Renungan Katolik Hari Rabu 8 Juli 2026, Belaskasih yang Memulihkan, Pengampunan yang Menghidupkan
Gordy Donovan July 08, 2026 08:47 AM

Oleh: Pastor John Lewar SVD

TRIBUNFLORES.COM, MAUMERE - Mari simak renungan Katolik hari Rabu 8 Juli 2026.

Tema renungan katolik hari "Belaskasih yang Memulihkan, Pengampunan yang Menghidupkan".

Renungan katolik hari Rabu disiapkan untuk hari biasa pekan XIV.

Renungan katolik hari Rabu ada dibagian akhir.

Hari biasa pekan XIV dengan warna liturgi hijau.

Bacaan hari ini: Bacaan pertama: Hos 10:1-3.7-8.12; Mzm 105:2-3.4-5.6-7; Mat 10:1-7 dan BcO Ams 9:1-18.

Baca juga: Renungan Katolik Rabu 8 Juli 2026, Yesus Gembalaku

Bacaan Pertama: Hos 10:1-3.7-8.12

Israel adalah pohon anggur yang riap tumbuhnya, yang menghasilkan buah. Makin banyak buahnya, makin banyak dibuatnya mezbah-mezbah. Makin baik tanahnya, makin baik dibuatnya tugu-tugu berhala.

Hati mereka licik, sekarang mereka harus menanggung akibat kesalahannya: Dia akan menghancurkan mezbah-mezbah mereka, akan meruntuhkan tugu-tugu berhala mereka.

Sungguh, sekarang mereka berkata: "Kita tidak mempunyai raja lagi, sebab kita tidak takut kepada TUHAN. Apakah yang dapat dilakukan raja bagi kita?"

Samaria akan dihancurkan; rajanya seperti sepotong ranting yang terapung di air.

Bukit-bukit pengorbanan Awen, yakni dosa Israel, akan dimusnahkan. Semak duri dan rumput duri akan tumbuh di atas mezbah-mezbahnya. Dan mereka akan berkata kepada gunung-gunung: "Timbunilah kami!" dan kepada bukit-bukit: "Runtuhlah menimpa kami!"

Menaburlah bagimu sesuai dengan keadilan, menuailah menurut kasih setia! Bukalah bagimu tanah baru, sebab sudah waktunya untuk mencari TUHAN, sampai Ia datang dan menghujani kamu dengan keadilan.

Mazmur Tanggapan: Mzm 105:2-3.4-5.6-7

Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya, percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib!

Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus, biarlah bersukahati orang-orang yang mencari TUHAN!

Carilah TUHAN dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!

Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya, mujizat-mujizat-Nya dan penghukuman-penghukuman yang diucapkan-Nya,

hai anak cucu Abraham, hamba-Nya, hai anak-anak Yakub, orang-orang pilihan-Nya!

Dialah TUHAN, Allah kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya.

Bait Pengantar Injil

P: Alleluia
U: Alleluia

Bacaan Injil Katolik: Mat 10:1-7 

P: Inilah Injil Yesus Kristus karangan Matius
U: Dimuliankanlah Tuhan

P: Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya,

Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus,

Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: "Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria,

melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

P: Demikilahlah Injil Tuhan.
U: Terpujilah Kristus

Renungan Harian Katolik

RENUNGAN HARIAN KATOLIK

BELASKASIH YANG MEMULIHKAN, PENGAMPUNAN YANG MENGHIDUPKAN

"Taburkanlah bagimu
Bacaan I: Hosea 10:1-3.7-8.12
sesuai dengan keadilan, tuailah kasih setia." (Hosea 10:12)
+ Injil : Matius 10:1-7

KISAH NYATA

Di sebuah desa kecil, hiduplah seorang pemuda yang pernah terjerumus dalam narkoba dan tindak kriminal. Hampir seluruh warga menganggap hidupnya sudah tidak dapat diperbaiki. Suatu hari, seorang imam mengunjunginya di penjara. Sang imam tidak datang untuk menghakimi, melainkan mendengarkan, mendoakan, dan menguatkannya. Kata-kata sederhana yang diucapkan imam itu terus terngiang dalam hatinya, "Tuhan tidak pernah berhenti percaya bahwa engkau bisa berubah."

Setelah bebas, pemuda itu benar-benar memulai hidup baru. Ia bekerja dengan tekun, aktif melayani di gereja, dan kemudian mendirikan sebuah komunitas yang mendampingi para mantan narapidana agar dapat kembali hidup bermartabat. Kasih yang diterimanya telah mengubah seluruh hidupnya.
Kisah ini mengingatkan kita bahwa belas kasih Allah selalu lebih besar daripada dosa manusia.

RENUNGAN

Dalam bacaan pertama, Nabi Hosea mengajak bangsa Israel untuk bertobat. Mereka telah menabur kejahatan dan menuai penderitaan. Namun Allah tidak menutup pintu harapan. Nabi berseru, "Taburkanlah bagimu sesuai dengan keadilan, tuailah kasih setia." Allah selalu memberi kesempatan bagi umat-Nya untuk kembali kepada-Nya.
Dalam Injil, Yesus memanggil kedua belas rasul dan mengutus mereka untuk mewartakan Kerajaan Surga. Sebelum mengutus mereka, Yesus memberi kuasa untuk menyembuhkan orang sakit, mentahirkan yang kusta, mengusir roh jahat, dan membawa damai. Tugas mereka bukan pertama- tama menghukum orang berdosa, melainkan menghadirkan kasih Allah yang memulihkan.

Sebagai murid Kristus, kita pun menerima panggilan yang sama. Di tengah keluarga, komunitas, tempat kerja, maupun lingkungan masyarakat, kita diutui menjadi pembawa harapan. Dunia saat ini lebih membutuhkan orang-orang yang mampu mengampuni daripada menghakimi, lebih membutuhkan kasih daripada kebencian.
Belas kasih bukan tanda kelemahan, melainkan kekuatan yang berasal dari Allah. Ketika kita mengampuni, menghibur, dan menolong sesama, kita sedang menghadirkan wajah Kristus sendiri.

REFLEKSI

Apakah saya masih mudah menghakimi orang lain tanpa memberi kesempatan untuk bertobat?
Sudahkah saya menjadi pembawa damai dan pengharapan di tengah
keluarga dan masyarakat?
Kepada siapa hari ini saya dipanggil untuk menunjukkan belas kasih Allah?

DOA

Ya Tuhan Yesus, Engkau memanggil dan mengutus para rasul untuk menghadirkan kasih-Mu kepada dunia. Bentuklah hatiku agar semakin menyerupai hati-Mu yang penuh belas kasih. Jauhkan aku dari sikap menghakimi, dan jadikan aku pembawa damai, pengampunan, serta harapan bagi setiap orang yang kujumpai. Semoga melalui hidupku, semakin banyak orang mengalami kasih-Mu yang memulihkan. Amin.

Tuhan Yesus, andalkanlah kami untuk menjadi terang dan garam dunia. .....
"Diutus untuk MELAYANI DAN MEMULIHKAN +-

Yesus memanggil dan mengutus kita untuk membawa Kerajaan Surga: menyembuhkan yang sakit, mengampuni yang berdosa, dan menghadirkan damai bagi semua orang.

Belas kasih Allah selalu lebih besar daripada dosa kita. Marilah menjadi alat kasih dan pengampunan-Nya di tengah dunia.

 (Sumber iman katolik.or.id/adiutami.com/kgg).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.