Mendagri Apresiasi Swadaya Warga, Jembatan Enang-Enang Segera Diperkuat
Eddy Fitriadi July 07, 2026 11:03 PM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Indra Wijaya | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BENER MERIAH – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi inisiatif warga yang secara swadaya memperbaiki akses Jalan Enang-Enang, Kabupaten Bener Meriah, yang rusak parah akibat banjir dan tanah longsor pada akhir November tahun lalu.

Apresiasi tersebut disampaikan Tito saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pemulihan Bencana Hidrometeorologi di Pendopo Bupati Bener Meriah, Selasa (7/7/2026). 

Rapat itu turut dihadiri Kepala Posko Wilayah PRR Safrizal, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Tito mengatakan, setelah berdialog dengan tokoh masyarakat, ia memahami alasan warga yang dipelopori Syahrial memilih memperbaiki jalan tersebut secara gotong royong.

"Dari komunikasi saya dengan tokoh masyarakat, mereka menyampaikan jalur alternatif sangat jauh sehingga menyebabkan biaya transportasi warga meningkat," kata Tito.

Selain mengapresiasi swadaya masyarakat, Tito yang juga menjabat Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera memastikan pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum akan segera memperkuat struktur Jembatan Enang-Enang yang terdampak banjir.

Menurutnya, jika tidak ada kendala, Menteri Pekerjaan Umum dijadwalkan meninjau langsung kondisi jembatan dan ruas jalan Enang-Enang pada Kamis (9/7/2026).

Sementara menunggu penanganan permanen, pemerintah membatasi kendaraan yang dapat melintas. Ruas jalan tersebut hanya diperbolehkan dilalui sepeda motor, pejalan kaki, dan kendaraan roda empat, sedangkan kendaraan roda enam atau lebih dilarang melintas demi alasan keselamatan.

Baca juga: Warga Bener Meriah Patungan Rp1 M Perbaiki Jembatan Enang-Enang, Kenapa Tidak Diperbaiki Pemerintah?

Pelaksana Tugas Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Aceh, Zulkarnaini, menjelaskan pihaknya telah memasang besi penyangga di bawah jembatan untuk memperkuat struktur. Selain itu, akan dipasang beton sheet pile (siclock) guna memperkuat konstruksi jembatan yang ada.

Ia juga memaparkan pemerintah akan membangun jalur alternatif Werlah-Simpang Lancang, termasuk sebuah jembatan utama sepanjang sekitar 400 meter dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp700 miliar. Proyek tersebut direncanakan mulai dikerjakan pada 2027.

Usai rapat koordinasi, Tito bersama Safrizal, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, dan Plt Kepala BPJN Aceh Zulkarnaini meninjau langsung lokasi Enang-Enang di tengah hujan lebat.

Di lokasi, rombongan bertemu Syahrial dan sejumlah warga. Dalam kesempatan itu, Tito kembali menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat yang telah membuka kembali akses transportasi secara swadaya.

Ia menegaskan pemerintah akan segera melakukan penguatan jembatan agar dapat dilalui secara aman oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.(*)



© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.