1960-an, ketika Bruce berusaha membuat versi jalan raya dari mobil Can-Am yang sangat dominan. Beberapa prototipe berhasil dibuat, bahkan Bruce sendiri pernah menggunakan salah satunya sebagai kendaraan pribadi, namun produksi massal tidak pernah terwujud. Lebih dari setengah abad kemudian, McLaren Special Operations (MSO) telah menyelesaikan rekreasi dan restorasi unik ini dengan menggunakan cetakan asli, gambar arsip, foto-foto periode, serta referensi autentik lainnya.
Menurut McLaren, proyek ini menjadi titik awal bagi koleksi warisan baru di dalam divisi MSO, sekaligus melestarikan salah satu kendaraan paling penting dalam sejarah perusahaan. Alih-alih menafsirkan ulang mobil ini untuk generasi modern, tim berfokus pada keaslian di hampir setiap aspek. Rangka mobil berasal dari mobil balap M6A yang dibuat pada periode tersebut dan telah diverifikasi terhadap kendaraan referensi bersejarah McLaren, sementara bodinya dibuat ulang menggunakan cetakan asli yang ditemukan di Inggris, lengkap dengan bukti modifikasi yang dilakukan selama proses pengembangan awal. (MSO menyatakan bahwa perubahan tersebut dipertahankan sebagai bagian dari catatan sejarah mobil, bukan dikoreksi.)
Dari sisi mekanis, M6GT tetap setia pada konsep asli Bruce. Sebuah mesin V-8 small-block sesuai periode dipasang di belakang kokpit dan menampilkan gaya kepala silinder "camel hump" seperti pada spesifikasi aslinya. Mesin ini dipadukan dengan gearbox yang akurat sesuai era, sementara sistem suspensinya terdiri dari komponen M6GT yang telah direstorasi—yang memerlukan pencarian bantalan dengan ukuran imperial yang kini sangat langka.
Detail pengerjaannya mungkin menjadi aspek yang paling mengesankan. Para spesialis MSO membuat ulang elemen struktural tersembunyi di bawah bodi secara manual, menciptakan kembali kaca depan khusus menggunakan pemindaian digital, dan bahkan memasang paku keling kubah aluminium bergaya orisinal di seluruh mobil. Di dalam kabin, terdapat tuas persneling kayu kenari yang dipoles dengan tangan serta jok vinil khusus berwarna hijau, sebagai penghormatan terhadap warisan balap McLaren.
Tema tersebut juga berlanjut ke bagian eksterior. Mobil satu-satunya ini menggunakan warna khusus bernama Colnbrook White, yang diambil dari nama daerah tempat Bruce McLaren mengembangkan banyak ide awalnya. Dipadukan dengan interior hijau, skema warna ini menjadi penghormatan terhadap mobil Formula 1 M2B tahun 1966 milik Bruce.
M6GT akan menjadi salah satu bintang utama di McLaren House pada Festival Kecepatan tahun ini, di mana mobil tersebut akan dipamerkan bersama ikon lain seperti M8A Can-Am dan McLaren F1 GTR. Namun, bukan hanya itu yang akan menarik perhatian. McLaren juga menyebutkan bahwa mereka akan memperkenalkan sebuah “puncak baru dari era supercar saat ini” dalam ajang tersebut, sementara mobil balap ketahanan MCL-HY yang akan datang juga akan melakukan debut publiknya.
Bagi para penggemar yang menghargai sejarah merek ini, M6GT mungkin menjadi kendaraan paling penting di antara semua yang dipamerkan. Bagaimanapun juga, setiap mobil jalan raya McLaren setelahnya dapat menelusuri sebagian DNA-nya kembali ke mimpi Bruce McLaren yang dimulai lebih dari 50 tahun lalu.