Mantan kapten tim nasional Inggris, John Terry, memberikan pujian tinggi untuk penampilan luar biasa Jude Bellingham di Piala Dunia, bahkan membandingkan bintang Real Madrid itu dengan legenda sepak bola Prancis, Zinedine Zidane. Namun, legenda Chelsea tersebut juga memperingatkan bahwa kehebatan individu saja tidak akan cukup jika tim asuhan Thomas Tuchel gagal meredam kekuatan pemain-pemain Norwegia yang bermain di Liga Premier pada babak perempat final.
Terry membandingkan Jude dengan Zizou
Mantan kapten Chelsea itu telah melihat cukup banyak aksi heroik Bellingham di Piala Dunia untuk menempatkannya di jajaran pemain elit dunia. Setelah kemenangan dramatis Inggris 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca, di mana Bellingham mencetak dua gol, Terry mengakui bahwa ia melihat kilasan permainan Zidane dalam diri pemain berusia 23 tahun tersebut.
Berbicara dalam acara Piers Morgan Uncensored, Terry memuji penampilan Bellingham dengan mengatakan: "Kamu lihat Jude tadi malam, aku membandingkannya dengan Zinedine Zidane dan mungkin itu agak berlebihan, tapi lihat saja pertandingan tadi malam, apa yang dia lakukan sungguh luar biasa. Dua golnya benar-benar menyempurnakan penampilannya, dan umpan dari Harry Kane untuk gol keduanya juga luar biasa."
Kepemimpinan elit Inggris
Meski Bellingham menjadi pusat perhatian, Terry menilai bahwa kekuatan inti dalam skuad Inggris adalah faktor utama yang membuat mereka menjadi kandidat kuat untuk menjuarai turnamen ini. Mantan bek tengah itu menyoroti sekelompok pemain yang menurutnya telah tampil sebagai pemimpin sejati dan membawa The Three Lions ke delapan besar kompetisi.
Terry menjelaskan: "Mereka tidak boleh cedera dan harus berada di garis depan kesuksesan kita. Tanpa pemain-pemain itu yang terus memimpin tim dan menjaga standar tinggi, kita akan kesulitan. Ada banyak pemimpin di dalam grup ini — Harry Kane, kita sudah melihatnya sepanjang kariernya, Jude Bellingham di usia muda sudah melakukannya, Declan Rice, dan saya juga memasukkan Reece James ke dalam daftar itu."
Ancaman dari Odegaard
Meski kemenangan atas Meksiko disambut dengan euforia, laga perempat final melawan Norwegia akan menjadi ujian berat. Terry menegaskan bahwa kunci kemenangan Inggris adalah dengan mematikan pergerakan kapten Arsenal, Martin Odegaard, yang dianggapnya sebagai jantung permainan tim Norwegia. Gelandang tersebut terbukti berperan besar dalam kemenangan mengejutkan Norwegia atas Brasil di awal turnamen.
Terry memperingatkan pasukan Tuchel: "Dengarkan, Norwegia adalah tim yang bagus. Mereka sangat terorganisir. Saya pikir semua hal baik yang terjadi di tim itu berawal dari Martin Odegaard. Jika Inggris bisa menghentikan dia dan Erling Haaland, maka peluang kami akan sangat besar."
Cara menghadapi Haaland
Menetralkan Odegaard hanyalah separuh dari tantangan, karena Haaland terus menjadi momok bagi lini pertahanan lawan dengan torehan tujuh gol dalam empat pertandingan, membuat penyerang Manchester City itu sejajar dengan Lionel Messi dan Kylian Mbappe di puncak daftar peraih Sepatu Emas. Terry, yang dikenal sebagai ahli pertahanan, memberikan nasihat tegas kepada Marc Guehi dan Ezri Konsa tentang cara menghadapi mesin gol Manchester City tersebut, sambil menyoroti kesalahan Gabriel Magalhaes sebagai pelajaran penting.
Membahas pendekatan taktis, Terry mengatakan: "Ini sulit karena dia bisa berlari di belakangmu kapan saja. Dia sangat kuat dan cepat, jadi kamu harus selalu waspada. Siapa lagi yang mereka punya di kotak penalti? Satu atau dua pemain lain, tapi tidak seberbahaya Haaland, jadi siapa pun yang menjaganya di kotak penalti harus menempel ketat, tetap fokus penuh padanya, bermain egois dalam artian menyingkirkan dia dari permainan karena setiap saat... Harry Kane melakukannya, semua penyerang top melakukannya, dan Haaland mungkin melakukan itu lebih baik dari siapa pun."