BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Suasana ramai dan meriah mewarnai lapangan Parkir Bandara Bersujud, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, Selasa (7/6/2026).
Puluhan warga dari berbagai kalangan memadati area tersebut untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026,
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi saat menyaksikan jalannya pertandingan melalui layar videotron yang disediakan di kawasan bandara.
Terlebih, momentum pesta sepak bola terakbar ini bertepatan dengan masa libur sekolah, sehingga menambah semarak kehadiran penonton.
Para warga bersiap menyaksikan laga sengit antara Argentina vs Mesir yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 00.00 WITA, Selasa (7/7).
Baca juga: Skor Hasil Akhir Swiss vs Kolombia 0-0, Argentina Menang Dramatis dari Mesir 3-2, Nobar Kalsel Seru
Baca juga: Skor 4-3, Hasil Akhir Swiss vs Kolombia, Argentina Jadi Lawan di Babak 8 Besar, Nobar Kalsel Seru
Tak hanya itu, rangkaian nobar juga akan dilanjutkan dengan pertandingan Swiss vs Kolombia pada Rabu (8/8) pukul 04.00 WITA.
Kegiatan nobar ini merupakan inisiasi langsung dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tanah Bumbu.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Tanah Bumbu, H. Syamsuddin menyampaikan, kegiatan ini digelar sengaja untuk memeriahkan semarak Piala Dunia yang saat ini sedang berlangsung.
Inisiatif dari pemerintah daerah ini pun mendapat sambutan hangat serta apresiasi dari masyarakat setempat. Nobar di ruang terbuka dinilai menjadi sarana hiburan yang sangat dinanti sekaligus mampu mempererat kebersamaan antarwarga.
Salah seorang warga Batulicin, Fadli, mengaku sangat senang dengan adanya fasilitas gratis yang disediakan oleh pemerintah daerah tersebut.
"Senang sekali ada fasilitas seperti ini. Suasananya ramai, bisa menonton bersama keluarga dan teman-teman tanpa harus ke kafe. Semoga terus ada sampai final, karena menjadi hiburan yang positif untuk masyarakat," ujar Fadli.
Pendukung Mesir Bersorak Saat Messi Gagal Penalti
Sorak penonton menggema saat pemain Mesir, Yasser Ibrahim, mencetak gol pembuka dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Pendukung Mesir langsung berteriak kencang saat nonton bareng (nobar) di Lapangan Parkir Bandara Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (8/7/2026).
Sebaliknya, pendukung Argentina yang hadir di Lapangan Bandara Bersujud terpaksa melempar senyum kecut saat gol tersebut tercipta. Suasana makin riuh ketika kapten Argentina, Lionel Messi, gagal mengeksekusi penalti. Pendukung Mesir kembali bersorak dan memuji aksi penyelamatan kiper tim kesayangan mereka.
Meski timnya tertinggal, salah satu pendukung Argentina di Tanah Bumbu tetap menaruh harapan tinggi pada babak berikutnya.
"Optimis masih ada babak kedua dan Argentina dapat membalikkan keadaan," ujar Dayat, seorang pendukung Argentina di lokasi nobar.
Sementara itu, jalannya pertandingan babak pertama antara Argentina vs Mesir di Atlanta Stadium, Selasa (7/7/2026) malam WIB, memang berlangsung sengit. Tim Tango yang tertinggal 0-1 sebenarnya langsung mencoba mengontrol permainan sejak peluit pertama dibunyikan.
Lionel Messi yang diplot sebagai ujung tombak terus ditempel ketat oleh lini pertahanan Mesir. Beberapa kali aliran bola yang ditujukan kepada bintang Inter Miami tersebut berhasil dipotong oleh para pemain Mesir.
Di sisi lain, Mohamed Salah dan kawan-kawan tampil cukup sabar dalam menekan pertahanan Argentina. Minim mendapatkan momentum di awal, Mesir justru berhasil mengejutkan dan unggul lebih dulu pada menit ke-15.
Yasser Ibrahim sukses menanduk bola hasil umpan silang Marwan Attia setelah memenangi duel udara dengan bek Argentina, Lisandro Martinez. Sundulan tersebut bersarang mulus ke dalam gawang Argentina dan membawa Mesir memimpin 1-0.
Empat menit berselang, Argentina mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui titik putih. Penalti dihadiahkan wasit setelah Nicolas Tagliafico dijatuhkan oleh Haissem Hassan di kotak terlarang.
Lionel Messi maju sebagai eksekutor penalti pada menit ke-19 tersebut. Sial bagi Argentina, sepakan Messi ke arah kanan berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir. Skor pun tidak berubah, dan tak lama kemudian laga dihentikan sementara untuk water break.
Usai jeda minum, Argentina kembali melancarkan tekanan demi tekanan. Peluang emas kembali lahir melalui sundulan Alexis Mac Allister, namun Mostafa Shobeir kembali melakukan penyelamatan gemilang untuk menghalau bola.
Messi kembali mengancam gawang Mesir pada menit ke-31 lewat eksekusi tendangan bebas jarak jauh. Sial bagi La Pulga, bola sepakannya hanya membentur tiang gawang Mesir dan gagal berbuah gol.
