Bukan Acara Biasa! Iran Kerahkan Transportasi Gratis 24 Jam, Lautan Massa Banjiri Pemakaman Khamenei
Eri Ariyanto July 08, 2026 05:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Iran menjadi sorotan dunia setelah pemerintah mengerahkan layanan transportasi gratis selama 24 jam untuk mendukung jalannya prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.

Kebijakan tersebut diberlakukan sebagai bentuk dukungan terhadap masyarakat yang ingin menghadiri langsung prosesi penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi Iran tersebut.

Kereta dan bus publik dikerahkan secara besar-besaran untuk memudahkan jutaan warga menuju lokasi pemakaman tanpa harus memikirkan biaya perjalanan.

Langkah luar biasa itu membuat berbagai jalur transportasi di Iran dipenuhi oleh masyarakat yang bergerak menuju pusat acara.

Lautan massa terlihat membanjiri jalanan, membawa bendera, spanduk, dan menunjukkan penghormatan mereka dalam prosesi yang berlangsung penuh suasana duka.

Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei menjadi salah satu momen besar yang menyita perhatian publik internasional, mengingat pengaruhnya dalam politik dan pemerintahan Iran.

Pemerintah Iran juga meningkatkan pengamanan di sejumlah titik untuk memastikan prosesi berjalan aman di tengah jumlah peserta yang sangat besar.

Antusiasme warga yang hadir menunjukkan besarnya perhatian terhadap kepergian tokoh yang selama bertahun-tahun menjadi figur sentral dalam arah kebijakan Iran.

Pengerahan transportasi gratis selama 24 jam pun menjadi bagian dari persiapan besar Iran menghadapi gelombang kedatangan massa dari berbagai wilayah.

Di balik prosesi pemakaman tersebut, perhatian dunia kini tertuju pada bagaimana Iran menjalani masa transisi setelah kehilangan sosok pemimpin tertingginya.

Baca juga: Trump Berulah, Ejek Prosesi Pemakaman Khamenei & Sebut Kerumunan Petinggi Iran Sasaran Empuk Militer

Seperti diketahui, mengantisipasi kedatangan puluhan juta pelayat dari berbagai penjuru negeri, Pemerintah Iran menerapkan kebijakan pelayanan logistik dan transportasi skala besar selama masa berkabung nasional pemakaman Ayatollah Ali Khamenei.

Kebijakan ini diambil guna memastikan keamanan dan kenyamanan massa yang memadati kota Tehran.

Pelajar WNI di Tehran, Hisyam Sidqi mengonfirmasi bahwa pemerintah setempat melakukan langkah-langkah pelayanan yang sangat terstruktur, mulai dari penyediaan sarana transportasi gratis hingga pendirian posko-posko logistik darurat di sepanjang rute pemakaman.

"Untuk masalah transportasi, pemerintah Iran mengambil kebijakan luar biasa. Layanan metro (kereta bawah tanah) dan bus kota digratiskan sepenuhnya untuk memfasilitasi pergerakan massa. Bahkan, khusus selama masa prosesi pemakaman ini, operasional metro dibuka penuh selama 24 jam nonstop dari yang biasanya tutup pukul 11 malam," kata Hisyam dalam program wawancara khusus Saksi Kata Tribunnews, Senin (6/7/2026).

Lebih lanjut, guna mengantisipasi kelelahan fisik jutaan pelayat yang berjalan kaki di tengah cuaca panas, pemerintah bersama elemen masyarakat mendirikan ratusan posko istirahat dan konsumsi yang dikenal dengan sebutan mawkib.

PROFIL ALI KHAMENEI - Ali Khamenei, mantan pemimpin tertinggi Iran.

"Pemerintah menyediakan ratusan tempat istirahat yang disebut mawkib di dalam dan di luar kompleks mushola. Di posko-posko sepanjang ratusan meter tersebut, masyarakat yang datang dari luar kota bisa beristirahat, menginap, serta mendapatkan makanan dan minuman secara gratis," urai Hisyam.

Tidak hanya instansi pemerintah, gerakan kerelawanan dari warga lokal juga sangat masif.

Banyak warga Tehran yang secara sukarela membuka stan makanan mandiri serta menawarkan rumah-rumah pribadi mereka sebagai tempat singgah bagi para pelayat yang kelelahan.

Siagakan Posko Kesehatan dan Armada Ambulans

Dari sektor kesehatan, langkah antisipasi juga dipersiapkan secara matang guna mencegah jatuhnya korban akibat kepadatan massa yang berimpitan.

"Fasilitas kesehatan disiagakan penuh. Di sepanjang pinggiran kompleks Mushola Imam Khomeini, pemerintah menyiagakan ratusan armada ambulans dan mendirikan posko-posko kesehatan darurat untuk memberikan pertolongan pertama bagi pelayat yang merasa lelah atau jatuh sakit," pungkasnya.

(TribunNewsmaker.com/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.