Hal tersebut disampaikan melalui unggahan di akun X @CENTCOM pada Rabu (8/7/2026).
Serangan terbaru AS yang menyasar sejumlah wilayah di selatan Iran terjadi saat prosesi pemakaman Ali Khamenei.
Dilaporkan, beberapa ledakan terjadi di Kota Pelabuhan Sirik, dekat Selat Hormuz.
Sementara itu, enam proyektil menghantam kawasan Dermaga Taheroui.
"Pasukan Komando Pusat AS telah mulai melancarkan serangkaian serangan dahsyat terhadap Iran untuk memberikan kerugian besar atas penargetan dan penyerangan terhadap kapal-kapal komersial," tulis CENTCOM di X.
"Agresi Iran yang ditunjukkan tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata," lanjutnya.
Ledakan juga terdengar di Pulau Qeshm, pulau terbesar di sekitar Selat Hormuz, serta di Bandar Abbas.
Serangan AS menargetkan sistem pertahanan udara Iran dan sistem pengawasan pantai.
Selain itu, rudal permukaan-ke-udara, rudal jelajah antikapal, serta lokasi peluncuran drone juga menjadi sasaran.
Terkini, Kementerian Luar Negeri Iran menyebut AS telah melakukan pelanggaran besar terhadap Kesepahaman Islamabad yang ditandatangani kedua belah pihak pada Juni lalu.
http://tribunnews.com/internasional/7851410/as-serang-iran-di-tengah-prosesi-pemakaman-ali-khamenei-ledakan-terdengar-di-dekat-selat-hormuz
(Tribunnews)