Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Kemenangan Dramatis Tim Nasional (Timnas) Argentina atas Mesir dengan skor 3 - 2 di babak 16 besar disambut konvoi suporter di Kota Ambon.
Walaupun sempat khawatir, Tim La Albiceleste secara dramatis mampu membalikkan keadaan, setelah sempat tertinggal dua gol sebelum mencetak tiga gol dalam 15 menit terakhir pertandingan.
Pantauan TribunAmbon.com pukul 04.00 WIT, hujan mengguyur, iring-iringan kendaraan tetap memadati ruas jalan menuju Jembatan Merah Putih (JMP), pada Rabu (8/7/2026) dini hari, setelah pendukungnya memastikan La Albiceleste memperoleh tiket menuju perempat final Piala Dunia 2026.
Mayoritas peserta konvoi mengenakan Jersey bergaris biru-putih khas Argentina sembari mengibarkan bendera dengan berbagai ukuran.
Bunyi klakson bersahutan, beriringan dengan teriakan yel-yel kemenangan sepanjang jalan.
Terpantau, konvoi bergerak perlahan dari berbagai titik di Kota Ambon menuju kawasan JMP yang sejak Piala Dunia 2026 berlangsung menjadi salah satu lokasi favorit masyarakat merayakan kemenangan tim jagoannya.
Baca juga: Meski Messi Gagal Penalti, Argentina Menang 3-2 atas Mesir, Ribuan Fans di Ambon Pawai
Baca juga: Rekor Baru Messi di Piala Dunia 2026: 2 Kali Gagal Penalti, Argentina Tetap Melaju ke Perempat Final
Aktivitas lalu lintas melambat akibat padatnya kendaraan, dan suasana berlangsung meriah.
Sebelumnya, kemenangan atas Mesir menjadi salah satu laga paling dramatis tentunya bagi Argentina di Piala Dunia edisi kali ini.
Pasalnya, keadaan tim La Albiceleste sempat tertinggal 0-2, Argentina bangkit melalui gol Cristian Romero pada menit ke 79, disusul gol Lionel Messi pada menit ke 83 sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan lewat gol pada masa injury time.
Hasil itulah membuat sang juara bertahan melaju ke babak perempat final sekaligus menjaga asa dan mempertahankan gelar juara piala dunia.
Ambon sendiri dikenal sebagai salah satu kota dengan fanatisme sepak bola dunia yang tinggi.
Setiap momentum Piala Dunia, jalanan kota hingga pemukiman penduduk diramaikan atribut negara-negara peserta, mulai dari bendera, Jersey, hingga iring-iringan kendaraan yang merayakan kemenangan tim favorit.
Tak jarang pula, ketika hasil pertandingan tak berpihak, kreativitas para suporter lainnya juga muncul dalam berbagai bentuk variasi.
Misalnya banyak temuan di lapangan, membawa koper berbalut bendera tim yang kalah dari babak 32 besar, hingga saat ini masuk ke babak 16 besar. (*)