Jakarta (ANTARA) - Pemerintah India menilai kunjungan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi ke Republik Indonesia sebagai kunjungan yang “khusus dan sangat luar biasa”, menyusul adanya rangkaian penyambutan istimewa berupa pengawalan pesawat tempur di wilayah udara Indonesia.

Berbicara dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa malam, Sekretaris (Timur) Kementerian Luar Negeri India, Rudrendra Tandon, menggarisbawahi kehangatan sambutan Presiden Prabowo Subianto, khususnya saat Presiden yang secara pribadi menyambut PM Modi begitu turun dari pesawat kepresidenan.

"Ada penghormatan berupa jet-jet tempur yang menyambut beliau (PM Modi) saat memasuki wilayah udara Indonesia, serta gestur istimewa dari Presiden Prabowo yang menyambut beliau secara pribadi di bandara. Jika digabungkan, ini menjadi sebuah kunjungan yang sangat berkesan.” kata Tandon.

Tiga pesawat tempur F-16 dan dua Sukhoi Su 27/30 TNI Angkatan Udara mengawal pesawat kepresidenan India yang membawa PM Modi saat memasuki wilayah udara Indonesia hingga pesawat mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Senin sore (6/7).

Tidak hanya pengawalan jet tempur dan sambutan hangat Presiden di bandara, penganugerahan tanda kehormatan tertinggi Bintang Republik Indonesia Adipurna kepada PM Modi turut menjadi sorotan Tandon sebagai kejutan besar dalam kunjungan tersebut.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi besar PM Modi dalam memperkuat hubungan bilateral.

Meski pertemuan tingkat tinggi tersebut menghasilkan banyak kesepakatan kerja sama konkret di sejumlah sektor, pemerintah India menyebut bahwa atmosfer dan kedekatan emosional dalam kunjungan kali ini menjadi hal yang sangat berkesan.

“Tentu saja, banyak agenda kerja yang telah diselesaikan, tetapi atmosfer dari kunjungan inilah yang rasanya belum bisa saya gambarkan dengan sepenuhnya. Namun yang pasti, dari pihak kami, ini adalah kunjungan yang tidak biasa dan sangat luar biasa,” ucap Tandon.

Hubungan Indonesia dan India saat ini berada dalam kerangka Kemitraan Strategis Komprehensif sejak 2018.

PM Modi dijadwalkan berada di Indonesia selama dua malam. Presiden Prabowo dan PM Modi telah menyaksikan penandatanganan serta pengumuman 16 dokumen kerja sama Indonesia dan India di Istana Merdeka, Jakarta pada Selasa.

Sebanyak 16 dokumen tersebut antara lain mencakup kerja sama mengenai antar lembaga pemerintah maupun antar perusahaan di sejumlah bidang mulai dari eksplorasi ruang angkasa, pertahanan, kesehatan, pertanian, telekomunikasi, hingga pendidikan.

PM Modi juga dijadwalkan mengunjungi Yogyakarta pada 8 Juli yang merupakan bagian dari kerja sama kedua negara dalam upaya pemugaran atau restorasi Candi Prambanan.