Tak lama berselang, giliran Julian Alvarez yang mendapatkan peluang di depan gawang setelah menerima umpan tarik dari Tagliafico. Alvarez menyambutnya dengan sebuah sontekan, tetapi lagi-lagi Shobeir tampil sigap dan menepis bola tersebut.
Hingga sisa waktu babak pertama berakhir, upaya keras anak asuh Argentina untuk menjebol gawang Mesir tetap tidak membuahkan hasil. Skor 0-1 untuk keunggulan Mesir bertahan hingga turun minum
Pendukung Argentina di Tanbu Lepas Baju dan Naik Kursi Tiru Selebrasi Messi
Acara nonton bareng (nobar) babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Bandara Bersujud, Desa Gunung Antasari, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu mendadak gempar.
Puluhan pendukung Timnas Argentina menggila setelah tim kesayangan mereka secara dramatis menumbangkan Mesir dengan skor 3-2 pada Rabu (8/7/2026) dini hari WITA.
Atmosfer ketegangan di lokasi nobar lokal tersebut langsung pecah menjadi euforia luar biasa saat peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan ditiup oleh wasit.
Saking histerisnya merayakan kemenangan remontada ini, seorang pengunjung nobar yang mengenakan jersey Argentina nekat melepas bajunya, naik ke atas kursi, lalu membentangkan jersey tersebut ke hadapan penonton lain meniru selebrasi ikonik Lionel Messi saat membobol gawang Real Madrid.
Teriakan sejadi-jadinya dari para pendukung Albiceleste pertama kali menggema di area bandara saat Lionel Messi mencetak gol penyama kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-83.
Memanfaatkan sodoran Montiel dalam kemelut di kotak penalti Mesir, sepakan Messi sempat membentur tiang atas sebelum memantul masuk ke dalam gawang.
Kegilaan suporter semakin memuncak di masa injury time ketika sundulan Enzo Fernandez memanfaatkan crossing Lautaro Martinez sukses mengunci kemenangan, yang membuat pendukung Argentina bersorak riuh sementara pendukung Mesir terdiam dan nampak kecewa.
Dramatisnya jalannya nobar ini tidak lepas dari perjuangan ketat di Atlanta Stadium pada Rabu (8/7/2026) malam WITA. Sejak awal laga, Argentina mencoba mengontrol permainan dengan menempatkan Messi sebagai ujung tombak yang terus ditempel ketat, sementara Mohamed Salah dkk bermain sabar memotong aliran bola dan melancarkan tekanan.
Mesir justru berhasil unggul mengejutkan pada menit ke-15 setelah Yasser Ibrahim memenangi duel udara dengan Lisandro Martinez untuk menanduk bola hasil crossing Marwan Attia masuk ke gawang Argentina, mengubah skor menjadi 1-0.
Argentina berpeluang menyamakan kedudukan empat menit berselang melalui penalti setelah Nicola Tagliafico dijatuhkan Haissem Hassan, namun eksekusi Lionel Messi ke arah kanan berhasil ditepis kiper Mesir, Mostafa Shobeir, tepat sebelum jeda water break.
Usai jeda minum, tensi pertandingan meninggi saat Argentina menggempur Mesir lewat sundulan Alexis Mac Allister yang ditepis Shobeir, tendangan bebas jarak jauh Messi yang membentur tiang gawang, hingga sontekan Julian Alvarez memanfaatkan umpan tarik Tagliafico yang kembali digagalkan kiper Mesir. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-1 untuk keunggulan Mesir.
Memasuki babak kedua, Argentina kembali mengontrol permainan namun kesulitan membongkar pertahanan rapat Mesir. Mesir yang mengandalkan serangan balik sempat menjebol gawang Argentina melalui Mostafa Zico di menit ke-58, tetapi dianulir wasit Francois Letexier usai meninjau VAR karena ada pelanggaran terhadap Lisandro Martinez dalam prosesnya.
Namun pada menit ke-67, Zico benar-benar menggandakan keunggulan Mesir menjadi 2-0 setelah menuntaskan umpan tarik Haissem Hassan yang dimotori oleh Mohamed Salah, disusul dengan jeda water break kedua. Dalam posisi tertinggal dua gol, Lionel Scaloni melakukan beberapa pergantian pemain untuk penyegaran armada.
Strategi tersebut berbuah manis di menit ke-79 ketika Cristian Romero berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 lewat sundulan maut memanfaatkan kiriman bola dari Messi, sebelum akhirnya disusul oleh gol penyeimbang Messi di menit ke-83.
Gol kemenangan Enzo Fernandez di masa injury time sempat memicu protes keras dari kubu Mesir yang menilai ada pelanggaran pada Mohamed Salah, hingga wasit terpaksa mengeluarkan kartu merah untuk staf Mesir yang masuk ke lapangan.
Laga tetap dilanjutkan, dan keunggulan 3-2 bertahan hingga bubar membawa Argentina lolos ke babak 8 besar piala dunia sekaligus mendepak Mesir.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Fikri Syahrin)